• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • DAFTAR SEKARANG
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Innovation2 / 20173 / Juni
Direktorat Humas UII
Berita Kegiatan

PKM UII Teliti Tingkat Ketahanan Hidup Balita Penderita Pneumonia

Kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia bergantung pada kualitas anak-anak masa kini sebagai generasi pelanjut di masa yang akan datang. Namun, menurut Kementerian Kesehatan pada tahun 2012 hingga 2015 jumlah angka kematian akibat Pneumonia pada balita di Indonesia selalu meningkat. Pneumonia merupakan penyebab 15% kematian balita, yaitu diperkirakan sekitar 922.000 balita di tahun 2015. Pneumonia menyerang semua umur di semua wilayah, namun terbanyak terjadi di Negara berkembang.

Gejala penyakit pneumonia yaitu menggigil, demam, sakit kepala, batuk, mengeluarkan dahak, dan sesak napas. . Faktor-risiko ini seharusnya diperhatikan secara serius dan perlu intervensi segera agar penurunan insiden pneumonia berdampak signifikan pada penurunan angka kematian balita.

Read more

1 Juni 2017
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2017/07/Ulil-Albab-UII.jpg 330 514 Direktorat Humas UII https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Direktorat Humas UII2017-06-01 09:12:002017-07-12 09:15:13PKM UII Teliti Tingkat Ketahanan Hidup Balita Penderita Pneumonia
humas
Berita Kegiatan, Riset dan Inovasi

Apa Itu Donor ASI ?

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan dengan gizi lengkap yang sesuai dengan kebutuhan bayi. World Health Organization (WHO) merekomendasikan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif sampai bayi berusia enam bulan. Rekomendasi ini dilanjutkan dengan memberi makanan pendukung lain setelah bayi berusia enam bulan sampai dengan usia dua tahun, namun tetap diiringi pemberian ASI. Selain WHO, pemberian ASI untuk bayi juga dianjurkan di dalam Al-Qur’an. Seorang ibu pastinya ingin memberikan ASI kepada anaknya, namun tidak semua ibu dapat memberikannya. Terdapat beberapa kondisi tertentu dimana ibu tidak dapat memberikan ASI, salah satunya adalah apabila ibu memiliki penyakit yang dapat ditularkan kepada bayinya melalui ASI. Dalam keadaan ini, ibu memiliki pilihan apakah akan tetap memberikan ASI untuk anaknya atau menggantikan ASI dengan susu formula.

Bagi sebagian ibu, masih banyak yang belum mengetahui tentang donor ASI. Hal ini terkait kurangnya informasi mengenai adanya donor ASI di Indonesia sehingga apabila dalam keadaan tidak dapat memberikan ASI, ibu langsung memberikan susu formula untuk bayinya. Kandungan susu formula yang tidak dapat dicerna oleh alat pencernaan bayi dengan baik dapat menimbulkan masalah untuk perkembangan bayi. Bagi sebagian ibu yang mengetahui donor ASI namun tidak menggunakannya memiliki alasan terkait dengan hubungan mahram menurut Islam. Menurut beberapa sumber, keputusan ibu dalam mengambil pilihan donor ASI atau menggunakan susu formula dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah tingkat pengetahuan ibu.

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia bersama mahasiswa Fakultas Ilmu Agama Islam melakukan penelitian yang berjudul hubungan tingkat pengetahuan dan persepsi religi dalam keputusan menggunakan donor ASI atau susu formula di salah satu rumah sakit di Yogyakarta. Hasil yang didapatkan adalah tidak ditemukannya hubungan yang bermakna antara pengetahuan umum terkait ASI maupun pengetahuan religi ibu dalam memutuskan untuk menggunakan donor ASI. Jadi, belum tentu ibu yang memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi akan setuju dengan donor ASI. Begitupun sebaliknya.

1 Juni 2017
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2017/07/Ulil-Albab-UII.jpg 330 514 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2017-06-01 08:24:182024-07-22 11:33:05Apa Itu Donor ASI ?
Page 8 of 8«‹678

Berita Terakhir

  • UII Gelar Pelatihan Pengelolaan Konten Berbasis SEO dan AI
  • UII, MUTU International, dan CSU Taiwan Resmi Perluas Kolaborasi Jagad Lestari Center
  • UII Resmi Buka PMB Tahun Ajaran 2027/2028, Gandeng MGBK DIY dan Jawa Tengah
  • UII Sambut Mahasiswa Internasional melalui Program Orientasi Kampus Tahun Akademik 2026/2027
  • Mahasiswa Temasek Polytechnic Ikuti Program Cultural Immersion di UII

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Scroll to top Scroll to top Scroll to top