• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Mahasiswa FIAI Sabet Juara 1 Artikel Ilmiah Nasional
Berita Kegiatan

Mahasiswa FIAI Sabet Juara 1 Artikel Ilmiah Nasional

Mahasiswa FIAI Sabet Juara 1 Artikel Ilmiah Nasional

Kompetisi Menulis Artikel Ilmiah Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Faklutas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat berbuah manis bagi Nur Laelatul Qadariyah. Mahasiswi Jurusan Ahwal Syakhshyiyah (AS) FIAI UII ini sukses meraih juara 1 dalam lomba Menulis Artikel Ilmiah tingkat Nasional. Judul yang ia tawarkan adalah “Pengaruh Batasan Perkawinan UU Nomor 16 Tahun 2019 Terhadap Ketahanan keluarga di Indonesia”.

Lomba yang bertemakan “Dinamisasi Hukum Keluarga Islam Dalam Menjawab Tantangan Zaman” itu diselenggarakan dengan melalui beberapa tahapan. Tanggal 20 Februari sampai 20 Maret 2022 merupakan seleksi pengumpulan artikel, kemudian pada 21 sampai 27 Maret tahap penyeleksian dan tanggal 28 Maret tanggal penentuan pengumuman pemenang.

Saat diwawancara Bidang Humas UII, Nur Laelatul Qadariyah mengaku tidak percaya bisa meraih juara 1. “Sejujurnya saya tidak menyangka dan tidak pernah berfikir akan memenangkan perlombaan ini. Apalagi untuk menjadi juara, karena pada dasarnya saya mengikuti perlombaan ini untuk mengasah kemampuan saya dalam menulis artikel ilmiah,” ungkapnya mengomentari hasil kompetisi yang diselenggarakan secara online itu.

Ia juga menceritakan bahwa pengerjaan artikel tersebut terbilang cukup singkat. “Sebenarnya persiapan saya kurang matang, hal ini karena waktu pengerjaan yang saya mulai H-3 dari deadline yang ditetapkan. Hal ini dikarenakan faktor bersamaan dengan tugas-tugas kuliah yang banyak dan memang dekat sekali dengan deadline. Maka dari itu sebisa mungkin saya memaksimalkan waktu, agar dua-duanya bisa terselesaikan dengan baik,” ucap Nur Laelatul Qadariyah.

Bersaing dengan Universitas Ternama

Ela sapaan akrab Nur Laelatul Qadariyah, sempat terkejut saat mengetahui pesaingnya dari Universitas tenama di Indonesia, seperti UIN Maulana Malik Ibrahim, UIN Sunan Kalijaga dan Universitas Islam bergengsi lainnya. Akan tetapi ia tetap berusaha untuk menyajikan penamiplan terbaiknya. Usahanya tidak sia-sia, ia berhasil melampaui kompetitornya itu.

“Awalnya saya sempat kaget karena jika dilihat dari 10 peserta terbaik yang diambil oleh dewan juri itu, hanya saya yang dari PTS (Perguruan Tinggi Swasta). Selain itu rata-rata dari peserta yang mengikuti perlombaan ini mereka berkelompok, ini bisa dilihat dari juara 2 dari UIN Maulana Malik Ibrahim (2 orang penulis), dan juara 3 dari UIN Sunan Kalijaga (3 orang penulis). Dari ketiga besar tersebut hanya saya lah yang tidak berkelompok dan Alhamdulliah bisa tembus sebagai juara dalam perlombaan tersebut,” ucapnya.

Terakhir Ela berpesan kepada seluruh mahasiswa UII untuk terus berusaha meraih mimpi setinggi tingginya. Sebab bagaimanapun keadaan dan situasi yang dihadapi, selama masih ada api semangat di dalam diri, pastinya akan ada masa depan yang indah dan manawan kelak di kemudian hari.

“Titik poin dalam berkompetisi itu bukan hanya pada kemenangan, tapi bagaimana menikmati permainan itu tanpa mengharapkan kemenangan. Karena walaupun gagal berkali-kali dalam perjuanganmu, sesungguhnya itu adalah jalan menuju kemenangan yang akan datang dimasa depan. Tergantung bagaimana memahami sebuah diksi dari kemenangan,” pungkasnya. (AMG/RS)

4 April 2022
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/Perpustakaan-UII.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2022-04-04 11:21:092022-10-05 15:40:18Mahasiswa FIAI Sabet Juara 1 Artikel Ilmiah Nasional

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Melalui Podcast, Aufanida Ingin Mensyiarkan Ramadan Link to: Melalui Podcast, Aufanida Ingin Mensyiarkan Ramadan Melalui Podcast, Aufanida Ingin Mensyiarkan RamadanMelalui Podcast, Aufanida Ingin Mensyiarkan Ramadan Link to: Ramadan Sebagai Momen Kebangkitan Melawan Pandemi Link to: Ramadan Sebagai Momen Kebangkitan Melawan Pandemi Ramadan Sebagai Momen Kebangkitan Melawan PandemiRamadan Sebagai Momen Kebangkitan Melawan Pandemi Scroll to top Scroll to top Scroll to top