• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Senior Trainer PT. Toyota-Astra Motor Berbagi Wawasan ke Mahasiswa UII
Berita Kegiatan

Senior Trainer PT. Toyota-Astra Motor Berbagi Wawasan ke Mahasiswa UII

Laboratorium Pemodelan dan Simulasi Industri (DELSIM) Program Studi Teknik Industri UII menggelar webinar yang bertajuk, “Pratical Problem Solving with Toyota Way” pada Sabtu (25/6) secara virtual. Webinar ini diisi oleh alumni Teknik Industri UII, Erick Bramantyo selaku Senior Trainer PT. Toyota-Astra Motor Certified Talents Mapping Practitioner.

Vembri Noor Helia, S.T., M. T. Selaku Kepala Laboratorium Pemodelan dan Simulasi Industri (DELSIM) berharap acara webinar yang dilaksanakan sebagai wujud menambah pengetahuan, dan pemahaman implementasi keilmuwan Laboratorium Pemodelan dan Simulasi Industri (DELSIM) pada perusahaan industri, terutama pada perusahaan Toyota-Astra Motor. Salah satunya bagaimana menerapkan problem Solving sehingga memunculkan inovasi dan keaktifan dalam lulusan teknik industri.

Erick Bramantyo menjelaskan hubungan antara Problem Solving pada perusahaan Toyota Way. Problem Solving merupakan cara menemukan solusi yang efektif untuk mengatasi masalah yang dhadapi. Problem Solving penting dikarenakan di berbagai macam individu pada berbagai divisi memiliki tantangan masing-masing.

“Ketika tantangan tersebut datang, respek seseorang akan merefleksikan mindset seseorang dalam mengambil keputusan saat di hadapkan berbagai situasi atau masalah yang sulit saat bekerja”, jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa perusahaan Toyota Way menggunakan 2 pilar utama membentuk problem solving pada setiap karyawan, yaitu Continous Improvement dan Respect to People. continous improvement sebagai meningkatkan operasi bisnis dengan inovasi dan evaluasi. Sedangkan Respect to People merupakan tidak hanya berfokus pada konsumen, tetapi juga dengan menghargai para staff dan meningkatkan tema work dalam mengatasi masalah pada perusahaan.

Lebih lanjut Erick Bramantyo menjelaskan bahwa problem solving terdapat berbagai tahapan, dari tahapan action atau hanya tindakan sampai dengan tahapan sistematis. Terdapat 5 tahapan pada problem solving, yaitu metode Just do it, 6-Sigma, QCC, Simplex, TBP. Dalam perusahaan Toyota Way menggunakan metode Toyota Business Practice (TBP) pada pekerjaan karyawan sehari-hari.

Erick Bramantyo menjelaskan mengenai bagaimana perusahaan Toyota menyelesaikan masalah dengan problem solving. Untuk menentukan penyelesaian masalah dengan menentukan ultimate goal tujuan. Selanjutnya, menentukan ideal situation dan sangat penting dalam visualisasi gap. langkah selanjutnya menentukan target apa yang ingin dicapai kemudian membuat rencana Countermeasures dengan menggunakan analisis 5W + 1H. Kemudian evaluasi proses dan lakukan tindakan dari solusi permasalahan yang telah di dapat.

“Penentuan ideal condition sangatlah penting karena dilihat dari perspektif seseorang orang yang melihat, sehingga perlu adanya kesepakatan bersama dari awal dalam menyelesaikan masalah tersebut dan visualisasi gap penting untuk mengetahui secara efektif dan efisien untuk mengetahui bidang yang perlu diperbaiki,”ujarnya.

Mengakhiri Webinar Laboratorium Pemodelan dan Simulasi Industri (DELSIM) acara tersebut dilanjutkan dengan memberikan latihan mengenai prioritas letak masalah sehingga dapat menambah pengetahuan dan melatih kesepahaman peserta saat mengikuti webinar tersebut. (PN/RS)

28 Juni 2022
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/Kampus_UII-2.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2022-06-28 14:48:572022-08-26 15:00:22Senior Trainer PT. Toyota-Astra Motor Berbagi Wawasan ke Mahasiswa UII

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Mahasiswa Ilmu Komunikasi UII Gelar Pekan Ulil Albab Link to: Mahasiswa Ilmu Komunikasi UII Gelar Pekan Ulil Albab Mahasiswa Ilmu Komunikasi UII Gelar Pekan Ulil Albab Link to: Penanaman Budaya Luhur Wayang Kulit pada Generasi Milenial Link to: Penanaman Budaya Luhur Wayang Kulit pada Generasi Milenial Penanaman Budaya Luhur Wayang Kulit pada Generasi Milenial Scroll to top Scroll to top Scroll to top