• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Ketahanan Keluarga Ciptakan Keluarga Berkualitas
Berita Kegiatan

Ketahanan Keluarga Ciptakan Keluarga Berkualitas

Pogram Studi (Prodi) Magister Ilmu Agama Islam dan Program Studi Doktor Hukum Islam Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia (FIAI UII) menggelar Seminar Nasional dan Temu Alumni secara daring pada Kamis (9/10). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati milad kedua Prodi tersebut, masing-masing yang ke 23 untuk Prodi Magister dan ke 11 untuk Prodi Doktor.

Mengangkat tema Rekontruksi Ketahanan Keluarga Dalam Kebiasaan Baru Multi Perspektif, seminar menghadirkan pembicara Dr. Umi Kulsum, S.H,. M.H. (Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung), Ahmad Arifai, M.S.I (Dosen STIT Raudhatul Umum Sakatiga Ogan Ilir), Selamat Muliadi, S.E., M.E. (Dosen STEI Hamzar Lombok Timur) dan Mustafid, S.H., M.H. (Dosen STAI Al Azhar Pekanbaru). Keempatnya merupakan alumni dari Program Pasca Sarjana FIAI UII.

Ahmad Arifai mengemukakan pendidikan dalam Islam menanamkan akhlak yang mulia di dalam jiwa, terkhusus pendidikan anak dalam masa pertumbuhannya. Membentuk akhlak seorang anak sangatlah dianjurkan sesuai dengan syariat agama dengan memberikan teladan yang baik dari orang tua dengan mengajak anak beraktivitas bersama orang tuanya. Dari sanalah, anak bisa memahami mana yang baik dan mana yang buruk untuk dia lakukan.

“Mengajarkan akhlak dan budi pekerti kepada anak mampu mewujudkan Dengan menyiraminya dengan air petunjuk dan nasihat, akhlak itu menjadi salah satu kemampuan yang meresap dalam jiwanya, yang buahnya berwujud kebaikan dan cinta bekerja untuk kemanfaatan,” tutur Ahmad Arifai.

Pandemi telah membuat guncangan terhadap sebagian keluarga, dilihat dari tingginya angka pendaftaran perceraian. Karenanya menurut Mustafid, perlu pembinaan dan pengembangan kualitas agar manjadi keluarga yang sejahtera, karena keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang mempunyai peran penting dalam pembangunan nasional. Membangun ketahanan keluarga sendiri adalah kewajiban bagi seluruh anggota keluarga.

Mustafid menjelaskan, terdapat empat upaya yang harus dilakukan untuk membangun ketahanan keluarga. Pertama, membangun ketahanan psikologi, situasi yang ada saat ini sangat rentan menjadikan seseorang mengalami tekanan batin. Kedua, membangun ketahanan ekonomi, kondisi ekonomi yang semakin sulit mendorong masyarakat untuk memanfaatkan sekecil apapun sumberdaya yang ada. Ketiga, membangun ketahanan sosial, kemampuan berinteraksi dengan lingkungan sosial. Keempat, membangun ketahanan spiritual, dengan menjadikan agama sebagai muara dalam menghadapi berbagai persoalan.

Sementara itu, Selamat Muliadi menjelaskan pentingnya pengelolaan keuangan personal di masa pandemi. Dikatakan, melakukan perencanaan pengeluaran yang terarah baik untuk kebutuhan pendidikan anak maupun pemenuhan kebutuhan keluarga. Mengorganisir setiap pemasukan dan pengeluaran secara efektif dengan mengatur keuangan bisa menjadi lebih menghargai setiap pemasukan, sehingga bisa meraup keuntungan.

“Seberapapun besar penghasilan kita, bila tidak diimbangi dengan pengelolaan keuangan yang tepat, maka hasilnya akan berantakan. Seberapapun gaji yang diterima seolah tidak pernah cukup,” ujarnya.

Pembicara berikutkanya, Umi Kulsum, mengatakan keluarga sakinah dapat dipahamai sebagai tujuan akhir dari suatu perkawinan. Keluarga sakinah juga merupakan tujuan sarana atau modal untuk dapat melaksanakan tugas-tugas yang besar dalam mencapai tujuan-tujuan yang lebih besar sebagaimana yang termaktub dalam maqasid syariah bagi kehidupan manusia. Ia juga berpesan dalam menyelesaikan masalah atau melakukan sesuatu yang menyangkut kepentingan bersama, hendaknya dimusyawarahkan. (HA/RS)

9 Oktober 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/Kampus-UII-5.jpg 412 598 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2020-10-09 06:14:272020-10-10 06:17:23Ketahanan Keluarga Ciptakan Keluarga Berkualitas

Berita Terakhir

  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis
  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah
  • UII Inisiasi CDC Islamic Universities National Gathering, Bahas Masa Depan Karier Generasi Z
  • UII Dukung Penanganan Kenakalan Remaja di DIY

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Belajar Bisnis Asia Tenggara Lewat ASEAN Entrepreneurship Hackathon 2020 Link to: Belajar Bisnis Asia Tenggara Lewat ASEAN Entrepreneurship Hackathon 2020 Belajar Bisnis Asia Tenggara Lewat ASEAN Entrepreneurship Hackathon 2020 Link to: Tips Pemasaran Produk Secara Digital Link to: Tips Pemasaran Produk Secara Digital Pentingnya Menjaga Sport PerformanceTips Pemasaran Produk Secara Digital Scroll to top Scroll to top Scroll to top