• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Ingin Lebih Bahagia, Kurangilah Penggunaan Gawai
Berita Kegiatan, Pilihan

Ingin Lebih Bahagia, Kurangilah Penggunaan Gawai

Anak-anak usia sekitaran 14 – 15 tahun yang mengunakan media sosial selama 10 jam seminggu cenderung 56 kali merasa tidak bahagia, dibanding dengan teman-temannya yang tidak menggunakan media sosial. Selanjutnya mereka yang mengakses media sosial 6 jam selama seminggu cenderung 46% merasa tidak bahagia.

Demikian disampaikan Wakil Rektor 1 Bidang Pengembangan Akademik dan Riset, Dr. Drs. Imam Djati Widodo., M.Eng., S.c dalam acara Sumpah Profesi Psikolog periode 43 yang dilaksanakan pada Sabtu (30/03), bertempat di Auditorium lt. 3, Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya.

Pengambilan sumpah Profesi Psikolog yang diikuti oleh 20 wisudawan wisudawati, dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB), Dr. H. Fuad Nashori., M.Si., Psikolog, yang didampingi oleh Junaidi Safitri., S.E.I., M.E.I selaku Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah, Direktorat Pendidikan dan Pembinaan Agama Islam (DPPAI) UII.

Dalam paparannya, ia juga menyorot meningkatnya gangguan kesehatan jiwa yang dialami oleh generai millenial. Hal ini tentu erak kaitannya dengan meningkatnya durasi konsumsi gawai pada generasi tersebut.

Selain itu, mereka juga rentan terkena depresi karena tuntutan yang tinggi terhadap diri sendiri dan orang lain. Sebaliknya, ia juga menganggap bahwa orang lain memiliki tuntutan yang tinggi terhadap dirinya. Selain itu, millenials juga dikenal dengan beban psikologi yang berat, sehingga tak jarang menimbulkan kelelahan psikologi. Hal ini dipicu oleh persoalan ekonomi dan tantangan lapangan pekerjaan yang semakin kompleks.

Sementara itu, Drs. Helly Prajitno Soetjipto., M.A selaku perwakilan Himpunan Psikolog Indonesia (HIMPSI) Pusat dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung, kepada seluruh wisudawan wisudawati dalam organisasi HIMPSI yang merupakan satu-satunya organisasi profesi psikologi di Indonesia.

“Saya jadi teringat dengan satu kalimat yang berbunyi “What is Given” yang artinya apa yang anda berikan. Jadi kunci dari profesi ini (Psikolog), adalah bahwa apa yang telah kita dapatkan bukan semata-mata untuk diri kita sendiri, melainkan juga untuk memberikan manfaat kepada orang lain.” Kisahnya.

Menurutnya, terdapat dua prinsip yang harus dipegang erat oleh profesi psikologi. Kedua prinsip tersebut yaitu: Helping profession, yaitu profesi yang membantu orang lain, dan caring profession, yaitu profesi yang peduli terhadap orang lain.

“Surat izin yang saat ini anda pegang adalah surat izin praktek dengan masa berlaku selama dua tahun. Sementara untuk mendapatkan surat izin selanjutnya yang masa berlakunya selama lima tahun, anda harus banyak melakukan aktivitas-aktivitas yang mengedepankan dua prinsip tadi. Sebagai salah satu indikator untuk mendapatkan surat izin tersebut.” Jelasnya. (DD/ESP)

31 Maret 2019
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/04/IMG_8681.jpg 330 505 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2019-03-31 10:41:452019-04-02 10:42:08Ingin Lebih Bahagia, Kurangilah Penggunaan Gawai

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Earth Hour 2019, UII Berkomitmen Turut ‘Merawat Bumi’ Link to: Earth Hour 2019, UII Berkomitmen Turut ‘Merawat Bumi’ Earth Hour 2019, UII Berkomitmen Turut ‘Merawat Bumi’ Link to: Mahasiswa UII Belajar Tanggap Darurat Bencana Link to: Mahasiswa UII Belajar Tanggap Darurat Bencana Mahasiswa UII Belajar Tanggap Darurat Bencana Scroll to top Scroll to top Scroll to top