• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Mahasiswa UII Sabet Juara Kepenulisan International Student Mobility
Berita Kegiatan

Mahasiswa UII Sabet Juara Kepenulisan International Student Mobility

Dua mahasiswa UII yakni, Retno Puspito Sari (Akuntansi 2018) dan Rifa Husniyyah (Akuntansi 2020) berhasil menyabet Juara I dalam lomba Call for Paper International Student Mobility (ISM) yang diadakan Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) UII dengan Mapua University, Filipina. ISM digelar secara daring selama 6-8 Juli 2021, diawali dengan diskusi bertajuk ASEAN’s ESG Outlook: How Business Can Think Beyond the Profit.

Ketika diwawancarai oleh Humas UII, keduanya mengaku tidak menyangka akan meraih predikat juara. Mereka bahkan kaget ketika nama mereka masuk dalam pusaran penyebutan juara.

Berawal dari rasa penasaran, Rifa yang masih duduk di semester awal memberanikan diri mengikuti lomba penulisan itu. Pengalamannya yang belum pernah meraih juara justru memacunya untuk bisa meraih nilai terbaik. Ini juga kali pertamanya mengikuti lomba berskala internasional. Sebelumnya, Rifa adalah seorang santriwati di salah satu sekolah agama di daerahnya, Tasikmalaya.

Di sisi yang sama, Retno yang sudah kedua kali mengikuti ajang lomba ini merasa tergelitik ketika melihat informasi mengenai kegiatan ISM. Di kali kedua berpartisipasi, dirinya merasa lebih fleksibel. Meski berbeda angkatan, keduanya tidak merasa kesulitan saling beradaptasi.

Berangkat dengan dasar penasaran dan ingin mencoba lebih, keduanya berhasil memetik buah yang manis. Tercatat, mereka berhasil menyingkirkan kurang lebih sebelas peserta tim lainnya yang berasal dari gabungan antara UII dan Mapua University.

Mengintip Peluang di Balik ISM

Rifa berpendapat diadakannya ISM mampu mendorong daya gedor mahasiswa untuk kerap memberikan eksistensi dalam menjalani perkuliahan. Selain itu, melalui kegiatan ini ia juga mengungkapkan bahwa dapat melatih daya berpikir serta menambah relasi dengan mahasiswa dari negara lain. Ia berharap kegiatan ini harus tetap diadakan secara berkala.

Senada, Retno yang saat ini berpredikat mahasiswa tingkat akhir juga memandang hal yang sama. Menurutnya, ajang ISM sangat menantang untuk diikuti di samping dapat menambah portofolio pengalaman akademik mahasiswa.

Peluang lain yang dapat diraih menurut keduanya yaitu kemampuan meningkatkan bahasa. Kemampuan berbahasa Inggris diakui oleh mereka menjadi sebuah penghambat sekaligus peluang. Rifa misalnya, dirinya sempat bergeming dan ragu ketika telah melakukan pendaftaran. “Ya, inikan skala internasional, pasti pakai Bahasa Inggris, takutnya nanti ketika komunikasi ada salah paham,” jelasnya. Ia menilai itu dapat berubah menjadi sebuah keuntungan lebih ketika berani mencoba hal baru.

Menurut Retno, kesempatan menggunakan bahasa Inggris dalam sebuah event sebaiknya tidak disia-siakan. Terlebih ia telah memiliki beberapa dasar kemampuan bahasa asing itu yang diperolehnya melalui kursus di luar kesibukan kuliah.

Di akhir wawancara, keduanya menitipkan pesan kepada teman-teman mahasiswa. “Kalau ada lomba seperti ini lagi, lebih baik ikut. Kalian juga bisa sekalian belajar menulis dalam Bahasa Inggris,” singkat Retno. Demikian dengan Rifa “kalau masih mahasiswa baru kan itu masih banyak waktu luang. Lebih baik mulai dari sekarang, sebelum kehabisan waktu,” tutupnya. (KR/ESP)

9 Juli 2021
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/07/Mahasiswa-UII-Sabet-Juara-Kepenulisan-International-Student-Mobility.png 450 875 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2021-07-09 12:06:242021-07-10 12:12:10Mahasiswa UII Sabet Juara Kepenulisan International Student Mobility

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: UII dan Mapua University Gelar International Student Mobility Link to: UII dan Mapua University Gelar International Student Mobility UII dan Mapua University Gelar International Student Mobility Link to: Industri Fashion Indonesia Optimis Tumbuh di Tengah Pandemi Link to: Industri Fashion Indonesia Optimis Tumbuh di Tengah Pandemi Industri Fashion Indonesia Optimis Tumbuh di Tengah Pandemi Scroll to top Scroll to top Scroll to top