• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Mahasiswa Diajak Tidak Takut Memulai Bisnis Start-Up
Berita Kegiatan

Mahasiswa Diajak Tidak Takut Memulai Bisnis Start-Up

Perkembangan bisnis rintisan (start-up) sebagai perusahaan rintisan ke depan semakin menjanjikan. Para investor pun melirik Start Up karena inovasi baru dalam berwirausaha dan pasarnya yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Bertempat di Ruang Micro Teaching Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) UII, Departemen Islamic Entrepreneur Forum Kajian Ekonomi Islam (FKEI) menyelenggarakan “Sharing Session Start Up Business” pada Kamis (13/04).

Rizqi Anfanni Fahmi S.E.I. sebagai pemateri dalam kesempatan ini menjelaskan berbisnis adalah kemampuan dalam menjual produk. Karena ketika dalam tahap penjualan produk di saat berbisnis, maka di situlah jiwa kewirausahaan akan teruji. Kegiatan sharing session ini dihadiri oleh para mahasiswa FIAI dari berbagai macam jurusan. Para peserta begitu antusias ditandai banyaknya para peserta yang aktif bertanya untuk mengetahui lebih dalam terkait bisnis rintisan.

Ia menambahkan, kebanyakan literatur tentang Start Up berupa teknologi yang kemudian muncul perbedaan definisi antara start up dan Small Business (UMKM). Dalam menjalankan bisnis rintisan, teknologi berperan penting sebagai jantung karena tanpa teknologi bisnis rintisan tidak dapat berjalan.

Sedangkan untuk Small Business, teknologi merupakan satu alat saja untuk menjadi bagian marketing maupun secara operasional perusahaan. Dalam sharing session ini Rizki Anfanni Fahmi turut memaparkan contoh salah satu Start Up yang disebut paling sukses hingga kini yaitu Grab, GO-JEK, Uber, dan E-Commerce.

Sebelumnya tidak pernah terbayangkan aplikasi yang dapat mendatangkan semua kebutuhan di depan mata. “Yang sebelumnya untuk mendapatkan kebutuhan seperti angkutan dan makanan, orang harus mencari dan mendatanginya langsung. Namun semua kebutuhan terkait angkutan dan makan terpangkas dengan berbagai fitur yang ada di start up”, imbuhnya.

Hadirnya Start Up E-Commerce juga memangkas kebutuhan orang untuk membeli barang sehingga tidak perlu repot datang langsung ke tempatnya untuk membeli barang.

Kemudian Rizki Anfanni Fahmi menjelaskan perusahaan Start Up mengejar valuation (nilai perusahaan) dan bukan keuntungan semata. “Yang dijual perusahaan Start Up bukan keuntungannya, tapi valuation. Jadi nilai perusahaan itu seberapa besar?, nilai itu tidak tentang profit tapi tentang berapa banyak customernya, bagaimana fiturnya, bagaimana prospek penggunaannya ke depan. Itu valuetionnya, dan itu nilainya lebih tinggi daripada sekedar profit” ungkapnya.

Menurutnya, untuk menjadi seorang pebisnis, hal yang terpenting untuk dilakukan adalah melatih jiwa, bukan skillnya. Seorang pebisnis haruslah cepat bergegas dan mencari partner yang dapat diajak kerjasama. “Untuk memulai berbisnis, segera berbegas, carilah teman. Jika berhasil alhamdulliah, namun jika gagal maka coba lagi”, pungkasnya. (AR/ESP)

15 April 2018
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2018/04/20180412_160554.jpg 330 506 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2018-04-15 10:55:122018-04-16 10:57:39Mahasiswa Diajak Tidak Takut Memulai Bisnis Start-Up

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis
  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Lomba Antar Unit Rektorat Meriahkan Milad UII Ke-75 Link to: Lomba Antar Unit Rektorat Meriahkan Milad UII Ke-75 Lomba Antar Unit Rektorat Meriahkan Milad UII Ke-75 Link to: Prof. Mahfud MD: Gerakan Keagamaan Kerap Menimbulkan Gerakan Kebangsaan Link to: Prof. Mahfud MD: Gerakan Keagamaan Kerap Menimbulkan Gerakan Kebangsaan Prof. Mahfud MD: Gerakan Keagamaan Kerap Menimbulkan Gerakan Kebangsaan Scroll to top Scroll to top Scroll to top