Mengenal diri sendiri adalah prinsip dasar dari setiap penetapan hidup. Dengan mengenali diri sendiri akan mampu membuat seseorang mampu menetapkan mimpinya. Setiap orang pasti memiliki mimpi, yang mana mimpi tersebut mampu membawanya menentukan tujuan hidupnya. Sehingga dengan mengenali diri sendiri seseorang dapat menemukan suatu nilai yang penting dan berharga di dalam dirinya. Hal inilah yang kemudian dilirik UII Learning Center dengan mengadakan Workshop: Goal Setting bagi Mahasiswa di Gedung Moh Hatta Perpustakaan Pusat UII pada hari Rabu (4/3).

Kegiatan ini diadakan bersama Pusat Psikologi Terapan FPSB UII dengan menghadirkan Resnia Novitasari, S.Psi., MA (dosen Prodi Psikologi UII) sebagai pemateri. Tujuannya agar mahasiswa mampu melakukan upaya perbaikan diri dan bergerak maju menuju sasaran yang ingin dicapai dalam menentukan arah hidup. Sehingga setiap mahasiswa mengetahui apa yang menjadi prioritas yang harus diutamakan dan apa yang menjadi selingan.

Menurut Resnia Novitasari dalam menilai diri sendiri harus objektif sehingga mampu mengenali siapa diri kita sebenarnya. “Kalau kita terlalu fokus pada kelebihan kita, jadinya narsis. Kalau kita fokus pada kelemahan kita, jadinya minder. Oleh sebab itu, menilai diri sendiri harus objektif, mau tidak mau jujur terhadap diri sendiri adalah langkah yang pertama”, terangnya.

Di samping itu Resnia Novitasari mengingatkan bahwa pentingnya menyadari prinsip relasi manusia dalam perspektif Islam. Hal itu dimulai dengan hubungan seorang hamba kepada Allah, kemudian hubungan manusia dengan keluarga, orang lain dan hubungan manusia dengan alam.

Ketika seseorang menyadari hal ini, maka akan sangat membantu dalam upaya perbaikan diri. “Dengan meningkatkan kualitas hubungan kita dengan Allah, maka Allah yang akan memperbaiki hubungan kita dengan manusia”, tuturnya.

Membedakan antara dream (mimpi) dan goal (sasaran) juga tak kalah penting. Seseorang boleh bermimpi yang mana mimpi tersebut akan tercapai dalam bentuk goal. Pentingnya merumuskan Goal Setting untuk menentukan arah hidup dibarengi dengan ikhtiar dalam merealisasikannya, mampu menguatkan motivasi, dan meningkatkan tanggung jawab diri serta membantu dalam mengambil keputusan.

Ia juga menekankan pentingnya memahami skala prioritas dalam kehidupan sehingga mempermudah seseorang melakukan action plan yang diinginkan dalam menetapkan arah tujuan hidupnya. “Di dalam menentukan impian carilah impian yang betul-betul penting bagi kehidupan kita”, pungkasnya. (HA/ESP)