• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / UII Respons Situasi Politik Nasional
Berita Kegiatan

UII Respons Situasi Politik Nasional

Universitas Islam Indonesia (UII) sebagai perguruan tinggi nasional yang didirikan para pendiri bangsa, memiliki tanggung jawab moral untuk turut merawat demokrasi dan menjaga martabat kedaulatan rakyat. Merespons situasi politik nasional mutakhir UII menyampaikan pernyataan sikap bertajuk Indonesia Darurat Kenegarawanan.

Pernyataan Sikap tersebut dibacakan langsung oleh Rektor UII, Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D., didampingi para Wakil Rektor, pimpinan fakultas, para dosen, dan mahasiswa yang digelar di pelataran Auditorium Prof. K.H. Abdul kahar Muzakkir, Kampus Terpadu UII, pada Kamis (1/2).

Prof. Fathul Wahid menegaskan bahwa pernyataan sikap ini timbul dari kepedulian UII terhadap masalah praktik berbangsa dan bernegara. Mengundang seluruh sivitas akademika UII secara terbuka, Rektor menyampaikan bahwa sulit bagi UII yang lahir dari rahim yang sama dengan republik ini justru berkhianat kepada bangsa Indonesia.

“Pendiri UII adalah juga pembesut bangsa Indonesia. Sehingga, perlu dipahami pernyataan sikap ini sama sekali tidak partisan. Ini adalah betul-betul murni seruan moral anak bangsa yang tersadarkan bahwa bangsa Indonesia, negara Indonesia masih mempunyai daftar pekerjaan rumah yang sangat-sangat panjang,” terangnya.

Melalui pernyataan sikap tersebut, dua pekan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, sivitas akademika UII menyoroti kondisi demokrasi Indonesia yang mundur akibat praktik penyalahgunaan wewenang. Situasi demikian kian diperburuk dengan memudarnya sikap kenegarawanan Presiden Joko Widodo, terindikasi dari pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) melalui putusan MK yang sarat dengan intervensi politik dan telah dinyatakan terbukti melanggar etika.

Lebih lanjut, pernyataan ketidaknetralan Presiden Joko Widodo bahwa institusi presiden boleh berkampanye dan memihak, terlebih lagi pada kasus pendistribusian bantuan langsung tunai (BLT) yang sarat akan nuansa politik praktis, hingga mobilisasi aparatur negara dalam mendukung pasangan calon tertentu menjadi sejumlah bukti Indonesia sedang mengalami darurat kenegarawanan.

Pernyataan Sikap UII

Menanggapi hal tersebut, UII menyampaikan 6 poin pernyataan sikap. Pertama, UII mendesak Presiden Joko Widodo agar kembali menjadi teladan dalam etika dan praktik kenegarawanan dengan tidak memanfaatkan institusi kepresidenan untuk memenuhi kepentingan politik keluarga melalui keberpihakan pada salah satu pasangan calon (paslon).

“Presiden harus bersikap netral, adil, dan menjadi pemimpin bagi semua kelompok dan golongan, bukan untuk sebagian kelompok,” sebut Prof. Fathul Wahid.

UII menuntut Presiden Joko Widodo beserta segenap aparatur pemerintahan untuk berhenti menyalahgunakan kekuasaan dengan tidak mengerahkan dan tidak memanfaatkan sumber daya negara untuk kepentingan politik praktis, termasuk salah satunya dengan tidak melakukan politisasi dan personalisasi bantuan sosial.

Selain itu, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) diserukan agar aktif melakukan fungsi pengawasan, memastikan pemerintahan berjalan sesuai koridor konstitusi dan hukum, serta tidak membajak demokrasi yang mengabaikan kepentingan dan masa depan bangsa. Paslon, para menteri dan kepala daerah yang menjadi tim sukses serta tim kampanye salah satu paslon juga didorong untuk mengundurkan diri dari jabatannya, guna menghindari konflik kepentingan.

Lebih lanjut, UII mengajak segenap masyarakat Indonesia agar terlibat dalam memastikan Pemilu yang berjalan secara jujur, adil, dan aman demi terwujudnya pemerintahan yang mendapat legitimasi kuat berbasis penghormatan suara rakyat. Di samping itu, UII pula meminta seluruh elemen bangsa untuk secara bersama merawat cita-cita kemerdekaan dengan memperjuangkan terwujudnya iklim demokrasi yang sehat. (JRM/CWN/RS)

1 Februari 2024
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2024/02/WhatsApp-Image-2024-02-01-at-14.57.37.jpeg 1944 2560 Humas UII https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII.png Humas UII2024-02-01 15:31:382024-08-26 13:26:21UII Respons Situasi Politik Nasional

Berita Terakhir

  • UII Terima Kunjungan Universitas Pertahanan RI
  • UII dan IKPI Perkuat Kolaborasi untuk Siapkan Konsultan Pajak Adaptif di Era AI dan Coretax
  • UII Hadirkan Light Show di Stasiun Tugu Yogyakarta, Perkenalkan Kampus Melalui Pertunjukan Visual
  • UKM TQFI UII Resmi Buka Grand Final International Quranic Festival 2026
  • DPKA UII Gelar Career Class: Hadirkan Pakar BUMN Bahas Peta Jalan Karier Mahasiswa

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Pernyataan Sikap Civitas Academica Universitas Islam Indonesia: Indonesia Darurat Kenegarawanan Link to: Pernyataan Sikap Civitas Academica Universitas Islam Indonesia: Indonesia Darurat Kenegarawanan Pernyataan Sikap Civitas Academica Universitas Islam Indonesia: Indonesia Darurat... Link to: UII Sambut Hangat Kunjungan Telkom University Link to: UII Sambut Hangat Kunjungan Telkom University UII Sambut Hangat Kunjungan Telkom University Scroll to top Scroll to top Scroll to top