Berawal dari tahun 2014 Nanjing Xiaozhuang University, Tiongkok menjadi mitra Universitas Islam Indonesia (UII) dalam menjalin berbagai kemitraan. Bentuk kemitraan selain dalam program Double Degree juga terwujud melalui Immersion Program. Kali ini, tema yang diangkat dalam Immersion Program yakni Understanding Indonesian Economy yang diselenggarakan di Kampus UII pada tanggal 13-19 Juli 2019. Sebanyak 19 mahasiswa dan 2 dosen dari Nanjing Xiaozhuang University turut berpartisipasi di dalamnya.

Program ini memiliki tujuan yang sangat menarik yaitu memperkenalkan perekonomian Indonesia dan memberikan pemahaman mengenai budaya Indonesia terutama Yogyakarta. Tidak hanya itu mereka juga melakukan company visit untuk menambah pengalaman mengenai potensi usaha yang dapat dikembangkan. Di samping itu para mahasiswa juga berwisata ke Candi Borobudur untuk menambah pengetahuan budaya.

Dalam acara farewell session pada Kamis (18/7) di kampus terpadu UII, Wakil Rektor Bidang Networking dan Kewirausahaan UII, Ir. Wiryono Raharjo, M.Arch, Ph.D menyampaikan ketertarikannya akan keberlangsungan program ini. “Kami sangat senang bisa terus berkolaborasi dengan Nanjing Xiaozhuang University, menjadi tuan rumah untuk memberikan pemahaman tentang perekonomian Indonesia. Tidak hanya sisi ekonomi saja namun pembelajaran dari sisi budaya terutama budaya Yogyakarta” jelasnya.

Ia juga berharap program ini tidak sampai di sini saja namun berjalan hingga tahun-tahun berikutnya dan tentunya dengan tema yang berbeda dan lebih baik lagi. “Nanti kami juga akan hadir di acara wisuda mahasiswa UII yang sedang mengikuti program double degree di sana, dan semoga kerjasama ini bisa awet” pungkasnya.

Sedangkan Wei Yu Mei selaku perwakilan dosen dari Nanjing Xiaozhuang University mengatakan kepuasannya dalam program tersebut. “Dalam program immersion ini kami sangat menikmati dan senang sekali, berkunjung ke UII yang ramah dan asri. Selain itu, kami bisa belajar dan dikenalkan dari perekonomian Indonesia sampai budayanya yang sangat beragam dan menarik tentunya hal baru yang bermanfaat bagi kita” ujarnya.

Ia berkisah para peserta sangat antusias ketika melakukan kunjungan perusahaan. Sebab mereka dikenalkan dengan perusahaan asli Jogja seperti perushaan batik dan tas rajut yang sangat melestarikan budaya dan bagaimana memberdayakan masyarakat sekitar agar sejahtera. Nanjing Xiaozhuang University juga sangat berharap program ini berlangsung rutin setiap tahun dan kerjasama ini terus kontinyu. (CSN/ESP)