• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Kiat Sukses Membangun Karir di Dunia Kuliner
Berita Kegiatan

Kiat Sukses Membangun Karir di Dunia Kuliner

Inovasi-inovasi dan ide kreatif dalam mengembangkan karir berbisnis menjadi sebuah hal yang sangat diperlukan. Lalu, bagaimana cara kiat sukses dalam membangun karir di dunia bisnis khususnya di bidang kuliner?

Topik inilah yang diangkat dalam acara Career Talkshow bertemakan ‘How To Start Culinary Business with Great Innovation’ yang dibawakan oleh Edo Segara G, SE., ME, selaku owner D’Joyo Group. Acara Talkshow ini diadakan oleh Direktorat Pengembangan Karir dan Alumni Universitas Islam Indonesia (DPKA UII) melalui zoom meeting pada Sabtu (26/2).

Nur Pratiwi Noviati S.Psi., M.Psi., selaku Kepala Divisi Pengembangan Karier DPKA UII dalam sambutannya menyampaikan bahwasanya kesempatan karir dapat bermacam-macam bentuknya. Mulai dari bekerja di instansi sebagai professional, entrepreneur, dan bahkan juga melakukan studi lanjut atau di bidang akademisi. Semua ini merupakan pilihan karir yang dapat kita tentukan sesuai dengan minat dan bakat kita.

“Untuk kesempatan ini, kami dari DPKA UII menghadirkan pembicara yang luar biasa dengan pengalamannya di bidang enterpreneur terkhusus di bidang kuliner agar nantinya peserta Talkshow yang hadir pada acara ini dapat terinspirasi dan sukses karirnya,” paparnya.

Edo Segara selaku narasumber pada acara Talkshow mengawali materi yang disampaikan dengan sebuah kisah nyata yang dilaluinya. “Dahulu, Ketika saya mahasiswa, saya mengikuti beberapa organisasi, diantaranya KOPMA, Islamic Economy Study Club, dan Takmir Masjid Al-Mutashidin. Banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan di organisasi. Manfaat yang kita dapatkan setelah mengikuti organisasi akan terasa ketika pasca kuliah,” tuturnya.

Edo menyampaikan, titik balik memulai karir untuk berbisnis kuliner dimulai pada saat ia memutuskan keluar dari BPRS (Bank Pembiayaan Rakyat Syariah) dan ingin fokus berwirausaha. Pada saat resign, enam bulan pertama Edo tak memiliki penghasilan tetap. Hal ini menjadi tantangan besar baginya. Karena senang menulis, Ia mengisi hari-hari nya dengan menulis buku hingga dua judul yang diterbitkan dan bahkan salah satunya mendapatkan nominasi best seller. Selain itu, ia juga memutuskan untuk kuliah lagi S2 Ekonomi Islam di Magister Ilmu Agama Islam UII.

Kisah perjalanan bisnis kopi yang dijalani oleh Edo melalui banyak proses dan rintangan. Ia memulai dengan jualan kopi secara online, ia juga menawarkan ke kampus-kampus dan ke kedai kopi yang berada di sekitar Jogja. Dari usaha yang dilakukannya tersebut, awal mulanya Edo berhasil menjual sebanyak 100 kemasan per bulan. Kemudian Edo menambah usahanya dengan cara berjualan secara digital marketing dan sistem reseller.

Bisnis kopi yang dijalani Edo tersebut mulanya memiliki merk bernama Segara Coffee yang kemudian saat ini telah berubah nama merk menjadi D’Joy Coffee. Hingga akhirnya Edo mengembangkan bisnis nya tidak hanya berjualan kopi saja namun membangun konsep sebuah angkringan Café yang juga menjual aneka makanan.

Di akhir sesi, Edo Segara berpesan. “Ada beberapa tips buat teman-teman yang ingin berkarir di dunia bisnis. Tips di antaranya adalah berjejaring dengan organisasi, nolkan musuh dan perbanyak teman, jangan hanya kuliah namun juga mengisi masa kuliah untuk mengikuti pelatihan-pelatihan, setelah lulus ikut organisasi yang mendukung usaha dan kerja yang kita minati, kuasai digital marketing, dan yang paling penting berdoa dan perbanyak sedekah,” pesannya (A/RS)

28 Februari 2022
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/UII-Career-Center.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII.png humas2022-02-28 10:53:042022-03-11 10:55:10Kiat Sukses Membangun Karir di Dunia Kuliner

Berita Terakhir

  • UII Terima Kunjungan Universitas Pertahanan RI
  • UII dan IKPI Perkuat Kolaborasi untuk Siapkan Konsultan Pajak Adaptif di Era AI dan Coretax
  • UII Hadirkan Light Show di Stasiun Tugu Yogyakarta, Perkenalkan Kampus Melalui Pertunjukan Visual
  • UKM TQFI UII Resmi Buka Grand Final International Quranic Festival 2026
  • DPKA UII Gelar Career Class: Hadirkan Pakar BUMN Bahas Peta Jalan Karier Mahasiswa

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Prestasi Sebagai Alat untuk Menghilangkan Overthinking Link to: Prestasi Sebagai Alat untuk Menghilangkan Overthinking Prestasi Sebagai Alat untuk Menghilangkan OverthinkingMindset Link to: Kenali Dampak Psikologis Perselingkuhan Bagi Anak dan Pasangan Link to: Kenali Dampak Psikologis Perselingkuhan Bagi Anak dan Pasangan Kenali Dampak Psikologis Perselingkuhan Bagi Anak dan Pasangan Scroll to top Scroll to top Scroll to top