• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Kiat Tuntaskan Skripsi Saat Pandemi
Berita Kegiatan, Covid19

Kiat Tuntaskan Skripsi Saat Pandemi

Pandemi Covid-19 tidak menjadi halangan untuk merampungkan tugas akhir. Meski perpustakaan membatasi layanan, banyak cara lain untuk memperoleh referensi dalam menyusun skripsi. Seperti disampaikan Fadillah Adkiras, SH, lulusan Fakultas Hukum (FH) UII yang baru menyelesaikan studinya. Ia diundang dalam acara Webinar Bedah Skripsi yang diadakan Pusat Studi Hukum UII secara daring belum lama ini.

Fadhillah memberikan tips berdasarkan pengalamannya yaitu dengan mencari jurnal di internet sebanyak-banyaknya, mengalokasikan uang untuk membeli buku, serta mencoba menantang diri untuk membaca artikel atau jurnal dari bahasa lain. “Yakinlah kalau bisa selesai, karena skripsi yang baik itu skripsi yang selesai, bukan yang ratusan halaman. Dan pahami kelebihan dan kekurangan diri, sabar, ikhlas dan tawakkal”, pesannya.

Hal senada juga disampaikan rekannya, Wahyu Prakoso, yang juga hadir di kesempatan yang sama. Menurutnya, kesulitan lain yang sering dihadapi adalah menentukan tema penelitian atau skripsi yang akan ditulis. Hal pertama yang dilakukan ialah dengan banyak membaca berita terlebih dahulu sehingga dapat mengikuti perkembangan suatu kasus yang akan dikaji.

“Setelah kita mengetahui perkembangannya, kita juga harus melakukan riset kembali atas temuan masalah ini dapat diangkat menjadi skripsi atau tidak, dan juga memperbandingkan tulisan kita dengan tulisan-tulisan lain. Mempersempit bahasan itu juga sangat penting, jangan sampai bahasan menjadi terlalu luas sehingga menjadi tidak fokus”, ujarnya.

Menambahkan Wahyu, pembicara lain Ahmad Ilham Wibowo memberikan masukan yang serupa. “Dalam mencari permasalahan seperti yang sering disampaikan berulang kali yaitu adanya kesenjangan antara ‘yang seharusnya’ dan ‘yang terjadi’. Akan tetapi, untuk menemukan kedua hal tersebut kita harus berani untuk membaca teori-teori untuk dapat menemukan permasalahan tersebut”, terangnya.

Dalam konteks ilmu hukum metode penelitian terbagi menjadi dua yaitu normatif dan empiris. Pada skripsi yang sudah ditulis oleh Ilham, Ilham lebih memfokuskan kepada penelitian normatif yang mana menkonsepsikan hukum sebagai sesuatu yang sudah benar, sehingga apa yang terjadi pada suatu pertanyaan maka harus sesuai dengan hukum yang berlaku.

Kemudian setelah menemukan permasalahan hukum, dapat dilanjutkan dengan membatasi serta memfokuskan topik permasalahan hukum yang akan diteliti. Tidak lupa juga memastikan topik permasalahan yang diteliti memiliki landasan data dan fakta yang objektif, memastikan keaslian atau orisinalitas penelitian, dan mencari topik penelitian yang disukai dan mempertimbangkan kemampuan menyelesaikan penelitian. (MRA/ESP)

14 September 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/04/kelas-daring-sukses-uii.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2020-09-14 11:07:482021-08-12 13:31:25Kiat Tuntaskan Skripsi Saat Pandemi

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Garda Terdepan Bukan Tenaga Kesehatan Melainkan Kita Link to: Garda Terdepan Bukan Tenaga Kesehatan Melainkan Kita Garda Terdepan Bukan Tenaga Kesehatan Melainkan Kita Link to: Ini Skill Yang Harus Diasah Mahasiswa Sejak Awal Kuliah Link to: Ini Skill Yang Harus Diasah Mahasiswa Sejak Awal Kuliah Ini Skill Yang Harus Diasah Mahasiswa Sejak Awal Kuliah Scroll to top Scroll to top Scroll to top