• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Mahasiswa Bagikan Pengalaman Bertahan Hidup di Tengah Pandemi
Berita Kegiatan

Mahasiswa Bagikan Pengalaman Bertahan Hidup di Tengah Pandemi

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2020 yang jatuh pada 2 Mei kali ini terasa berbeda dari tahun sebelumnya. Pasalnya, di tengah pandemi Covid-19 banyak institusi pendidikan lebih memilih merayakannya secara daring melalui berbagai acara. Salah satunya Universitas Islam Indonesia (UII) yang menggelar acara Talkshow menggunakan aplikasi zoom. Talkshow bertemakan “Students to Students Sharing Session : How to Cope With Covid 19 Pandemic” ini diadakan bekerjasama dengan Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Moderator talkshow, Nihlah Ilham selaku perwakilan dari International Program UII membuka acara dengan menyampaikan kondisi sivitas akademika menghadapi Covid-19. “Ada banyak tugas di waktu karantina pandemi bagi para mahasiswa tapi di lain waktu ada juga yang merasa bosan dan tidak tahu hal apa yang akan dilakukan. Talkshow ini mengundang narasumber enam mahasiswa yang berkuliah di negara dan universitas yang berbeda”, katanya. Mereka akan memaparkan tips dan trik selam pandemi dan juga keadaan belajar mengajar di saat-saat seperti ini.

Adelya Krista Putri yang sedang menempuh pendidikan di University of Queensland mengungkapkan cara belajar daring dengan platform online sudah diterapkan di Australia sebelum adanya pandemi. Metode online dengan memberikan materi dan berkomunikasi dengan dosen lewat email sehingga tidak terlalu susah untuk beradaptasi dengan metode yang baru dalam hal pembelajaran saat ini.

“Untuk menambah inovasi di tengah pandemi, University of Queensland membuat website yang berfungsi untuk berkumpul secara online berupa forum diskusi ataupun berbagai macam games. Selalu jaga kesehatan mental, karena kesehatan mental juga akan mempengaruhi kesehatan jasmani juga”, sarannya.

Ia juga menyarankan untuk membuat daftar kegiatan yang akan dilakukan di pagi, siang, dan malam hari. Kegiatan yang dilakukan dibuat santai dan gampang serta jangan terlalu memaksakan diri. Selain itu, ia juga mengungkapkan agar tidak lupa tetap berhubungan dengan orang sekitar dengan cara online.

Sementara itu, Firna Mahardika Salsabila yang sedang berkuliah in Saxion University of Applied Sciences, Belanda mengaku awalnya ia merasakan takut karena tidak tahu kapan pandemi berakhir. Pihak universitas dan pemerintah di Belanda menghimbau agar tidak panik berlebih dan tetap tenang.

Tips dari Firna selama waktu karantina adalah selalu menjaga kebersihan agar dapat berpikir secara positif, mandi setiap hari, dan tidak berada di kasur setiap saat, serta berhubungan dengan keluarga dan teman-teman sekitar. Kegiatan pembelajaran di Belanda juga dilakukan di tempat masing-masing. Ia juga menyarankan agar menggunakan media resmi pemerintah untuk mengetahui berita-berita perkembangan situasi terkini untuk menghindari hoaks.

Sedangkan Mohamed Ameen dari UII juga menghimbau agar menghindari informasi yang berlebih serta membuat rutinitas yang baru. Sibukkan diri dengan aktivitas menenangkan diri seperti mendengarkan musik, membaca buku-buku lama, olahraga, beres-beres, dan belajar hal yang baru.

“Dekatkan diri dengan Sang Pencipta karena sangat membantu dalam menenangkan diri dan meluangkan waktu untuk reflection time”, imbuhnya.

Patok Waktu Produktif 3 Jam

Adapun Ibrahim Adi Prasetyo Vincentus Raymon, mahasiswa Universitas De La Salle Filipina memberikan tips produktif dengan mematok waktu produktif tiga jam per hari. Tiga jam tersebut harus dilakukan secara fokus dan sungguh-sungguh. Segala sesuatu yang memungkingkan menggangu seperti gawai harus dihindari dahulu, baru setelah tiga jam tersebut melakukan hal lain. Sekali-sekali memesan pizza untuk mengisi waktu luang, motivasi diri sendiri, dan tetap berhubungan dengan yang lain. “Together We Are Stronger”, tuturnya.

Di akhir sharing, Shereley Esparansa selaku mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta juga mengungkapkan situasi pembelajaran online di kampusnya melalui website situskuliah.com. Ia juga mengatakan bahwa punya lebih banyak waktu untuk membaca buku. Di daerah sekitar kampusnya juga sudah terdapat beberapa pasien yang positif corona sehingga ia selalu dirumah dan memesan makanan secara online dalam kesehariannya. (HN/ESP)

4 Mei 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/mahasiswa-uii-sharing-pandemi.png 450 800 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2020-05-04 11:21:502020-05-06 11:25:26Mahasiswa Bagikan Pengalaman Bertahan Hidup di Tengah Pandemi

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Membidik Peluang Bisnis Baru di Tengah Pandemi Link to: Membidik Peluang Bisnis Baru di Tengah Pandemi Membidik Peluang Bisnis Baru di Tengah Pandemi Link to: Rektor UII Ungkap Rahasia Sukses Karena Doa Ibunda Link to: Rektor UII Ungkap Rahasia Sukses Karena Doa Ibunda imam al ghazali - berita uiiRektor UII Ungkap Rahasia Sukses Karena Doa Ibunda Scroll to top Scroll to top Scroll to top