• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Amalan Dunia Agar Selamat Dari Fitnah Kubur
Berita Kegiatan

Amalan Dunia Agar Selamat Dari Fitnah Kubur

Takmir Masjid Ulil Albab Universitas Islam Indonesia (UII) tetap menggelar kajian secara rutin meskipun pandemi Covid-19 melanda. Hanya saja sejak pembelajaran jarak jauh diterapkan, kajian diadakan secara online. Pada Selasa (22/9) malam, Takmir Masjid menggelar kajian mengangkat tema Cara Selamat Dari Fitnah dan Adzab Kubur yang disampaikan oleh Ustadz Amir Assoronji, Lc., M.Pd.I.

Ustadz Amir menegaskan bahwa setiap yang bernyawa akan meninggal dengan cara dan waktu yang berbeda-beda. Hal tersebut sesuai dengan firman Allah dalam QS. Ali-Imran ayat 185 yang artinya, “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.”

Agar tidak menyesal di kemudian hari setelah nyawa dicabut, Ustadz Amir menyatakan agar segera bertaubat nasuha. “Bertaubatlah dengan benar-benar taubat, menyesali kemaksiatan yang dilakukan, mohon ampun hanya kepada Allah. Niscaya Allah akan mengampuni kesalahan-kesalahan kita,” ujarnya.

Selain bertaubat, terdapat amalan dunia yang dapat menyelamatkan seseorang dari fitnah dan adzab kubur. Amalan tersebut di antaranya menunaikan hak orang lain seperti membayar hutang, beriman kepada Allah, salat, puasa, zakat, haji, jihad, berbakti kepada orangtua, zikir, bersilaturahmi, menolong orang lain, dan sebagainya. “Amalan soleh dapat menjaga orang mukmin di alam kubur. Allah juga akan melapangkan baginya dari kesusahan dan memberi jalan keluar dari segala kesempitan,” sebut Ustadz Amir.

Setiap orang mukmin ketika salat dan di luar salat alangkah baiknya selalu meminta perlindungan kepada Allah dari siksa kubur. Ustadz Amir menuturkan bahwa fitnah dan azab kubur adalah perkara besar yang mengerikan. “Berlindung kepada Allah dari empat perkara, yakni azab kubur, Jahanam, fitnah Dajjal, fitnah kehidupan dan kematian. Ini empat perkara yang nabi perintahkan kepada para sahabat dan kita semua,” ungkap Ustadz Amir.

Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya seorang hamba apabila telah diletakkan di dalam kuburnya dan ditinggalkan oleh kawan-kawannya, maka ia bisa mendengar derap sandal-sandal mereka, kemudian ia didatangi oleh dua Malaikat, lalu keduanya mendudukkannya dan mengatakan kepadanya: “Apa yang dulu engkau katakan tentang orang itu, Yakni Muhammad?” Adapun orang Mukmin, maka ia menjawab: “Aku Bersaksi bahwa ia adalah hamba Allah dan Rasul-Nya.” Maka ia diperlihatkan oleh malaikat: “Lihatlah kepada tempatmu di Neraka yang telah ditukarkan oleh Allah dengan suatu tempat di Surga.”

Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa ia pun melihat dua tempat itu semuanya. Adapun orang kafir dan munafik, kedua Malaikat itu berkata kepadanya: “Apa yang dulu engkau katakan tentang lelaki ini?” Maka ia menjawab: “Aku tidak tahu, dahulu aku berkata dengan apa yang dikatakan orang lain.” Kedua Malaikat itu berkata: “Engkau tidak mengetahui dan tidak pernah membaca.” Lalu ia dipukul dengan gondam dari besi tepat di antara kedua telinganya, hingga menjerit dengan jeritan yang keras serta dapat didengar oleh (seluruh) makhluk yang di atasnya selain manusia dan jin.”

Ustadz Amir kembali menyampaikan akan pentingnya amal saleh bagi seseorang. Menurutnya kesuksesan yang hakiki adalah masuk surga. Adanya pandemi, kata Ustadz Amir dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak amalan salat, menyisakan harta tenaga atau waktunya untuk membantu oranglain. “Alhamdulillah kita masih hidup, Allah masih memberi kesempatan maka perbanyaklah amal soleh. Pandemi bukan alasan bermalas-malasan. Siapa tahu dengan amal soleh Allah angkat wabah dari negeri kita,” pesan Ustadz Amir. (SF/RS)

24 September 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Masjid-Ulil-Albab-Kampus-Terpadu-UII-1.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2020-09-24 13:50:122020-09-24 13:50:12Amalan Dunia Agar Selamat Dari Fitnah Kubur

Berita Terakhir

  • UII Buka PPDS Patologi Klinik, Perkuat Kemitraan dengan Pemkab Sragen
  • UII dan Badilag MA RI Gelar Seminar Nasional, Bahas Arah Baru Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah di Era Digital
  • UII Lepas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat SINERA 2026 ke Kabupaten Buton
  • UII Luncurkan Fakultas Teknik Desain Inovasi, Perkuat Kolaborasi untuk Masa Depan Berkelanjutan
  • FIAI UII Gelar Diskusi Kajian Turats Bahas Implementasi Epistemologi Ulil Albab dalam Ilmu Sosial

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Podcast, Cara Baru Pembelajaran Daring Link to: Podcast, Cara Baru Pembelajaran Daring Podcast, Cara Baru Pembelajaran DaringPernyataan Sikap UII Link to: Peluang dan Tantangan Halalpreneur Link to: Peluang dan Tantangan Halalpreneur Peluang dan Tantangan Halalpreneur Scroll to top Scroll to top Scroll to top