• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Mensikapi Perbedaan dengan Semangat Toleransi Kebangsaan
Berita Kegiatan

Mensikapi Perbedaan dengan Semangat Toleransi Kebangsaan

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, pada 19 Juli 2017, telah mencabut status badan hukum disertai dengan pembubaran ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Kewenangan pemerintah tersebut dilandaskan pada Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. Namun, atas diterbitkannya Perppu tersebut justru menyebabkan kegaduhan yang menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

Topik tersebut sebagaimana tergambar dalam Seminar Nasional yang bertajuk “Quo Vadis Perppu Ormas, Tinjauan Kritis dari Perspektif Sosio Politik, Hukum, dan HAM”, yang diselenggarakan oleh kerjasama antara Departemen Hukum Pidana dan Departemen Hukum Acara Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII), pada Kamis (19/10) di Ruang Sidang Utama Lt. 3 Fakultas Hukum UII.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III UII, Ir. Agus Taufiq, M.Sc., menyampaikan bahwa keberadaan ormas dalam sebuah negara demokrasi merupakan suatu kewajaran, sebab UUD NRI Tahun 1945 menjamin seutuhnya hak berserikat dan menyatakan pendapat. “Keberadaan ormas merupakan suatu keniscayaan dalam suatu negara demokratis yang menjamin adanya kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat sebagaimana diatur dalam konstitusi,” tuturnya.

Sementara Dewan Pengurus Pusat HTI, Farid Wadjdi, S.IP., menyampaikan bahwa dalam beberapa waktu belakangan, muncul isu-isu miring terhadap agama, suku, maupun ras yang memecah belah rakyat Indonesia. “Saat ini gencar sekali adanya propaganda terhadap isu agama di tengah masyarakat, seperti menganggap Islam sebagai ancaman dengan tudingan radikalisme dan lainnya,” ucapnya.

Lebih lanjut Guru Besar Fakultas Hukum UGM, Prof. Dr. Sujito, SH., M.Si., menyatakan bahwa masyarakat atau bangsa ini secara keseluruhan berkepentingan agar Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tidak menimbulkan implikasi negatif dalam kehidupan bernegara, sehingga diperlukan acuan dalam mensikapinya. “Adanya perbedaan kepentingan politik, ormas, dan pihak lain terkait, wajib di dialogkan secara terbuka dan intensif dengan semangat toleransi kebangsaan yang tinggi berdasarkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika,” ungkapnya.

Jalannya kegiatan Seminar Nasional juga dihadiri oleh Komisioner Komnas HAM, Dr. M. Imdadun Rahmat, M.Si., Dekan FH UII, Dr. Aunur Rohim Faqih, SH., M.Hum., Pakar Hukum Pidana FH UII, Dr. Mudzakkir, SH., MH., Dosen FH UII, Dr. Arif Setiawan, SH., MH., Ketua Departemen Hukum Pidana FH UII, M. Abdul Kholiq, SH., M.Hum., Ketua Departemen Hukum Acara FH UII, Dr. Abdul Jamil, SH., MH., Ketua Panitia, Syarif Nurhidayat, SH., MH., serta ratusan peserta dari mahasiswa dan umum. (IHD/RS)

21 Oktober 2017
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2017/10/Mensikapi-Perbedaan-dengan-Semangat-Toleransi-Kebangsaan.jpg 313 465 Humas UII https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas UII2017-10-21 08:43:242017-10-23 08:51:45Mensikapi Perbedaan dengan Semangat Toleransi Kebangsaan

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Luluskan 32 Dokter Baru, UII Perkuat Barisan Kesehatan Tanah Air Link to: Luluskan 32 Dokter Baru, UII Perkuat Barisan Kesehatan Tanah Air Luluskan 32 Dokter Baru, UII Perkuat Barisan Kesehatan Tanah Air Link to: Pertegas Politik Luar Negeri Dengan Wawasan Kebangsaan Link to: Pertegas Politik Luar Negeri Dengan Wawasan Kebangsaan Pertegas Politik Luar Negeri Dengan Wawasan Kebangsaan Scroll to top Scroll to top Scroll to top