Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan Workshop dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelola Jurnal Ilmiah UII bertema “Peningkatan Kualitas Tata Kelola Jurnal Ilmiah UII” pada Senin (19/10) di Auditorium Lantai 3 Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola jurnal dalam memenuhi standar tata kelola dan akreditasi nasional, sekaligus mendorong peningkatan reputasi publikasi ilmiah UII. Workshop menghadirkan I Dewa Gede Agung KJ, M.M., dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), dengan moderator Dr. Puji Rianto, S.I.P., M.A., selaku Kepala Pusat Keunggulan dan Publikasi DPPM UII.
Dalam laporannya, Direktur DPPM UII, Prof. Dr. Subhan Afifi, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas jurnal ilmiah di lingkungan UII agar mampu mencapai peringkat akreditasi yang lebih tinggi. Ia berharap jurnal yang belum terindeks dapat mempersiapkan diri untuk mengikuti proses indeksasi, sementara jurnal yang telah terakreditasi terus meningkatkan kualitasnya menuju reputasi internasional.
Subhan juga menegaskan kesiapan DPPM UII untuk menjadi wadah bersama bagi para pengelola jurnal dalam mengembangkan kualitas publikasi ilmiah. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, ia berharap UII tidak hanya menghasilkan jurnal yang semakin berkualitas, tetapi juga mendorong lahirnya asesor jurnal baru dari lingkungan kampus.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kewirausahaan UII, Prof. Ir. Eko Siswoyo, S.T., M.Sc.ES., Ph.D., IPU., dalam sambutannya menekankan pentingnya penetapan target, penyusunan strategi, dan monitoring secara berkala dalam meningkatkan mutu jurnal ilmiah. Menurutnya, capaian yang telah diraih tidak boleh membuat pengelola jurnal cepat berpuas diri, melainkan harus menjadi dorongan untuk terus melakukan perbaikan. Ia juga mengajak seluruh pengelola jurnal untuk saling berkolaborasi dan melengkapi sesuai peran masing-masing dalam mencapai target peningkatan kualitas publikasi ilmiah di UII.
Memasuki sesi pemaparan materi, I Dewa Gede Agung KJ menyampaikan materi bertajuk “Kebijakan dan Strategi Akreditasi Jurnal Nasional”. Pembahasan dalam workshop ini mencakup kebijakan akreditasi jurnal ilmiah, standar tata kelola Open Journal Systems (OJS), etika publikasi, serta pemenuhan kriteria substansi dan tata kelola jurnal. Melalui kegiatan tersebut, para pengelola jurnal mendapatkan penguatan pemahaman mengenai persyaratan akreditasi nasional melalui sistem Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA), termasuk berbagai aspek yang perlu diperhatikan dalam mempersiapkan jurnal menuju proses akreditasi.
Kegiatan yang diikuti oleh para pemimpin redaksi dan pengelola jurnal di lingkungan UII ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif. Sesi tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk mendalami persoalan teknis pengelolaan jurnal, khususnya terkait penggunaan OJS, pemenuhan standar akreditasi, serta kendala yang dihadapi dalam proses pengelolaan publikasi ilmiah.
Pada sesi siang, kegiatan dilanjutkan dengan coaching clinic akreditasi jurnal yang diperuntukkan bagi 15 jurnal terdaftar di lingkungan UII. Melalui sesi pendampingan ini, pengelola jurnal mendapatkan kesempatan untuk menelaah secara langsung aspek tata kelola, kelengkapan naskah, sistem OJS, serta kesiapan dokumen evaluasi diri. Pendampingan tersebut diarahkan untuk mengidentifikasi kekurangan dan memberikan rekomendasi perbaikan sebagai persiapan pengajuan maupun peningkatan peringkat akreditasi nasional.
Melalui penyelenggaraan workshop dan bimbingan teknis ini, DPPM UII berharap para pengelola jurnal dapat menerapkan standar pengelolaan yang lebih baik, memperkuat kualitas substansi dan proses editorial, serta menyusun strategi peningkatan mutu secara berkelanjutan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi antarpengelola jurnal guna meningkatkan reputasi publikasi ilmiah UII di tingkat nasional maupun internasional. (AAG/AHR/RS)