Situs Web UII menerima anugerah perunggu (bronze winner) dalam Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2019 yang diselenggarakan oleh PR Indonesia. Sebagai satu-satunya ajang kompetisi PR paling komprehensif di Indonesia, PRIA merupakan salah satu barometer unjuk kerja kehumasan yang patut diikuti oleh segenap praktisi PR korporasi/organisasi. Pemberian penghargaan PRIA tahun ini adalah yang keempat kalinya sejak pertama kali diselenggarakan di tahun 2016.

Malam penyerahan penghargaan berlangsung di Grand Ballroom The Trans Luxury Hotel, Bandung, Jawa Barat pada Kamis (28/3). Kepala Bidang Humas UII, Ratna Permata Sari, S.I.Kom, MA menerima penyerahan penghargaan bronze winner kategori website sub kategori swasta.

Ratna Permata Sari, S.I.Kom., M.A. menyampaikan bahwa raihan ini adalah apresiasi PR Indonesia untuk UII sebagai satu-satunya universitas yang situs webnya mendapat penghargaan PRIA 2019. “Bagi kami, raihan ini menjadi bentuk motivasi dalam peningkatan kapabilitas dan kapasitas bidang Humas dalam pelayanan komunikasi dan penyebaran informasi khususnya melalui kanal digital situs web,” tuturnya.

Secara keseluruhan, terdapat 476 entry yang diikuti oleh ratusan lintas instansi pemerintah, BUMN, BUMD hingga korporasi se-Indonesia. Adapun proses penjurian PRIA 2019 dilakukan oleh 15 juri antara lain terdiri dari pakar PR, praktisi senior PR, konsultan/agensi PR, tokoh asosiasi PR, tokoh media, fotografer senior, pakar desain dan branding serta pakar media social.

Menurut Asmono Wikan , Founder & CEO PR Indonesia, kompetisi PR Indonesia Awards ini bertujuan untuk mendorong tugas dan fungsi PR agar memiliki posisi yang lebih strategis di mata manajemen.

Turut hadir dan memberikan sambutan dalam acara tersebut, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Ia berpesan bahwa posisi Public Relations harus diisi dengan orang-orang yang bisa mengikuti dinamika kemajuan. Antara lain dengan memahami dan melakukan lima konsep Humas 4.0.

“Pertama, penyebaran informasi melalui teknologi media digital. Kedua, pelaksanaan riset untuk memaksimalkan penyebaran data untuk kebutuhan komunikasi. Ketiga, memaksimalkan monitoring media akan adanya isu atau berita yang sedang berkembang. Keempat, pengelolaan dan penanganan krisis dengan cepat dan tepat. Kelima, tidak saja berfokus pada isu tapi juga pada nilai berita,” paparnya.

Sementara, Sigit Pamungkas S.E., M.Com. selaku Direktur Pemasaran UII yang juga turut hadir dalam acara tersebut menambahkan, penghargaan yang diaraih UII sebagai bentuk apresiasi dari upaya berkelanjutan untuk memperbaiki pelayanan informasi dan hubungan masyarakat melalui kanal digital.

Secara keseluruhan, PR Indonesia Awards 2019 menghadirkan kategori media cetak, e-magazine, website, media sosial, aplikasi, video profil, penanganan pra krisis dan krisis, kategori tata kelola kehumasan, annual report, sustainability report, brand visual identity, sustainability business, community based development, corporate PR, marketing PR, government PR, departemen PR, digital PR, best presenter terbaik, dan terpopuler. Penghargaan platinum diberikan kepada lembaga yang meraih penghargaan terbanyak di masing-masing kategori tersebut.