• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Menjadi Pemenang dengan Pikiran dan Tindakan
Berita Kegiatan

Menjadi Pemenang dengan Pikiran dan Tindakan

Wabah Covid-19 yang melanda dunia telah mengubah banyak hal. Di awal penyebarannya, terjadi keterkejutan yang dirasakan hampir seluruh kalangan, baik karyawan, pengusaha, ibu rumah tangga, maupun pelajar atau mahasiswa. Namun, larut terhadap situasi dan menyerah bukanlah pilihan bijak. Semangat untuk tetap bertahan dan meraih kemenangan harus terus dijaga meski di tengah situasi yang terasa serba sulit.

Menykiapi kondisi ini, Laboratorium Inovasi dan Pengembangan Organisasi (Lab IPO) Teknik Industri Universitas Islam Indonesia (UII) mengadakan bincang-bincang motivasi bertajuk ‘You Can Win Again’ pada Rabu (22/7) malam. Disiarkan langsung di Instagram Lab IPO (@labipo.uii) pukul 19.30 WIB, acara ini dibersamai oleh mindset motivator kenamaan Indonesia, Krishnamurti. Kepala Lab IPO, Wahyudi Sutrisno, menjadi host pada kesempatan tersebut.

Berbagai kiat dan pesan diberikan coach Krishna, sapaan akrabnya. Salah satunya yakni menjaga pikiran tetap positif. Dalam Islam dikenal ada ibadah fisik, ibadah pikir, perasaan, kalbu atau jiwa. NLP (Neuro Linguistic Programming—sebuah pendekatan komunikasi, pengembangan pribadi, dan psikoterapi) itu di empat ini.

“Bila kita mampu mengelola empat ini, kita akan tahu ‘oalahh pikiran ini penting loh untuk dijaga, diproteksi’. Pikiran itu bisa lebih bodoh dari perut. Perut kalau diberi makanan basi, nolak. Kalau ini (memegang kepala), dikasih emas terima, di kasih sampah ya terima. Salah satu yang saya pelajari dari self-coaching adalah mensterilkan pikiran,” jelasnya.

Informasi tidak valid yang tersebar di grup aplikasi chatting pun dapat menjadi masalah bagi pikiran. “Awal-awal pandemi saya sudah keluar dari semua grup WhatsApp. Saya hanya cari informasi yang saya perlukan dan cari dari sumber terpercaya. Wong mahasiswa kok, sudah tau ada teknologi yang bisa ngapusi (bohong) malah masih ngikuti yang keliru,” ucapnya saat ditanyai cara terhindar dari hoax di tengah pandemi ini.

Coach Krishna mengungkapkan, ilmu self-coaching yang dipelajarinya memiliki kesamaan dengan salah satu ajaran yang ada di dalam agama Islam, yakni istikharah.

“Tahun lalu saya di Portugal, belajar mengenai coaching. Ada pembelajaran namanya self-coaching. Ternyata di dalam Islam sudah lama dikenal, apa itu? Istikharah. Setelah lama menggali-gali, ini ilmu self-coaching yang saya pelajari ada kaitannya, strukturnya (dengan istikharah),” sebutnya.

Self-coaching sendiri dapat dimanfaatkan untuk melihat, atau ‘mengintip’ jika mengambil istilah Coach Krishna, situasi dan keadaan di masa depan. Setelah mengintintip masa depan dan mengetahui situasinya, membangun winning state (keadaan atau titik kemenangan diri) dapat dilakuan.

Apabila keadaan sedang turun-naik, ia menyarankan untuk mensterilkan pikiran dari hal-hal negatif diiringi dengan menaikkan keadaan diri menjadi lebih baik. Mengolah nafas menurutnya menjadi salah satu kunci meraih winning state, di samping tetap terus beraktivitas. Ia pun mempraktikkan cara menarik nafas, menahan, dan melepasnya yang dapat membantu menyingkirkan pikiran negatif.

Sebagai penutup, ia mengutip perkataan John Grinder, tokoh Neuro Linguistic Programming. Ada tiga hal yang disampaikan. Pertama, tidak ada satu orang pun yang dapat mengontrol apa yang terjadi di luar sana. Yang kedua dibilang, tetapi Anda bisa mengontrol respon Anda. Yang ketiga, mungkin ini waktu terbaik untuk me-reset kehidupan Anda.

“Feeling saya ada sesuatu dari kalimat itu. Berhentilah mengharapkan seperti dulu, dunia sudah berubah. Ambil keputusan untuk berubah menjadi ‘New You’, diri Anda yang baru!” tegasnya. (HR/RS)

23 Juli 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/Kampus_UII-2.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2020-07-23 23:07:512020-07-23 23:07:51Menjadi Pemenang dengan Pikiran dan Tindakan

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis
  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Siasat PTS Tingkatkan Kerjasama Global di Tengah Pandemi Link to: Siasat PTS Tingkatkan Kerjasama Global di Tengah Pandemi Siasat PTS Tingkatkan Kerjasama Global di Tengah PandemiPentingnya Menjaga Sport Performance Link to: Komunikator Andal di Industri Migas Link to: Komunikator Andal di Industri Migas Jiwa mukmin - UII - berita kontrol kehamilanKomunikator Andal di Industri Migas Scroll to top Scroll to top Scroll to top