• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Mencermati Dampak Digitalisasi Bagi UMKM
Berita Kegiatan

Mencermati Dampak Digitalisasi Bagi UMKM

Digitalisasi bagi pelaku UMKM menjadi persoalan yang cukup penting dewasa ini. Pasalnya, UMKM harus dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang begitu cepat. Fleksibilitas UMKM yang terbatas di masa pandemi ini semakin menyulitkan untuk berkembang. Untuk itu, perlu disegerakan digitalisasi bagi UMKM tersebut. Dengan transformasi digital ini diharapkan dapat membantu UMKM untuk dapat lebih survive serta berkembang.

Hal tersebut dikemukakan Pengamat Ekonomi dan Praktisi Pasar Modal Patricia S. Marianne Sumampouw, SE., ME. dalam webinar yang belum lama ini diselenggarakan oleh Program Studi Magister Manajemen Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII. “Menurut survei tahun 2019, penggunaan teknologi ini meningkatkan penghasilan secara keseluruhan sebesar 2,8 T”, lanjut Marianne Sumampouw.

UMKM sendiri menjadi kelompok usaha yang menjadi penyumbang terbesar dalam penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Namun sayangnya, tingkat penyerapan tenaga kerja yang tinggi ini tidak diberdampak signifikan terhadap pembentukan GDP Indonesia. Hal inilah yang saat ini sedang diperhatikan pemerintah untuk dapat melakukan digitalisasi UMKM guna meningkatkan pendapatan.

Pemasaran melalui E-Commerce dan media sosial menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memperkenalkan produk yang kita miliki kepada calon pembeli. Secara global penggunaan E-Commerce meningkat sebesar 3,3% pada tahun kemarin.

Alita F. Harsaningtyas, Pelaku UMKM- Produk Apron Risum yang hadir sebagai pembicara dalam forum ini mengungkapkan, sebagai pengusaha UMKM pun merasakan dampak penggunaan teknologi dalam memperluas pangsa pasarnya. Dampak yang paling dirasakan oleh Alita dari penerapan digitalisasi ini yakni memperbesar jangkauan pasar serta meningkatkan brand awareness.

“Dukungan pemasaran digital membantu menjangkau pasar secara efektif, efisien, serta terukur. Namun, cepatnya perkembangan teknologi membuat kita tidak boleh Lelah untuk belajar dan beradaptasi serta bersikap,” ujar pengusaha apron ini.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, Dra. Raden Rara Mae Rusmi Surayaningsih, MT. juga menyadari bahwa masalah pemasaran menjadi penghambat utama bagi UMKM untuk berkembang. Perlu kerjasama antara pemerintah, swasta, dan pelaku UMKM sendiri untuk dapat melakukan transformasi digital sehingga UMKM dapat bertahan, bangkit, bahkan semakin berkembang.

Peran pemerintah menjadi pioneer terdepan dalam membantu transformasi digital ini. Pemerintah daerah Sleman pun kini telah memulai upaya untuk membantu pelaku UMKM melalui program mereka yakni penyediaan akses internet gratis serta pembentukan layanan belanja online, baik melalui aplikasi maupun website. Layanan belanja online ini sendiri sudah menghasilkan nilai transaksi sebesar 2 Milyar sejak pertama kali diluncurkan pada Juli 2020. (HIM/RS)

4 Juli 2021
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/Kampus_UII-4.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2021-07-04 13:08:332024-07-22 12:04:49Mencermati Dampak Digitalisasi Bagi UMKM

Berita Terakhir

  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Pentingnya Perlindungan Hukum atas HKI bagi Pelaku UMKM Industri Kreatif Link to: Pentingnya Perlindungan Hukum atas HKI bagi Pelaku UMKM Industri Kreatif Pentingnya Perlindungan Hukum atas HKI bagi Pelaku UMKM Industri KreatifPernyataan Sikap UII Link to: Efektivitas Plasma Konvalesen Sebagai Terapi Covid-19 Link to: Efektivitas Plasma Konvalesen Sebagai Terapi Covid-19 Pernyataan Sikap UIIEfektivitas Plasma Konvalesen Sebagai Terapi Covid-19 Scroll to top Scroll to top Scroll to top