• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Sekolah Bukan Satu-Satunya Tempat Menimba Ilmu
Berita Kegiatan

Sekolah Bukan Satu-Satunya Tempat Menimba Ilmu

Belajar mengajar tidak harus dilakukan di sekolah saja. Kegiatan seperti membuat kelompok belajar atau berdiskusi merupakan contoh dari belajar mengajar di luar lingkungan sekolah. Hal inilah yang mulai ditanamkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia (PAI FIAI UII) kepada mahasiswanya melalui acara Sekolah Pemikiran Pendidikan Islam. Kegiatan diskusi tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2019. Pada Kamis (16/05) bertempat di Gedung Gedung K.H.A. Wahid Hasyim, Kampus Terpadu UII diadakan diskusi bertemakan “Deshooling Society by Ivan Illich”.

Buku Deschooling Society karya Ivan Illich menjadi bahan diskusi dengan mendatangkan narasumber Drs. Aden Wijfan SZ., M.SI. serta Ketua Prodi PAI FIAI UII, Moh. Mizan Habibi, S.Pd.I., M.Pd.I yang juga merupakan moderator pada kegiatan diskusi tersebut dan diikuti oleh sekitar 15 mahasiswa.

Melalui buku Deschooling Society, Ivan Illich menyampaikan keyakinannya bahwa dalam menuntut ilmu, tidak hanya dilakukan di sekolah atau lembaga saja dan masyarakat harus dibebaskan dari pemikiran yang menganggap bahwa sekolah sebagai satu-satunya lembaga pendidikan.

“Buku Deschooling Society ini sangat menginspirasi. Seperti contohnya yang bisa kita ambil dari buku tersebut yaitu melahirkan kelas-kelas alternatif seperti diskusi yang sedang kita lakukan sekarang ini. Jika kelas seperti ini kan tidak dibatasi seperti membayar atau tidak bahkan diskusi ini juga diperbolehkan untuk menyampaikan pendapat sebebas-bebasnya tanpa mempengaruhi kelulusan atau tidak.” Jelas Aden.

Pemikiran lain yang dapat ditemui pada buku Deschooling Society yaitu mendekonstruksi lembaga-lembaga yang mapan. “Illich melihat bahwa setelah sekian lama dunia ini dihiasi oleh sekolah-sekolah yang tak terhingga jumlahnya, tetapi cita-cita untuk membangun kemanusiaan tidak terbayar dengan mahalnya sekolah yang ada.” Lanjut Aden.

Aden juga menyebutkan beberapa praktik yang realistik dari Deschooling Society yang sudah ada di Indonesia seperti Qaryah Toyyibah di Boyolali, Sekolah Rakyat serta Komunitas Belajar yang ada di pulau Kalimantan. (NIQ/ESP)

18 Mei 2019
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/05/0U7A7034.jpg 330 495 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2019-05-18 14:29:272019-05-21 14:30:07Sekolah Bukan Satu-Satunya Tempat Menimba Ilmu

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Kesabaran Yang Berbuah Surga Link to: Kesabaran Yang Berbuah Surga Kesabaran Yang Berbuah Surga Link to: Memahami Islam dengan Holistik Link to: Memahami Islam dengan Holistik Memahami Islam dengan Holistik Scroll to top Scroll to top Scroll to top