• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Mempertahankan Bisnis Sembari Bertumbuh
Berita Kegiatan, Covid19

Mempertahankan Bisnis Sembari Bertumbuh

Pentingnya Menjaga Sport Performance

Bertahan sambil bertumbuh, ungkapan ini menggambarkan apa yang dilakukan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di tengah kondisi ekonomi yang menurun akibat pandemi Covid-19. Bagaimana mempertahankan jalannya bisnis, sembari berupaya untuk dapat tetap tumbuh dengan fleksibelitas dan kreativitas yang dimiliki.

Ungkapan tersebut membuka Growth Talk LDR (Live Dari Rumah) perdana pada Selasa malam (5/5) yang ditayangkan secara langsung di akun instagram Inkubasi Bisnis dan Inovasi Bersama Universitas Islam Indonesia (IBISMA UII). Rininta Hanum dari IBISMA UII selaku host berbincang dengan Koordinator Wilayah International Council for Small Business (ICBS) Daerah Istimewa Yogyakarta, Gusti Kanjeng Ratu Bendoro. “Preparing Post Corona” menjadi judul yang diangkat pada Growth Talk LDR kali ini.

GKR Bendoro yang juga memiliki usaha produk kosmetik Hayyana dan jasa perawatan kecantikan spa, menceritakan perjuangannya menjaga dua bisnis itu di kala pandemi. Menggencarkan promosi menjadi cara yang dilakukannya agar penjualan produk kosmetik stabil, meskipun tidak dapat dipungkiri tetap terjadi penurunan. Namun hal ini tidak berlaku bagi Nurkadhatyan Spa, usaha spa miliknya, yang terpaksa menutup satu-satunya outlet di bilangan Depok, Sleman.

“Hayyana masih jalan, tapi kita harus lebih banyak promosinya. Sepuluh hari sudah ada promo baru. Jadi saat sudah mulai terasa menurun promo ini, kita harus cari promo yang lainnya. Ini dilakukan untuk terus menawarkan sesuatu yang berbeda. Dan kita juga bisa melihat beberapa segmen, siapa aja sih yang tertarik kalau promonya seperti ini,” ucapnya.

Mengenai karyawan di bisnis spa miliknya, Ia mau tak mau menggunakan dana darurat pribadi agar tidak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Sebagian karyawan pun dirumahkan, mengingat berhentinya aktivitas spa. Ia memutar otak agar Tunjangan Hari Raya (THR) dapat tetap terbayarkan dengan cara mencicilnya ataupun hutang kepada karyawan.

“Banyak pelajaran yang didapat. Saya menggunakan kesempatan Covid-19 ini untuk mereorganisasi perusahaan saya secara finansial, juga efisiensi dari segi operasional. Saya jadi tahu betapa pentingnya mempersiapkan hal tak terduga. Jadi, perusahaan itu harus ada paling tidak dana darurat, itu minimal satu bulan gaji karyawan,” ungkapnya.

“Satu bulan itu paling tidak perusahaan bisa mengubah strateginya untuk mencoba bagaimana caranya menabung lagi, bagaimana mendapatkan uang operasional,” imbuhnya.

Situasi saat usahanya harus tutup sempat membuatnya pusing. “Kalau kemarin itu jujur saya ngga ada kepikiran, karena sudah jalan lima tahun, saya sudah ada di zona nyaman. Saya nggak ada kepikiran dana darurat. Jadi begitu kemarin tutup (outlet spa), losss, itu saya kayak ujian skripsi. Tiap malam mikir ‘aduuh gimana’,” kisahnya diiringi tawa.

Ia pun memberikan tips bagi pemilik UMKM menghadapi situasi saat ini dan pasca pandemi nanti. “Kita sebagai pengusaha harus fleksibel dan terus berpikir bagaimana caranya kita dapat beradaptasi dengan situasi. Kita tidak tahu tahun depannya lagi ada apa, bukan hanya karena Covid-19. Seperti tren kan naik turun,” tuturnya.

Berbagai tips kemudian diberikan oleh GKR Bendoro. Di akhir obrolan, Ia menambahkan satu pesan yang hampir terlupakan olehnya, yakni pentingnya kolaborasi. Produk yang dimiliki sebisa mungkin dikolaborasikan dengan UMKM lain, demi meningkatkan tingkat penjualan. (HR/RS)

Pelaku UMKM dapat bergabung di Warung Rakyat UII: https://warungrakyat.uii.ac.id/

9 Mei 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/Kampus_UII-1.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII.png humas2020-05-09 07:56:592020-05-14 16:05:23Mempertahankan Bisnis Sembari Bertumbuh

Berita Terakhir

  • UII Terima Kunjungan Universitas Pertahanan RI
  • UII dan IKPI Perkuat Kolaborasi untuk Siapkan Konsultan Pajak Adaptif di Era AI dan Coretax
  • UII Hadirkan Light Show di Stasiun Tugu Yogyakarta, Perkenalkan Kampus Melalui Pertunjukan Visual
  • UKM TQFI UII Resmi Buka Grand Final International Quranic Festival 2026
  • DPKA UII Gelar Career Class: Hadirkan Pakar BUMN Bahas Peta Jalan Karier Mahasiswa

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Pentingnya Asupan Gizi untuk Meningkatkan Produktivitas Link to: Pentingnya Asupan Gizi untuk Meningkatkan Produktivitas Pentingnya Asupan Gizi untuk Meningkatkan ProduktivitasPentingnya Menjaga Sport Performance Link to: Ramadhan, Yuk Stop Maksiat Link to: Ramadhan, Yuk Stop Maksiat Ramadhan Dermawan - UIIRamadhan, Yuk Stop Maksiat Scroll to top Scroll to top Scroll to top