• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Mendorong Pemahaman Standar untuk Masa Depan yang Berkelanjutan
Berita Kegiatan

Mendorong Pemahaman Standar untuk Masa Depan yang Berkelanjutan

Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia (UII) bersama dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN) menyelenggarakan seminar literasi dan informasi yang bertajuk “Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian” pada Kamis (31/10) di Ruang Audiovisual, Gedung Moh. Hatta, Perpustakaan Pusat UII. Seminar ini menghadirkan jajaran pembicara utama dari Pusat Data dan Informasi Badan Standardisasi Nasional (Pusdatin BSN), Zul Amri, Dosen Jurusan Teknik Industri UII, Dr. Ir. Agus Mansur, S.T., M.Eng.Sc., dan Pustakawan Muda, Muhammad Bahrudin. Adapun peserta seminar merupakan delegasi dari civitas akademika UII, tenaga pendidik, mahasiswa, dan staff Humas BSN.

Acara seminar dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Pengembangan Akademik & Riset, Prof. Dr. Jaka Nugraha, S.Si., M.Si., dengan ucapan syukur atas kesempatan berkumpul untuk membahas pentingnya standarisasi dalam pendidikan tinggi. Harapannya, seminar ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya standar kualitas.

“Juga dalam dunia pendidikan, kita sebagai institusi pendidikan juga perlu menyadarkan masyarakat akan pentingnya memperhatikan. Khususnya ketika memilih program studi, memilih lembaga pendidikan juga memperhatikan standar-standar agar nanti tidak asal memberikan kejasaan. Tetapi ketika lulus itu ya memang kompetensinya itu bisa dicapai atau bisa bersaing dengan masyarakat,” ujarnya.

Pada materi pertama dengan topik Standardidasi dan Penilaian Kesesuaian, Zul Amri memaparkan bahwa secara prinsipnya standardisasi memiliki dua hal. Pertama, untuk melindungi pengguna melalui jaminan kualitas produk yang dihasilkan. Kedua, untuk meningkatkan daya saing, terutama dari sisi perusahaan.

Menurutnya, standardisasi menjadi penting karena dengan adanya standar, produk dapat diterima lebih baik di pasar domestik maupun internasional. Ia juga menekankan bahwa standardisasi bukanlah hasil riset baru, melainkan kumpulan pengalaman terbaik yang telah melalui diskusi mendalam dan diterima oleh berbagai pihak. Dalam konteks bisnis, standardisasi dapat membantu produk lebih mudah diterima dan bersaing di pasar.

“Jadi, kalau kita mau nanti mau bisnis segala macam, mau produk kita lebih baik, mau produk kita lebih diterima, maka semuanya itu harus distandardisasi,” ungkapnya.

Karenanya, Zul Amri mengajak seluruh pihak, terutama mahasiswa dan pelaku usaha, untuk mendukung dan mengembangkan standardisasi ini sebagai bagian dari upaya perbaikan mutu produk dan layanan. “Jadi, saya sendiri berharap kepada semuanya, ayo kita sama-sama mengembangkan standardisasi ini dan kita belajar caranya,” pungkasnya.

Gelar wicara kedua membahas tentang Peran Penting Standardisasi Dalam Menjaga Kualitas, Daya Saing, dan Keberlanjutan Industri yang dibersamai oleh Dr. Ir. Agus Mansur, S.T., M.Eng.Sc. Ia berpendapat bahwa industri harus menguasai tiga aspek penting agar dapat bertahan. Pertama, kualitas produk atau layanan yang harus selalu dijaga. Kedua, daya saing, karena kualitas tanpa daya saing akan lemah. Ketiga, sustainability, di mana industri perlu memastikan kesinambungan agar dapat terus berkembang di masa depan. Jika ketiga aspek ini tidak dikuasai, maka industri akan mengalami kemunduran.

“Nah, kualitas, daya saing, dan keberlanjutan industri itu ternyata merupakan salah satu kunci untuk mendapatkannya adalah standardisasi. Kalau tanpa standardisasi, kualitas akan berkuatif nilainya. Kalau kita tidak punya standardisasi, daya saing kita juga akan lemah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ia juga menekankan bahwa standardisasi penting untuk meningkatkan nilai konsumen, seiring dengan pertumbuhan jumlah pengguna. “Mau tidak mau, suka tidak suka, standardisasi itu menjadi hal yang harus diperhatikan. Maka di sini kita akan sampaikan bahwa standardisasi itu akan meningkatkan value to customer,” imbuhnya.

Terakhir, Muhammad Bahrudin memaparkan materi terkait dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) Corner sebagai Akses Sumber Informasi dalam Mendukung Mutu Pembelajaran. Ia menjelaskan bagaimana mahasiswa dan civitas akademik dapat mengakses informasi mengenai SNI yang relevan dengan bidang studi mereka. Narasumber menjelaskan adanya SNI Corner di perpustakaan UII untuk akses gratis ke SNI dan e-learning dengan 70 modul terkait standardisasi. Selain itu, ada penjelasan tentang platform untuk mengecek produk yang telah bersertifikat SNI dan dukungan bagi UKM dalam penerapan standar melalui akreditasi dan pendampingan oleh BSN.

“Semoga bisa dimanfaatkan oleh kawan-kawan semuanya sebagai bukti pengembangan kompetensi yang nanti bisa dimanfaatkan ketika teman-teman terjun ke lapangan, baik itu masuk di dunia kerja maupun ketika punya usaha tersendiri, untuk memahami bagaimana proses, mekanisme, berusaha sesuai dengan standar yang sudah ada,” pungkasnya. (AT/AHR)

31 Oktober 2024
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2024/11/Mendorong-Pemahaman-Standar-untuk-Masa-Depan-yang-Berkelanjutan.jpg 694 1168 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2024-10-31 09:01:522024-11-13 09:08:10Mendorong Pemahaman Standar untuk Masa Depan yang Berkelanjutan

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: FH UII Bersama APHK Gelar Diskusi Akademik Penyusunan Hukum Perikatan Link to: FH UII Bersama APHK Gelar Diskusi Akademik Penyusunan Hukum Perikatan FH UII Bersama APHK Gelar Diskusi Akademik Penyusunan Hukum Perikatan Link to: Mengetahui Lebih Dekat Kehidupan dan Pendidikan di Prancis Link to: Mengetahui Lebih Dekat Kehidupan dan Pendidikan di Prancis Mengetahui Lebih Dekat Kehidupan dan Pendidikan di Prancis Scroll to top Scroll to top Scroll to top