,

Dosen UII Raih Nominasi Terbaik Bidang Ilmu Saintek Program Academic Leader LLDikti Wilayah V

Dosen Universitas Islam Indonesia (UII), Prof. Riyanto, S.Pd., M.Si., Ph.D. meraih penghargaan gemilang dengan raihan nominasi Terbaik 1 di Bidang Ilmu Sains dan Teknologi dalam Program Academic Leader Tingkat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah V D.I. Yogyakarta Tahun 2022. Pengumuman dan Penyerahan Sertifikat Nominasi Anugerah Dosen berlangsung pada Senin (3/10) di Ruang Sidang LLDikti Wilayah V, Jl. Tentara Pelajar No. 13 Yogyakarta. Anugerah Dosen sebagai Academic Leader Tingkat LLDikti Wilayah V Tahun 2022 ini diikuti oleh 20 dosen dari 12 Perguruan Tinggi Swasta di Yogya. Setiap kategori yang mendapatkan raihan peringkat 1 akan direkomendasikan untuk maju mengikuti Anugerah Dosen sebagai Academic Leader Tingkat Nasional.

Saat diwawancara Bidang Humas UII, Prof. Riyanto, Ph.D mengisahkan ia mulai terlibat dalam kompetisi meraih nominasi tersebut ketika berhasil menjadi yang terbaik dalam Program Dosen Berprestasi tingkat universitas. “Pada saat itu, saya mempersiapkan segala dokumen-dokumen yang lumayan banyak yang harus diperlukan untuk maju ke tingkat LLDikti Wilayah V. Dokumen-dokumen tersebut meliputi prestasi bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, serta karya penelitian yang dihasilkan dan diterapkan di dalam masyarakat.” ungkapnya.

Menurutnya, konsistensi untuk terjun berkontribusi di bidang sains dan teknologi haruslah dimulai dari diri kita sendiri. Selanjutnya, ia memberikan inspirasi bagaimana cara untuk mengatur waktu dengan baik. Ia mengutip pepatah, “orang itu semakin sibuk semakin produktif”, maka dalam hal ini jadilah orang yang selalu sibuk dalam hal yang kebaikan dan bermanfaat untuk orang lain. 

“Kita mempunyai waktu yang terbatas 24 jam dalam sehari. Sebenarnya waktu tersebut sudah sangat cukup untuk kita jika kita gunakan dengan maksimal. Saya saat ini mendapatkan amanah menjadi Dekan di FMIPA ini, segala hal yang perlu diurus sangatlah banyak, namun apapun kedudukan kita saat ini, kita perlu tetap menargetkan untuk dapat menghasilkan karya-karya terbaru dan membuat penelitian yang manfaatnya dapat dirasakan untuk masyarakat”, ucapnya.

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa kunci kesuksesan dalam mengelola waktu sehari-hari yaitu dengan berani untuk bangun pagi (red; bangun subuh). Dalam kesehariannya, ia membiasakan diri untuk bangun jam 3 pagi, kemudian sholat dan membuat paper, mempersiapkan seminar serta segala hal yang perlu dipersiapkan dilakukan di saat-saat itu. 

“Menurut saya, jam 3 hingga jam 6 pagi merupakan waktu yang sangat mustajab dan sangat produktif untuk menyelesaikan tugas-tugas yang ada. Seperti halnya untuk mahasiswa bisa mengerjakan laporan praktikum dan juga tugas perkuliahan di jam-jam tersebut. Jadi jangan sampai mahasiswa bangun telat, atau bahkan setelah subuh kembali tidur lagi”, pesannya.

Terakhir Prof. Riyanto berpesan kepada peneliti muda dan seluruh mahasiswa UII khususnya yang berkecimpung di dunia sains dan teknologi bahwasanya pekerjaan orang MIPA adalah meneliti, dan menghasilkan inovasi produk baru. Dengan demikian perlu memanfaatkan wawasan keilmuan yang dimiliki untuk melakukan segala penelitian dan menghasilkan produk ataupun karya baru yang keberadaannya dapat dirasakan manfaatnya untuk masyarakat. 

“Jangan sampai kita melakukan penelitian yang tidak diperlukan oleh masyarakat, jadikan prinsip hidup kita dapat bermanfaat untuk orang lain dan menjadi bagian dari orang-orang yang berkontribusi untuk dapat menyelesaikan problematika yang dirasakan oleh masyarakat” pungkasnya. (A/ESP)