Universitas Islam Indonesia (UII) menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Working Group Meeting (WGM) Akselerator Kewirausahaan Indonesia (Akselwira) 2021 pada Selasa (7/9) secara daring. Akselwira merupakan sebuah asosiasi nasional yang diinisiasi oleh Konsorsium GITA (Growing Indonesia: A Triangular Approach).

Ini merupakan bagian upaya pengembangan kewirausahaan dengan mengoptimalisasi fungsi 7 buah Growth Hub di Indonesia sebagai langkah awal. Acara ini dihadiri oleh perwakilan pimpinan UII, Universitas Negeri Semarang, Universitas Padjadjaran, President University, STIE Malangkucecwara, Universitas Brawijaya, Universitas Ahmad Dahlan, University of Gloucestershire, dan beberapa partner lainnya.

Direktur Pembinaan & Pengembangan Kewirausahaan/Simpul Tumbuh UII, Dr. Ir. Arif Wismadi, M.Sc. sebagai Ketua Asosiasi Akselwira dalam sambutannya menyampaikan bahwa akan ada pertemuan lain dalam tiga bulan ke depan untuk benar-benar membahas perencanaan program. Dalam pertemuan kali ini, ia mengulas berbagai kebijakan baru untuk rencana Akselwira ke depannya. 

“Mudah-mudahan pertemuan selanjutnya berjalan dan kita dapat terus berkembang sehingga kita memiliki pondasi yang sangat kuat untuk bekerja sama sampai setiap institusi di Indonesia bisa bersama-sama menjadi bagian dari Akselwira,” lanjutnya.

Sementara itu, Wiryono Raharjo, PhD selaku Wakil Rektor Bidang Networking dan Kewirausahaan UII optimis jalannya pertemuan akan melahirkan komitmen baru bagi Akselwira untuk mempromosikan konsep GITA ke lembaga pendidikan tinggi lainnya. Dengan cara itu, Akselwira dapat tumbuh lebih besar dan membantu lembaga pendidikan tinggi lainnya. 

Lembaga tersebut juga diharapkan semakin memperkuat kolaborasi bisnis antar universitas untuk mempercepat komersialisasi penemuan dan inovasi. “Semoga output dari pertemuan hari ini akan membantu kita mendirikan pondasi untuk saling berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Penelitian dan Teknologi,” ujarnya. 

Rasa terima kasih juga ia sampaikan kepada rekan-rekan dari Uni Eropa maupun Indonesia yang mewakili konsorsium. “Jika Anda ingin pergi cepat, pergilah sendirian. Jika Anda ingin pergi jauh, pergilah bersama-sama. Saya berharap kolaborasi ini bisa bertahan lama karena kita ingin melangkah jauh ke depan,” tuturnya.

Selanjutnya, Amarria Dila Sari, M.Eng selaku Kepala Divisi Pengembangan Kewirausahaan/IBISMA memandu sesi Working Group Meeting (WGM). Forum ini terbagi menjadi empat kelompok. Kelompok satu dipimpin oleh Rendika Nugraha, MBA. yang membahas mengenai “Networking International Collaboration and Lobbying”. Lalu, kelompok dua dipimpin oleh Ir. Dwi Nita Aryani, MM., Ph.D. yang membahas tentang “Education, Research, and Community Services”.

Kemudian, kelompok tiga membahas mengenai “Business Established Development” yang dipimpin oleh Dr. Riduwan, S.E., M.Ag. Terakhir, kelompok empat membahas tentang “Legal and Collaborative Initiative” dipimpin oleh Dr. Ir. Setyono Yudo Tyasmoro, M.S. 

Peserta bebas memilih untuk berdiskusi dengan kelompok yang mana pun melalui breakout room yang sudah disediakan. Setelah itu, sesi terakhir adalah presentasi terkait hasil diskusi masing-masing kelompok. (MD/ESP)