Mempersiapkan diri untuk masuk ke Fakultas Kedokteran bukanlah hal yang mudah. Selain persaingannya yang ketat, beberapa universitas selalu menaikkan syarat masuk pada fakultas kedokteran dengan maksud agar siswa yang terpilih adalah pilihan terbaik. Maka tak heran jika calon mahasiswa baru berlomba-lomba untuk memperebutkannya.

Topik ini menjadi bahasan dalam berbincang-bincang yang disiarkan secara langsung di akun resmi Instagram Universitas Islam Indonesia (UII) (@uiiyogyakarta) pada Kamis (25/6). Tema yang diangkat pada bincang-bincang kali ini Daftar Program Studi Kedokteran dari Rumah, Gimana Caranya? Bersama Fakultas Kedokteran UII, dengan menghadirkan Ketua Program Studi Program Sarjana Fakultas Kedokteran UII, dr. Umatul Khairiyah, M.Med.Ed, Ph.D.

dr. Umatul Khairiyah mengatakan Fakultas Kedokteran UII termasuk salah satu pilihan favorit karena memiliki akreditasi A, fasilitas yang sangat mendukung, lulusan uji kompetensi yang sangat baik dan proses pendidikannya yang menjamin. Di sisi lain FK UII yang menjadi pioner dengan menjadikan diskusi tutorial sebagai program utamanya sehingga mahasiswa dituntut untuk bisa belajar mandiri. Serta memiliki nila-nilai value keislaman dengan tujuan mencetak dokter muslim ‘be a good muslim doctor’. “Belajar di FK UII ini kualitasnya terjamin karena sudah diverifikasi oleh lembaga akreditasi, karena memang statusnya adalah A, A itu yang paling baik,” tuturnya.

Ia juga menyebutkan beberapa pola seleksi yang dapat dipilih bagi calon mahasiswa baru selama masa pandemi ini. Sesuai dengan peraturan pemerintah bahwa semua proses pembelajaran dilakukan secara daring terkhusus pola seleksi mahasiswa untuk mengurangi penyebaran mata rantai virus Covid-19. Pertama, Seleksi Berbasis Rapor (Siber) adalah pola seleksi penerimaan calon mahasiswa melalui seleksi berdasarkan nilai rapor siswa (Semester3, 4, dan 5). Kedua, Penelusuran Siswa Berprestasi (PSB), pola ini melalu seleksi prestasi bidang akademik dan minat-bakat.

Ketiga, Computer Based Test (CBT) adalah pola seleksi yang dilakukan secara daring (online), baik yang dilaksanakan di Kampus Terpadu UII maupun beberapa lokasi di luar Kampus Terpadu UII. Keempat, Penelusuran Hafiz Alqur’an yaitu pola seleksi Penelusuran Hafiz Alqur’an (PHA) ditujukan bagi calon mahasiswa yang hafal Alqur’an.

dr. Umatul Khairiyah menyampaikan beberapa peluang untuk mendapatkan beasiswa bagi calon mahasiswa di Fakultas Kedokteran UII seperti Beasiswa Hafiz Alqur’an dan Beasiswa Bidikmisi. Selain itu ia juga menambahkan masih banyak peluang yang ditawarkan oleh beberapa lembaga untuk mendapatkan beasiswa lainnya selama menempuh masa perkuliahan. “Selama proses pendidikan, akan banyak ditawarkan beasiswa-beasiswa dari Diktidan lembaga-lembaga yang lain jadi tidak menutup kemungkinan hal itu. Karena banyak mahasiswa FK UII yang menerima beasiswa ini,” jelasnya. (HA/RS)