Universitas Islam Indonesia (UII) secara konsisten turut mendukung kampanye Earth Hour, melalui aksi switch off pada Sabtu (30/3). Aksi dimatikannya seluruh jaringan listrik di lingkungan kampus UII ini, berlangsung selama satu jam, yakni mulai 20.30 sampai 21.30 WIB.

Dalam pelaksanaan kampanye peduli lingkungan kali ini, UII mengajak seluruh komponen kampus untuk turut berpartisipasi. Mulai dari dosen, pegawai, mahasiswa serta para alumni. Di kampus UII, aksi Earth Hour ditandai dengan seremoni pemadaman listrik di Gedung Mohammad Hatta, yang juga merupakan titik pertama listrik dipadamkan.

Earth Hour pertama kali dicetuskan oleh World Wide Found for Nature (WWF) dan Leo Bannet. Kampanye ini dilakukan untuk menyatakan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya terhadap perubahan iklim. Tahun ini Earth Hour mengambil tema #Connect2Earth, yang salah satu agendanya adalah switch off berlangsung sekali dalam setahun.

Rektor UII, Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D. menyampaikan, keterlibatan UII dalam gerakan Earth Hour 2019 ini berangkat dari kesadaran bersama untuk berbuat sesuatu untuk menjaga bumi. “Mematikan listrik selama 60 menit merupakan sebuah simbol ajakan. Gerakan merawat bumi harus menjadi bagian dari keseharian,” tuturnya.

Menurut Fathul Wahid, mengurangi penggunaan kertas adalah satunya. Digitalisasi yang dicanangkan di UII berangkat dari kesadaran serupa. Kelas daring yang sudah lagi mengharuskan mahasiswa mencetak tugas dan cukup mengunggah file, adalah contoh kecil. Layanan UIIPrint yang mampu memantau penggunaan kertas adalah contoh lain.

“Insyaallah jika semakin banyak inisiatif dilakukan, kita akan berandil untuk ikut merawat bumi ini,” pungkas Fathul Wahid.