• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Mahasiswa FK UII Pelajari Teknik SAR Penyelamatan Vertikal
Berita Kegiatan

Mahasiswa FK UII Pelajari Teknik SAR Penyelamatan Vertikal

Pengetahuan dan penguasaan teknik evakuasi merupakan pilar dasar untuk melakukan tindakan pertolongan pertama yang benar. Menolong di sini adalah menyelamatkan jiwa makhluk hidup dan dibutuhkan pertanggungjawaban untuk itu. Melihat pentingnya penguasaan teknik “vertical rescue”, Tim Bantuan Medis Mahasiswa (TBMM) Humerus Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Indonesia (UII) mengadakan pelatihan kepada anggotanya bekerjasama dengan Tim Search and Rescue (SAR) D.I. Yogyakarta pada Minggu (17/07).

Rizqy Alyaa Putri Irawan, Ketua Pelaksana menyampaikan harapannya kepada seluruh peseta untuk mampu menguasai materi yang diajarkan sehingga bisa bermanfaat di tengah masyarakat. Rangkaian kegiatan terdiri dari teknik tali menali, evakuasi bencana pada keadaaan vertikal, dan teknik ascending dan descending dalam penolongan vertical.

“Vertical rescue contohnya dibutuhkan saat evakuasi di gedung tinggi dan gunung,” jelasnya.

Bencana yang paling sering membutuhkan vertical rescue adalah gempa. Alyaa menjelaskan mengenai persiapan sebelum melakukan vertical rescue adalah mengidentifikasi lokasi korban untuk menentukan dapat dijangkau oleh teknik vertical rescue apa. Selanjutnya adalah persiapan penyelamat baik dari alat maupun mental. Setelahnya melakukan pemasangan alat dan melakukan evakuasi sesuai titik.

Dia menambahkan ada beberapa jenis penyelamatan vertical rescue menurut teknik penjangkauan evakuasi korban. Pertama ada teknik Leading, yakni teknik menjangkau korban dengan cara melakukan pemanjatan rintisan dari bawah ke atas dengan memasang pengaman di sepanjang lintasan pada jarak tertentu. Selanjutnya ada teknik Abseiling, adalah teknik menjangkau korban dari titik yang lebih tinggi ke rendah dengan cara menuruni tali. Teknik ini juga biasa disebut dengan rappelling. 

Terakhir ada teknik Traversing, yaitu teknik menjangkau korban dengan cara bergerak menyamping, teknik ini hampir sama dengan teknik leading perbedaannya adalah arah gerakannya. Teknik traversing dilakukan saat posisi korban berada sejajar dengan posisi penyelamat.

Sebelum melakukan evakuasi perlu disiapkan alat seperti helm, safety glasses, gloves, sepatu, pakaian, harness, peluit, rescue rope, self rescue equipment ascending descending, dan kotak pertolongan pertama (P3K). Melihat situasi penyelamatan vertical rescue biasanya merupakan situasi krusial. 

Menurut Alyaa, pengetahuan baik bagi penyelamat dan korban sangat penting. Biasanya korban cenderung cemas sehingga saat memiliki pemahaman maka akan memiliki pengendalian mental yang lebih sehingga meningkatkan peluang untuk selamat. “Pertolongan utamanya dilakukan oleh Tim SAR dan siapapun yang lolos kualifikasi vertical rescue,” jelasnya.

Ia berharap pelatihan vertical rescue ini akan memberi kecakapan kepada para anggotanya. Sehingga nanti misalnya dibutuhkan oleh masyarakat atau terjadi bencana alam seperti gempa yang cukup sering terjadi di Jogja dapat menerapkan ilmu sekaligus memberikan manfaat. Menutup wawancara, Alyaa mengucapkan terimakasih kepada antusias peserta dan Tim SAR D.I. Yogyakarta yang telah mendampingi sekaligus melatih anggotanya. (UAH/ESP)

19 Juli 2022
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/07/Mahasiswa-FK-UII-Pelajari-Teknik-SAR-Penyelamatan-Vertikal-2.jpg 450 645 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2022-07-19 14:46:512022-07-26 14:57:39Mahasiswa FK UII Pelajari Teknik SAR Penyelamatan Vertikal

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Pentingnya Melihat Konflik Rusia-Ukraina Secara Luas Link to: Pentingnya Melihat Konflik Rusia-Ukraina Secara Luas Pentingnya Melihat Konflik Rusia-Ukraina Secara Luas Link to: PSHI UII Implementasikan Kerja Sama Internasional Link to: PSHI UII Implementasikan Kerja Sama Internasional PSHI UII Implementasikan Kerja Sama Internasional Scroll to top Scroll to top Scroll to top