Setiap orang tentunya memiliki harapan yang baik mengenai keuangan yang mereka miliki. Perencanaan keuangan yang baik sangatlah penting agar mencapai kemandirian finansial. Kemandirian finansial diartikan sebagai suatu kondisi ketika dengan kondisi keuangan yang kita miliki saat ini kita dapat membeli segala sesuatu dengan uang kita sendiri. 

Seperti disampaikan Raissasa, seorang investor sekaligus founder Investasi Sejak Dini dalam acara daring “Introduction to Financial Independence” yang diselenggarakan Lembaga Eksekutif Mahasiswa (LEM) FBE UII pada Minggu (29/8). 

Menurutnya, untuk mencapai kemandirian finansial kita perlu menetapkan tujuan akhirnya. Setelah kamu mengetahui tujuan tersebut, kamu perlu merencanakannya lebih jelas dan terukur. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencapai kemudian juga menentukan jenis investasi apa yang cocok dan akan memberikan profit. 

Kemandirian finansial dapat dicapai dengan melakukan investasi sejak dini. Investasi tidaklah selalu memerlukan modal yang besar, ada beberapa investasi pula yang dapat kita lakukan dengan modal yang rendah. “Modal sepuluh ribu juga sudah dapat melakukan investasi reksadana kok”, imbuhnya.

Raissasa juga berpesan kepada investor pemula dalam memulai investasi. Bagi para pemula, ia berpesan bahwasanya investasi yang dilakukan ini janganlah dijadikan ajang untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya tetapi jadikanlah ini sebuah pembelajaran yang berharga. Selain itu gunakanlah “uang nganggur”. Uang ini menurutnya adalah uang yang memang sudah kita persiapkan untuk rugi. 

Setidaknya ada satu faktor utama penghambat yang menyebabkan seseorang susah untuk mencapai kemandirian finansial. Penghambat utama adalah pola hidup boros yang membuat kita konsumtif. Uang yang kita miliki akan hilang begitu saja. Untuk dapat mencapai kemandirian, kita harus hidup dengan sederhana. 

Ini berarti, kita harus menghemat seluruh pos pengeluaran yang dapat kita lakukan sendiri. Menyikapi hal tersebut, ia memberikan dua tips yang dapat kita terapkan. Pertama, mencatat pengeluaran dan pemasukan. Ini merupakan hal yang mungkin sepele namun akan berdampak besar bagi keuangan kita karena dapat melihat kemana saja uang yang kita miliki. Kedua, sisihkan uang atau pendapatan kita untuk menabung atau berinvestasi. (HIM/ESP)