• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Mahasiswa UII Bawa Isu Terorisme dan Moratorium TKI ke Thailand
Berita Kegiatan

Mahasiswa UII Bawa Isu Terorisme dan Moratorium TKI ke Thailand

Mahasiswa Prodi Hubungan Internasional Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) UII kembali membawa penelitian di ajang internasional. Dalam “International Conference on Government and Politics” pada 29 – 30 Maret 2018 di Bangkok, Thailand, mereka membawa tema penelitian Penanganan Terorisme dan Moratorium TKI. Konferensi Internasional ini diadakan oleh Asosiasi Ilmu Politik Kasetsart University, Thailand.

Pada kesempatan ini, keempat mahasiswa HI UII membawakan penelitian mereka mengenai Penanganan Terorisme dan Mengenai Moratorium TKI. Penelitian yang dibawakan oleh Geraldi Talehata dan Wa Ode Siti Rahmawati P. berjudul The Handling of Terrorism in Developing Countries : Confidence Building Democracy on Government in Southeast Asia (Indonesia and Philippines). Penelitian ini membahas penanganan terorisme pada negara berkembang seperti Indonesia dan Filipina sebagai negara demokrasi dengan mengurangi tingkat korupsi.

Disampaikan Geraldi Talehata, mengembalikan fungsi demokrasi yang baik dan memberantas korupsi adalah solusi melawan terorisme. Hal ini disambut dengan baik oleh peserta yang hadir, terbukti dengan adanya diskusi dengan peserta lain untuk saling berbagi solusi dalam penanganan terorisme di berbagai negara.

Menurutnya korupsi bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya tindakan terorisme. Ini terbukti dari meningkatnya unsur ketidakpercayaan atas pemerintah yang berkuasa sehingga menimbulkan pergerakan anti pemerintah, yang bisa berakhir pada tindakan terorisme.

Sedangkan penelitian kedua yang dibawa oleh Rhodatul Aisy dan Vioni Elma berjudul “The Influence of Indonesian Migrant Workers Moratorium Policy towards Indonesia – Saudi Arabia Relations: Rational Actor Model Theory”. Penelitian ini membahas mengenai program Indonesia terhadap penanganan TKI di negara yang memiliki banyak kasus kekerasan terhadap TKI.

Disampaikan Rhodatul Aisy, kebijakan moratorium TKI dilakukan guna memperbaiki dan mengevaluasi sistem pengiriman TKI termasuk pengawasan terhadap perusahaan yang memberangkatkan TKI ke luar negeri. “Keputusan pemerintah terkait moratorium berlangsung untuk sementara hingga sistem pengiriman TKI ke luar negeri diperbaiki dan tercapai nota kesepahaman tentang perlindungan TKI yang ditandatangani oleh pihak Arab Saudi”, imbuhnya.

Negara Arab Saudi sendiri menempatkan posisi pertama ditinjau dari banyaknya jumlah penempatan TKI untuk kawasan timur tengah. Arab Saudi juga menempati posisi nomor tiga terbanyak ditinjau dari banyaknya jumlah penempatan TKI di seluruh dunia. (GT/ESP)

25 April 2018
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2018/04/S__7700562.jpg 330 498 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2018-04-25 11:46:202018-04-25 11:47:25Mahasiswa UII Bawa Isu Terorisme dan Moratorium TKI ke Thailand

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Mahasiswa UII Sabet Piala Mahkamah Agung dalam Tarumanegara Law Fair Link to: Mahasiswa UII Sabet Piala Mahkamah Agung dalam Tarumanegara Law Fair Mahasiswa UII Sabet Piala Mahkamah Agung dalam Tarumanegara Law Fair Link to: UII Sharing Best Practice SPM dan Peningkatan Status Akreditasi di UPGRIS Link to: UII Sharing Best Practice SPM dan Peningkatan Status Akreditasi di UPGRIS UII Sharing Best Practice SPM dan Peningkatan Status Akreditasi di UPGRIS Scroll to top Scroll to top Scroll to top