• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Remediasi Limbah Laboratorium dengan Pakcoy
Berita Kegiatan

Remediasi Limbah Laboratorium dengan Pakcoy

Limbah cair laboratorium mengandung banyak senyawa berbahaya. Di samping mengandung logam berat, limbah cair laboratorium secara kolektif dan dalam kurun waktu yang lama dapat mencemari lingkungan. Di antaranya seperti merusak struktur tanah, mengancam kelangsungan hidup ekosistem air maupun darat, serta berdampak bagi kesehatan manusia. Diperlukan agen biologis yang dapat meremediasi limbah laboratorium tersebut.

Salah satu jenis tanaman yang dapat digunakan untuk meremediasi limbah adalah tanaman Pakcoy (Brassica rapa). Tanaman Pakcoy sering digunakan sebagai sayur mayur. Tanaman hortikultura ini mampu mengakumulasi logam pada bagian tubuhnya sehingga dapat digunakan sebagai indikator keberadaan logam berat pada lingkungan.

Hal inilah yang mendasari 3 orang mahasiswa UII yang terdiri dari Muhammad Sarkawi (Kimia, 2017), Aditya Deska Ramadhan (Kimia, 2017) dan Septianti Putri Shopiar (Kimia, 2017) untuk memanfaatkan Pakcoy sebagai agen remediasi limbah laboratorium. Di bawah bimbingan Rudy Syah Putra, M.Si., Ph.D, tim ini membuat metode remediasi baru. Metode itu dinamakan GREEN TECH LESI(ON)2 (Electro-Asissted Phytoremediation and Double Aeration) dengan Tanaman Pakcoy (Brassica rapa) untuk Remediasi Limbah Laboratorium Kimia.

Diungkapkan Muhammad Sarkawi, metode LESI(ON)2 bekerja dengan bantuan DC (power supply) pada arus konstan dan penambahan oksigen kedalam limbah cair sehingga meningkatkan transportasi zat-zat hara dan air yang diperlukan bagi pertumbuhan tanaman. Hal ini juga dapat membantu tanaman hidup lebih lama karena penambahan dari oksigen yang ada di limbah tersebut.

“Penelitian ini diharapkan akan membuat proses pengolahan limbah cair menjadi lebih efektif dan dapat bermanfaat untuk perkembangan ilmu pengetahuan di masa yang akan datang”, ujarnya singkat.

15 Juli 2019
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/07/pokcoy.png 330 526 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2019-07-15 14:04:422019-07-15 14:08:10Remediasi Limbah Laboratorium dengan Pakcoy

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Riset Senyawa Turunan Xanton Untuk Antikanker Paru Link to: Riset Senyawa Turunan Xanton Untuk Antikanker Paru Riset Senyawa Turunan Xanton Untuk Antikanker Paru Link to: Membincangkan Masa Depan Islam di Indonesia Melalui Pameran Link to: Membincangkan Masa Depan Islam di Indonesia Melalui Pameran Membincangkan Masa Depan Islam di Indonesia Melalui Pameran Scroll to top Scroll to top Scroll to top