• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Cerdas Berinvestasi Menuju Kebebasan Finansial
Berita Kegiatan

Cerdas Berinvestasi Menuju Kebebasan Finansial

Di zaman serba canggih dan mudah seperti saat ini mendorong masyarakat cenderung lebih konsumtif. Hal ini dapat menimbulkan masalah pada sisi keuangan secara personal. Islamic Economic Study Club (IESC) Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII mengulas tema ini melalui kuliah umum bertajuk Bijak Mengelola Uang dan Cerdas Berinvestasi Menuju Kebebasan Finansial yang digelar pada Sabtu (23/10).

Pengelolaan keuangan di Indonesia dapat dikatakan masih kurang baik. Survei HSBC menyatakan bahwa sembilan dari sepuluh orang Indonesia tidak siap ketika masuk masa pensiun. Rifka Mustafida, M.Sc., IBF. selaku pembicara menjelaskan, pensiun dinilai sebagai masa dimana pendapatan berkurang secara perlahan. “Mungkin juga ada beberapa yang kehilangan, oleh karenanya hal ini harus direncanakan sejak dini,” tutur Rifka.

Tidak hanya sampai di situ, literasi keuangan khususnya pada sektor keuangan syariah juga masih cukup rendah. “Berdasarkan survei dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2019, literasi Indonesia masih ada pada angka 9 persen, begitu juga pada tingkat inklusi keuangan, artinya hanya 9 dari 100 orang yang baru paham terkait literasi keuangan syariah,” terang Rifka Mustafida.

Lantas, mengapa kita perlu mengelola keuangan? Hal itu sebenarnya secara tidak langsung dijelaskan dalam Al-Qur’an, untuk senantiasa mengelola keuangan. “Surah Al Hasyr ayat 18 tepatnya, jadi kita harus benar-benar merencanakan apa yang harus kita lakukan esok hari,” ujar Rifka. Selain itu, harta adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan di hari kelak.

Menyambung, urgensi dari pengelolaan uang juga mencegah pribadi untuk melakukan hutang konsumtif. Hal yang paling penting sebenarnya adalah untuk mencapai kebebasan finansial. “Kemampuan untuk dapat melakukan apapun yang dibutuhkan tanpa mengkhawatirkan kondisi keuangan kita,” ucap Rifka. Selain itu, dengan mengelola keuangan, harapannya secara personal mendapatkan masa pensiun yang sejahtera.

Lebih lanjut, tahapan mengelola keuangan juga dijabarkan. Ada lima tahapan penting menurut Rifka, yakni menghitung pendapatan dari sumber manapun, menentukan kebutuhan hidup atau pengeluaran rutin, menentukan tujuan keuangan yang ingin dicapai, membuat alokasi dana, dan mengevaluasi kondisi keuangan secara rutin.

Setelah mengetahui tahapan mengelola keuangan tersebut, tentu hal yang perlu diketahui adalah menentukan tujuan keuangan. Dalam kuliah umum kali ini diperkenalkan metode SMART (specific, measurable, achievable, realistic, dan time limit). Salah satu tujuan keuangan dapat dicapai lebih cepat dengan melakukan investasi. Hal itu dikarenakan dapat memperoleh penghasilan tambahan.

“Dari pada duit-nya nganggur, kan mending diinvestasikan saja. Nanti dapat bagi hasil, sehingga dapat nambah penghasilan,” ajak Rifka. Dengan berinvestasi juga dapat melindungi aset dari penurunan nilai akibat adanya inflasi. “Setiap tahun harga barang berbeda, ketika inflasi terjadi tentu nilai uang akan turun. Dan dengan hal itu, kita juga makin mempunyai sedikit kemampuan untuk melakukan transaksi ketika nilai uang turun,” tandas Rifka. (KR/RS)

26 Oktober 2021
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/10/Gedung-Fakultas-Bisnis-dan-Ekonomika-UII.jpg 450 797 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2021-10-26 09:03:372021-10-26 09:04:19Cerdas Berinvestasi Menuju Kebebasan Finansial

Berita Terakhir

  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis
  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah
  • UII Inisiasi CDC Islamic Universities National Gathering, Bahas Masa Depan Karier Generasi Z
  • UII Dukung Penanganan Kenakalan Remaja di DIY
  • BP Inauguration 2026: Momen Selebrasi dan Transformasi Mahasiswa Bridging Program UII

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Membongkar Grand Design Pelemahan Pemberantasan Korupsi Link to: Membongkar Grand Design Pelemahan Pemberantasan Korupsi Membongkar Grand Design Pelemahan Pemberantasan Korupsi Link to: Alumni FMIPA UII Bagikan Pengalaman dalam Meniti Karier Link to: Alumni FMIPA UII Bagikan Pengalaman dalam Meniti Karier MindsetAlumni FMIPA UII Bagikan Pengalaman dalam Meniti Karier Scroll to top Scroll to top Scroll to top