• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Keutamaan Sedekah dalam Islam
Berita Kegiatan

Keutamaan Sedekah dalam Islam

Center for Medical Islamic Activities (CMIA) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) mengadakan Kajian for Muslimah mengenai “Keutamaan Sedekah dalam Islam” bersama Ustadzah Nurina Alfiani, S. Kom pada Jumat (11/2) secara daring melalui Zoom Meeting.

Keinginan kaum muslim untuk bersedekah saat ini semakin naik. Bersedekah tidak hanya bagi orang-orang yang memiliki kelebihan harta. Tapi, bagi siapa saja yang ingin berbuat baik. Sedekah berasal dari makna bahasa shidqoh yang berarti benar. Para ulama menyebutkan orang yang suka bersedekah adalah orang yang benar pengakuan imannya. “Jadi, sedekah adalah cara seseorang mewujudkan dan mencerminkan keimanannya,” tegas Nurina.

Menurut Nurina, sedekah dilihat dari makna syar’i adalah suatu pemberian sukarela kepada orang lain. Pemberian diutamakan kepada orang-orang yang lebih membutuhkan. Hukum dari sedekah sendiri adalah sunnah.

Sedekah memiliki banyak jenis mulai dari materi seperti uang, makanan, barang, dan memberi makan hewan. Non materi contohnya ilmu, tenaga, senyum. Saat mengajari teman atau berbagi materi kuliah juga termasuk sedekah. Membantu teman atau siapapun dengan ikhlas. “Bahkan senyum kita saja bisa bernilai sedekah,” tutur Nurina.

Jenis sedekah yang lain adalah jariyah contohnya adalah wakaf yang bisa dimanfaatkan misal sebagai masjid atau sekolah. Pahala akan terus mengalir kepada si pemberi wakaf saat masyarakat umum tersebut terus merasakan manfaatnya. Contoh lain wakaf adalah dengan membuat sumur.

Menyinggung perbedaan pemberian wajib dan sedekah, Nurina memberikan sebuah contoh. Misalnya seorang suami saat menafkahi istri dan anak-anaknya adalah wajib hukumnya. “Berbeda saat istri memberikan harta ke keluarganya maka hukumnya sunnah,” jelasnya.

Disela-sela penyampaian materi, Nurina menyinggung sebuah hadits yang berisi mengenai sedekah. Hadis sedekah yang paling utama diriwayatkan Abu Hurairah R.A., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Setiap ruas tulang manusia harus disedekahi setiap hari di saat terbitnya matahari: berbuat adil terhadap dua orang (mendamaikan) adalah sedekah; menolong seseorang naik kendaraannya, membimbingnya, dan mengangkat barang bawaannya adalah sedekah, ucapan yang baik adalah sedekah; Berkata yang baik juga termasuk sedekah. Begitu pula setiap langkah berjalan untuk menunaikan shalat adalah sedekah. Serta menyingkirkan suatu rintangan dari jalan adalah sedekah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadits diatas memiliki makna yang kompleks sekali. Salah satunya, menerangkan ruas tulang manusia yang harus disedekahi setiap hari maknanya adalah sholat dhuha setelah matahari terbit. Pada hadis lain mengenai sedekah jariyah adalah ilmu yang bermanfaat. Contohnya adalah seorang guru yang mengajarkan satu huruf alquran. Pahala kebaikan saat si murid membaca Al-Qur’an selama dia hidup akan terus mengalir kepada si guru.

Di penghujung kajian, Nurina mengingatkan kepada audiens untuk gemar bersedekah. Selain sebagai bentuk ketakwaan seorang hamba kepada Allah SWT, sedekah juga bisa membuat hati tenang dan bahagia. (UAH/RS)

13 Februari 2022
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/Masjid-Ulil-Albab_UII.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2022-02-13 10:33:062022-03-01 05:35:14Keutamaan Sedekah dalam Islam

Berita Terakhir

  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Merintis Karir Sebagai Akademisi Link to: Merintis Karir Sebagai Akademisi Merintis Karir Sebagai AkademisiSukses Berkarir Sesuai Syariat Islam Link to: Tips Membangun Tim PKM Yang Solid Menuju Sukses PIMNAS Link to: Tips Membangun Tim PKM Yang Solid Menuju Sukses PIMNAS Tips Membangun Tim PKM Yang Solid Menuju Sukses PIMNAS Scroll to top Scroll to top Scroll to top