Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia (FIAI UII) menyelenggarakan Webinar mengangkat tema Prospek Kuliah di FIAI UII dengan Segala Kemudahannya pada Sabtu (27/6). Webinar menghadirkan dua alumni yang telah meraih banyak prestasi yakni Saiful Aziz, Lc., S.H., dan M Fakhri Al Kahfi, S.E. Selain itu webinar juga mengundang Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam UII, Moh. Mizan Habibi, S.Pd.I., M.Pd.I.

Saiful Aziz merupakan penerima beasiswa mahasiswa unggulan Pondok Pesanten UII semasa kuliah. Tak hanya itu, selain berhasil meraih 60 prestasi nasional dan internasional ia juga merupakan Founder el-Markazy Islamic and Linguistic Club Center. Saiful Aziz juga pernah menjadi juri International Debating Championship Qatar.

Dalam pemaparannya Saiful Aziz menyebutkan 4 point utama dalam kehidupan mahasiswa sesuai dengan pengalamannya selama menjadi mahasiswa UII yaitu, akademik, beasiswa, prestasi, organisasi. Ia berpesan untuk dapat mengatur waktu sebaik mungkin dan menjaga fikiran agar tetap fokus, mampu menyeimbangkan keempat poin tersebut.

“Cara menyeimbangkan antara akademik, beasiswa, prestasi dan organisasi adalah teman-teman harus tahu caranya mengatur waktu dan fokus. Jika teman teman di kelas fokuskanlah fikiran dengan apa yang dilakukan di kelas jangan fikirkan organisasi,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa UII memberikan banyak peluang bagi para mahasiswanya untuk mendapatkan beasiswa, dan UII sangat memfasilitasi mahasiswanya yang ingin menggali prestasi baik di kegiatan nasional maupun internasional. “Banyak sekali peluang beasiswa yang diberikan oleh UII, UII sangat memfasilitasi teman-teman yang ingin mendapatkan prestasi dan pengalaman di beberapa kegiatan,” tuturnya.

Berikutnya, M Fakhri Al Kahfi tercatat sebagai alumni Program Studi Ekonomi Islam 2019 yang saat ini berhasil meraih beaiswa S2 pemerintah Turki. Dalam kesempatannya ia mengatakan kepada peserta webinar, dengan memilih UII sebagai universitas tujuan sama halnya memilih jalan yang tepat dan benar. Karena UII mendorong mahasiswanya untuk selalu aktif mengembangkan diri dan prestasi dengan keadaan lingkungan yang selalu memberikan aura positif dan mendukung.

Fakhri juga berpesan untuk menjadikan seluruh perbuatan yang dilakukan dapat memberikan dampak positif bagi diri sendiri dan juga orang lain guna merealisasikan visi UII, yaitu terwujudnya UII sebagai rahmatan lil’alamin.

“Jadikan apa yang kita lakukan itu memberi dampak positif bagi diri kita, bagi almamater kita, bagi negara, dan juga agama, jangan sampai apa yang kita lakukan itu tidak memberi manfaat apa-apa terhadap orang lain,” jelasnya.

Sementara Moh. Mizan Habibi dalam banyak menjelaskan beragamnya unit pengembangan diri yang dapat dirasakan langsung oleh mahasiswa FIAI UII. Selain itu juga menjelaskan bermacam kesempatan beasiswa yang tersedia di UII, keunggulan dan prospek lulusan dari setiap program studi yang ada di FIAI. Ia berharap dengan adanya fasilitas dan layanan yang tersedia memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam menjalani proses perkuliahan. (HA/RS)