• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Pesantren Ramadan 1444 H UII: Meneladani Jejak Kebaikan K.H. Abdul Hal...
Berita Kegiatan

Pesantren Ramadan 1444 H UII: Meneladani Jejak Kebaikan K.H. Abdul Halim

Bulan Ramadan merupakan momentum peningkatan kualitas iman dan takwa. Untuk meningkatkan semangat keagamaan ini, Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Pesantren Ramadan 1444 H pada Jumat (14/04) di  Auditorium Prof. K.H. Abdulkahar Mudzakkir bagi pejabat struktural dan pegawai di lingkungan Rektorat UII.

Dalam sambutannya, Rektor UII Prof. Fathul Wahid, S.T., M. Sc., Ph.D. mengajak hadirin menoleh sejenak ke belakang untuk melihat kembali nilai-nilai yang diajarkan, diyakini dan diamalkan oleh para pendiri UII.

“Bukan untuk terjebak di masa lampau, tapi untuk belajar. Banyak pelajaran yang bisa digunakan untuk pelajaran ke depan,” ungkapnya.

Ia menceritakan perjalanan K.H. Abdul Halim yang merupakan pendiri Jam’iyah Hayatul Qulub di Majalengka. Ada empat keteladanan K.H. Abdul Halim yang diceritakan oleh Prof. Fathul Wahid.

Pertama, perjuangan untuk  bangsa Indonesia dan UII. Kedua, kegemaran K.H. Abdul Halim pada persatuan. Ketiga, selalu berpikir progresif demi masa depan bangsa dan keteladanan yang terakhir adalah konsep mendidik santri di pesantren miliknya yang bernama Santi Asromo.

Menurut penuturan Prof. Fathul Wahid, K.H. Abdul Halim mengenalkan konsep pendidikan kewirausahaan di pesantren miliknya serta kitab yang dikaji selain menggunakan bahasa Arab, juga menggunakan bahasa Inggris dan Belanda.

Konsep ‘Santri Lucu’ yang dinamai oleh K.H. Abdul Halim memiliki arti bahwa santri yang biasanya dikenal hanya mengaji, kali ini dikenalkan juga dengan konsep pertanian dan kewirausahaan.

“Supaya selain bisa memegang pena, juga bisa memegang pacul. Mbah Halim mendidik santrinya agar siap berperan di tengah masyarakat dan tidak menjadi beban masyarakat,” jelas Fathul.

Lebih lanjut, pada sesi materi yang disampaikan oleh Drs. Gampang Sagimin. Ia menyampaikan tentang amalan dan keutamaan di bulan Ramadan. “Ramadan itu momentum persiapan akhirat, tempat mengumpulkan bekal menuju perjalanan menghadap Allah,” ungkapnya.

Ada lima amalan utama di bulan Ramadan ini, Mudarasah Al-Quran, qiyam Ramadan, memperbanyak sedekah dan infak, berbagi makan buka puasa, dan meningkatkan semangat ibadah pada 10 hari terakhir. ”Kedatangan bulan Ramadan seperti kedatangan tamu agung yang pasti harus kita sambut dengan senang hati dan dengan hati yang lapang,” jelasnya.

Selanjutnya, Gampang Sagimin juga menjelaskan lima keutamaan di bulan Ramadan ini, yaitu mendapatkan ampunan di sisi Allah, bau mulut orang berpuasa akan semerbak mewangi, mendapatkan syafaat dari puasanya, memiliki pintu khusus ke surga serta kegembiraan bertemu dengan Allah.

“Memasuki 10 hari akhir Ramadan ini kita harus bersungguh-sungguh lagi mempersiapkan bekal untuk menghadap Allah. Siapa tahu Ramadan yang akan datang kita sudah berpulang,” pungkasnya. (LMF/ESP)

15 April 2023
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2023/04/pesantren-ramadan-UII.jpg 477 700 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2023-04-15 09:54:552023-04-18 10:06:54Pesantren Ramadan 1444 H UII: Meneladani Jejak Kebaikan K.H. Abdul Halim

Berita Terakhir

  • UII Sambut 22 Mahasiswa Internasional dalam Program P2A UIISAGE BRIDGE 2026
  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: UII Tambah Profesor Bidang Ilmu Pengantar Rancang Kota Link to: UII Tambah Profesor Bidang Ilmu Pengantar Rancang Kota UII Tambah Profesor Bidang Ilmu Pengantar Rancang Kota Link to: Mengurai Kode Etik Dokter Dari Sudut Pandang Etika Hamba Link to: Mengurai Kode Etik Dokter Dari Sudut Pandang Etika Hamba Mengurai Kode Etik Dokter Dari Sudut Pandang Etika Hamba Scroll to top Scroll to top Scroll to top