• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Membidik Peluang Bisnis Baru di Tengah Pandemi
Berita Kegiatan

Membidik Peluang Bisnis Baru di Tengah Pandemi

Melemahnya sektor perekonomian akibat dampak pandemi Covid-19 masih dirasakan banyak pihak. Tidak hanya pengusaha, tidak sedikit masyarakat biasa yang mengalami kesulitan ekonomi akibat lesunya aktivitas perekonomian. Direktorat Peengembangan Karir dan Alumni (DPKA UII) bersama Ikatan Keluarga Alumni (IKA UII) merespon hal ini dengan menyelenggarakan Ngobrol bareng alumni sesi #2 bertemakan “Prospek Bisnis Pasca Wabah Covid-19, Peluang dan Tantangan Bisnis Berbasis Komunitas”.

Acara yang diadakan secara daring pada Sabtu (2/5) menghadirkan empat pembicara Alumni UII yaitu, Ilham Mulyawan (ahli bidang Marketplace), Herry Ahmadi (Entrepreneur), Yodhia Antariksa (ahli HR Management), serta Dr. Drs. Rohidin S.H., M.Ag (Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan & Alumni).

Ilham Mulyawan, founder dari EJA (Expat Jakarta.com) sebagai pembicara pertama membahas pentingnya marketplace dalam pembangunan ekonomi. Menurut Ilham ada beberapa cara untuk membangun bisnis baru pada saat dan pasca Covid-19 yaitu mempersiapkan model baru dalam berbisnis dengan analisis sederhana SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats).

“Banyak marketplace yang ditawarkan di Indonesia, namun yang menjadi pembeda pada EJA adalah bidikannya untuk mikro ekonomi agar bisa memasuki pasar internasional selain itu EJA juga langsung melibatkan antara pembeli dan penjual” ujarnya.

Pembahasan dilanjutkan Herry Ahmadi, alumni Teknik Informatika yang bergerak di bidang Cyber Security yang juga entrepreneur bisnis online. “Bermula dari dampak Covid-19 yang mengharuskan semua kegiatan usaha dilakukan dari rumah, kemudian saya bersama rekan melakukan sebuah amplifikasi ekonomi sederhana yaitu menjual kebutuhan pokok sehari-hari menggunakan sistem online” jelasnya.

Ia melihat peluang saat adanya pandemi, konsumen dianjurkan untuk berdiam diri di rumah yang membuat jumlah pembelian online meningkat. Memanfaatkan jaringan komunitas yang sangat luas yang bisa menjadi distributor. Herry dan tim membuat database konsumen yang sederhana, tapi difokuskan pada penjaminan suplai barang yang dibutuhkan konsumen. Menurut Harry yang terpenting adalah fokus bisnis yang jelas. Dalam waktu dua minggu Herry dan tim bisa meraup keuntungan hingga 200 juta.

Sementara Yodhia Antariksa menambahkan perlu adanya perbandingan dari kanal apa bisnis kita berkembang lalu kita fokuskan pada kanal yang pergerakannya sangat tinggi dan cepat. Media grup dan personal seperti Whatsapp bisa lebih efektif jika ingin memanfaatkan komunitas dalam berbisnis, semakin banyak kontak yang kita punya semakin luas dan kuat jaringan bisnisnya.

Sedangkan, Dr. Rohidin menjelaskan UII sangat memperhatikan alumninya dengan adanya pendataan yang masif mengenai alumni dan aktivitasnya. Tercatat ada seratus ribu lebih alumni yang tersebar di seluruh Indonesia. Data tersebut bisa diakses oleh alumni itu sendiri dan juga sangat berpotensi besar.

“Saat ini UII baru saja membuka marketplace yaitu Warung Rakyat yang baru berkembang di wilayah Jogja dan Jawa Tengah. Tujuannya sebagai wadah masyarakat seperti petani dan pedagang kecil yang usahanya terhambat, juga memfasilitasi alumni yang ingin bergabung” pungkasnya. (CSN/ESP)

4 Mei 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/04/warung-rakyat-uii.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2020-05-04 05:59:092020-05-10 06:01:52Membidik Peluang Bisnis Baru di Tengah Pandemi

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Menyiasati Internasionalisasi Kampus Di Tengah Pandemi Link to: Menyiasati Internasionalisasi Kampus Di Tengah Pandemi Menyiasati Internasionalisasi Kampus Di Tengah PandemiInternasionalisasi kampus - UII Link to: Mahasiswa Bagikan Pengalaman Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Link to: Mahasiswa Bagikan Pengalaman Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Mahasiswa Bagikan Pengalaman Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Scroll to top Scroll to top Scroll to top