• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Apoteker UII Diharapkan Fokus Pada Hal yang Disukai dan Dikuasai
Berita Kegiatan

Apoteker UII Diharapkan Fokus Pada Hal yang Disukai dan Dikuasai

Program Studi Profesi Apoteker Universitas Islam Indonesia (PSPA UII) resmi telah melahirkan sebanyak 3.745 apoteker. Pada hari ini sebanyak 75 apoteker baru melaksanakan sumpah apoteker di Auditorium Abdul Kahar Muzakkir UII pada Kamis (06/10) . Sidang sumpah apoteker dibuka oleh apt. Saepudin, M.Si., Ph.D., selaku Wakil Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UII. Selanjutnya pembacaan Surat Keputusan Kelulusan, dibacakan oleh Dr. apt., Farida Hayati, M.Si., selaku Ketua PSPA UII. Prosesi sakral pengucapan lafal sumpah dipimpin oleh Konsil Kefarmasian Indonesia, Dr. apt. Priyanto, M.Biomed.

Fokus pada hal yang dikuasai akan menuntun seseorang untuk melesat menjadi hebat. Demikian disampaikan oleh Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D., Rektor UII. Ia berharap para apoteker yang baru mengucapkan sumpah dapat menemukan hal yang mereka sukai dalam bidang kefarmasian dan menguasai hal tersebut. Mengutip salah satu buku yang ditulis oleh James C.Collins berjudul Good to Great, ia menekankan pentingnya penguasaan dalam suatu bidang. Seperti landak dalam kisah Bangsa Yunani yang mampu mencari sesuatu untuk menjamin keberlangsungan hidupnya.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa para apoteker jangan merasa sudah menjadi baik. Karena lawan dari hebat adalah saat seseorang sudah merasa menjadi baik. Perasaan baik itu akan membuat seseorang susah menanjak untuk menjadi hebat.

Tidak berbeda jauh dengan apa yang disampaikan olehnya, Dr. apt. Agus Priyanto, M.Biomed., selaku Ketua Konsil Kefarmasian Indonesia bahwa seperti orang membuat banyak galian apabila didiamkan saja maka akan tertutup kembali karena faktor angin dan air. Maka galilah dalam hal yang disukai lebih dalam. Tentukanlah dari berbagai cabang ilmu di farmasi yang sangat banyak, mana yang disukai dan kembangkanlah. Buat tujuan, rencanakan, maka insyaAllah akan sukses. 

Menekankan peran kebermanfaatan apoteker bagi masyarakat apt. Arief Sidharta Buana, S.Si., selaku Ketua PP Ikatan Apoteker Indonesia berpesan agar apoteker harus banyak bermanfaat, jangan hanya mencari uang. Harus ada sisi sosial yang dikedepankan. Manusia harus bisa bermanfaat, berbagi, dan berbuat baik. 

“Harapan kami apoteker ke depan harus mandiri dan berdaya tidak boleh bergantung pada siapapun,” pesannya.

Terakhir adalah sambutan yang mewakili rasa terima kasih dari para apoteker yang diwakili oleh Muhammad Reza Putra Mahardhika, perwakilan mahasiswa PSPA Angkatan 39. Dia mengingatkan kembali para audiens mengenai kejayaan farmasi Islam pada Abad ke-8 Masehi di Jazirah Arab telah melampaui Eropa yang berkembang pada abad ke-12 Masehi. Sebagai akibat dari pengaruh kekhalifahan di Andalusia, Spanyol. Pada masa Abbasiyah di Baghdad banyak berdiri toko-toko obat laksana jamur yang tumbuh di musim hujan. 

“Saya ingin mengajak sejawat apoteker dapat mengambil kesempatan sebagai salah satu rahmatan lil ‘alamin,” katanya terutama dalam peran utama sebagai pelayan kesehatan yang berfokus pada pasien. Terlebih dalam menjamin kesediaan obat yang bermutu dalam segi keamanan dan keefektifan pengelolaannya. (UAH/ESP)

7 Oktober 2022
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/10/Apoteker-UII-Diharapkan-Fokus-Pada-Hal-yang-Disukai-dan-Dikuasai.jpg 450 800 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2022-10-07 06:58:462022-10-23 07:03:58Apoteker UII Diharapkan Fokus Pada Hal yang Disukai dan Dikuasai

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Dosen UII Raih Nominasi Terbaik Bidang Ilmu Saintek Program Academic Leader LLDikti Wilayah V Link to: Dosen UII Raih Nominasi Terbaik Bidang Ilmu Saintek Program Academic Leader LLDikti Wilayah V Dosen UII Raih Nominasi Terbaik Bidang Ilmu Saintek Program Academic Leader... Link to: Akademisi FH UII Sikapi Penggantian Hakim Mahkamah Konstitusi Link to: Akademisi FH UII Sikapi Penggantian Hakim Mahkamah Konstitusi Akademisi FH UII Sikapi Penggantian Hakim Mahkamah Konstitusi Scroll to top Scroll to top Scroll to top