• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Pentingnya Pemilihan Jurnal Dalam Publikasi
Berita Kegiatan, Pilihan

Pentingnya Pemilihan Jurnal Dalam Publikasi

Publikasi naskah dari suatu penelitian bagi kebanyakan civitas akademika menjadi hal yang lumrah dilakukan. Pasalnya publikasi naskah ini menjadi syarat untuk memperoleh gelar terutama pada strata pendidikan magister dan doktoral. Kemampuan dalam menyesuaikan jurnal yang sesuai dengan naskah yang telah dikerjakan agar dapat terpublikasi di jurnal tersebut. Merespon hal tersebut, Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar pelatihan program “Publishing in Academic Outlet” pada 24-28 Juni 2019.

Program ini merupakan hibah dari Erasmus+ yaitu program peningkatan mutu sumber daya manusia perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara. UII menjadi penyelenggara program Erasmus+ REPESEA di Indonesia bersama dengan Universitas Gadjah Mada.

Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D., selaku Rektor UII menyampaikan dalam sambutannya bahwa dalam mengikuti pelatihan ini tidak serta merta para peserta bisa langsung mempublikasikan karya ilmiahnya jika tidak ada tindakan yang diambil oleh peserta itu sendiri.

“Dalam mengikuti pelatihan selama beberapa hari ke depan, tidak mungkin para peserta di sini bisa langsung menulis karya ilmiah jika tidak pernah memulai menulis, dan juga tidak mungkin terpublikasi jika tidak memiliki tulisan karya ilmiah,” ujar Fathul Wahid.

Selain itu, Fathul Wahid juga mengatakan pelatihan ini akan di dampingi oleh Ibu Is Fatimah, dosen Program Studi Kimia UII yang baru saja mendapatkan gelar Profesor.

“In syaa Allah untuk pelatihan ini sepenuhnya akan diisi oleh ibu Is Fatimah yang beberapa minggu lalu juga mengisi pelatihan di Bangkok, Thailand dengan materi yang sama. Untuk publikasi jurnalnya tidak perlu diragukan lagi, karena karya ilmiah beliau yang terindeks Scopus sudah banyak”, pungkas Fathul Wahid.

Prof Is Fatimah menyampaikan materinya di depan mahasiswa magister dan doktoral mengenai bagaimana agar naskah dapat termuat di jurnal, baik internasional maupun nasional. Berkaca dari pengalamannya, hampir semua publikasi naskah yang ada saat ini pernah mengalami penolakan hingga akhirnya dapat di publikasikan.

“Saya pernah mengalami penolakan naskah dari jurnal hampir 18 kali, jadi bagi bapak ibu disini jangan khawatir bila pernah ditolak naskahnya, itu menjadi sesuatu yang seharusnya dikoreksi,” tuturnya.

Oleh karena itu perlunya memahami dari naskah itu sendiri, agar sesuai dengan jurnal yang sama dengan naskah. Prof Is Fatimah mengatakan dalam proses pemilihan jurnal untuk publikasi naskah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya tujuan dan lingkup jurnal, ranking dan dampak jurnal, proses dari publikasi jurnal hingga kemungkinan dari penolakan naskah.

“Tak hanya paham dengan naskah, kita juga harus memahami dari jurnal yang akan mempublikasikan naskah. Apakah sudah sesuai dengan topik naskah kita, bagaimana naskah penelitian yang kita lakukan jangan sampai hanya sebatas garis besar dan kualitas dari naskah kita,” ujarnya.

Prof Is Fatimah menambahkan saat ini terdapat berbagai macam jurnal publikasi yang dapat dipilih peneliti sebagai media untuk publikasi naskah. Ia berpesan agar tidak mudah putus asa ketika memperoleh pemberitahuan penolakan dari jurnal. Pasalnya, dengan ditolaknya naskah bisa menjadi koreksi yang dapat meningkatkan kualitas naskah tersebut.

“Yang terpentig dalam publikasi naskah itu harus sabar dan mau membaca. Bisa saja naskah ditolak karena tidak sesuai dengan tujuan dan lingkup jurnal, sehingga penting untuk membaca letak kesalahan yang ada pada naskah tersebut,” pungkasnya. (ENI/RS)

24 Juni 2019
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/06/Pentingnya-Pemilihan-Jurnal-Dalam-Publikasi.jpg 325 487 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2019-06-24 13:45:482019-06-24 13:45:48Pentingnya Pemilihan Jurnal Dalam Publikasi

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: UII MUN Kembali Gelar Simulasi Sidang PBB Link to: UII MUN Kembali Gelar Simulasi Sidang PBB UII MUN Kembali Gelar Simulasi Sidang PBB Link to: Tim Erasmus+ Evaluasi Pelaksanaan Program di UII Link to: Tim Erasmus+ Evaluasi Pelaksanaan Program di UII Tim Erasmus+ Evaluasi Pelaksanaan Program di UII Scroll to top Scroll to top Scroll to top