• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Filantropi Islam Dorong Pertumbuhan Ekonomi Riil
Berita Kegiatan

Filantropi Islam Dorong Pertumbuhan Ekonomi Riil

Berkembangnya filantropi Islam yang semakin signifikan telah menarik perhatian banyak kalangan. Hal ini wajar karena dalam prakteknya elemen-elemen dari filantropi seperti zakat dan wakaf terbukti bisa membantu mengentaskan kemiskinan masyarakat.Peran filantropi diharapkan bisa memaksimalkan potensi zakat dan mengintegrasikannya ke dalam sistem ekonomi riil.

Demikian isu yang mengemuka dalam acara Konferensi Filantropi Islam Internasional Asia Tenggara ke-6 yang diselenggarakan atas kerjasama antara Universitas Islam Indonesia (UII), Institut Manajemen Zakat (IMZ), dan Center For Islamic Philantrophy and Social Finance (CIPSF). Konferensi yang mengusung tema “Keunggulan Umat melalui Pengintegrasikan Filantropi Islam dan Keuangan Sosial Islam dalam Arus Utama Ekonomi ” ini digelar di Eastparc Hotel Yogya pada Selasa (24/4).

Wakil Rektor III UII, Ir. Agus Taufiq., M.Sc dalam sambutanya menyatakan zakat dan infaq termasuk instrument filantropi Islam yang aktif berperan dalam penuntasan kemiskinan masyarakat. Ia menilai peran tersebut perlu dimaksimalkan baik peran lembaga zakat dan wakaf baik yang dikelola pemerintah maupun swasta.

“Di Indonesia sendiri, potensi zakat nasional bisa mencapai 3,4% dari PDB atau sebesar 217 triliun. Hal ini berbanding terbalik dengan pengumpulan dana zakat yang dihimpun yaitu baru 1% atau sekitar 2,6 triliun. Hal yang sama terjadi pada sektor wakaf yang baru dapat menghimpun dana wakaf 147 miliar dari potensi pertahun 6 triliun,” ungkapnya.

Ia juga berharap peran Lembaga Amil Zakat (LAZ), lembaga nazhir wakaf, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) bisa lebih baik lagi ke depannya.

Sementara itu, Ketua Prodi Ilmu Ekonomi UII, Drs. Akshyim Afandi, MA.Ec, Ph.D. juga menyampaikan perkembangan filantropi Islam cukup menjanjikan, yang nampak dari bermunculannya lembaga-lembaga penghimpun filantropi yang berasal dari masyarakat. Selain itu dari sisi akademis, kalangan akademisi juga semakin bersemangat mengkaji filantropi Islam dan mengintegrasikannya pada praktek ekonomi riil.

“Masih banyak masyarakat kita yang menilai elemen-elemen filantropi hanya sekedar kegiatan sedekah mencari pahala. Padahal, jika kegiatan ini bisa terintegrasi dengan sistem ekoomi rill tentu dampaknya sangat luar biasa bagi kemajuan ekonomi negara kita,”. ungkapnya.

Ia menambahkan dalam konferensi tersebut terdapat 45 paper yang akan dipresentasikan. Sebanyak 27 paper berasal dari berbagai akademisi perguruan tinggi Indonesia dan 19 lainnya merupakan karya dari akademisi Malaysia dan Brunei Darussalam.

Sementara, Direktur IMZ, Kushardanta Susilabudi, SE., MM., menegaskan konferensi ini sudah menjadi rutin diadakan setiap tahunnya sejak tahun 2013. “Selama 6 tahun berturut-turut kami mengadakan konferensi ini, 2013 di Jakarta, 2014 di Jakarta, 2015 di Bandung, 2016 di Bandung, 2017 di Malaka (Malaysia) dan 2018 di Yogyakarta,”. ujarnya.

Tujuan konferensi menurutnya untuk mengakomodir pemikiran para akademisi dan aktifis filantropi sehingga bisa diimplementasikan dengan baik untuk kemajuan filantropi Islam. (EF)

25 April 2018
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2018/04/0U7A9723.jpg 330 495 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2018-04-25 10:49:472018-04-25 10:49:47Filantropi Islam Dorong Pertumbuhan Ekonomi Riil

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis
  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Mahasiswa UII Kembali Torehkan Prestasi di Ajang Internasional Link to: Mahasiswa UII Kembali Torehkan Prestasi di Ajang Internasional Mahasiswa UII Kembali Torehkan Prestasi di Ajang Internasional Link to: Fakultas Kedokteran UII Lahirkan 46 Dokter Baru Link to: Fakultas Kedokteran UII Lahirkan 46 Dokter Baru Fakultas Kedokteran UII Lahirkan 46 Dokter Baru Scroll to top Scroll to top Scroll to top