• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Menunaikan Shalat Idulfitri di Kala Pandemi
Berita Kegiatan, Covid19, Pilihan

Menunaikan Shalat Idulfitri di Kala Pandemi

Umat Islam di Indonesia hendaknya dapat menyikapi dengan bijak dan mengikuti anjuran pemerintah dalam menyambut Idulfitri tahun ini. Seperti pelaksanaan ibadah shalat Idulfitri di awal bulan Syawal secara berjamaah, yang biasa ditunaikan di masjid ataupun tanah lapang. Mengingat potensi penyebaran dan jumlah masyarakat posistif Covid-19 yang terus bertambah.

Dosen Program Studi Ahwal Syakhshiyah Universitas Islam Indonesia (UII), Dr. Muhammad Roy Purwanto, S.Ag., M.Ag., melalui live Instagram di @uiiyogyakarta pada Rabu (20/5) menyampaikan tanggapannya. Menurut Roy Purwanto, segala amalan dan sunah pada Idulfitri hendaknya tetap dilakukan, namun dengan memperhatikan beberapa hal.

Pertama hukum shalat Idulfitri adalah sunah. Shalat Idulfitri dapat dilakukan di rumah dan sendiri sesuai hadis yang dinyatakan Imam Nawawi dalam syarah mazhab. Disebutkan bahwa shalat Idulfitri hakikatnya seperti shalat Jum’at, “apabila ada uzur seperti hujan lebat, ketakutan, dan lainnya dapat dilakukan tidak secara berjamaah. Lebih mengutamakan kemaslahatan umat,” paparnya.

Roy Purwanto menjelaskan tatacara Idulfitri, mengutip kitab Mukhtashar Al-um shola tied boleh dilakukan sendirian dan tidak perlu memakai khutbah. Adapun bila ditunaikan secara berjamaah (di rumah atau di kos), minimal dilaksanakan oleh 4 orang. sebagaimana pendapat Al-Muzani: Sesungguhnya Shalat Ied akan sah dengan empat (4) orang, satu (1) orang imam dan tiga (3) orang makmum. “Apabila berjamaah, maka diharuskan mengadakan khutbah, yang mana khutbah Shalat Ied sama rukunnya dengan khutbah Shalat Jumat,” terang Roy Purwanto.

Kemudian setelah niat, lalu takbir sebanyak 7 kali selain takbiratul ihram, yang mana di sela setiap takbir membaca tasbih. Kemudian pada rakaat kedua takbir sebanyak 5 kali dan disela-selanya juga membaca tasbih. “Untuk surahnya, setelah Al-Fatihah, tidak ada yang diwajibkan, yang penting surah yang dihafal dari Al-Qur’an,” imbuh Roy Purwanto.

Adapun bagi kaum hawa (perempuan) yang sedang berhalangan (haid), disunahkan mengikuti dengan hanya duduk dan mendengarkan sambil berdzikir. Karena pada saat Shalat Ied malaikat akan datang. Jadi akan tetap mengingat dan merasakan moment tersebut.

Berikutnya menurut Roy Purwanto, sunnah lain ketika memasuki Syawal yaitu saling meminta maaf dan silaturahim, namun pada tahun ini tidak dapat dilakukan secara langsung. “Kegitana fisik dan pertemuan bisa digantikan dengan sarana teknologi, tidak lain agar virus tidak berkembang (menyebar). Silaturahim tetap dilaksanakan namun dibatasi dengan sarana online,” tuturnya.

Adapun hikmah yang dapat diambil dari wabah Covid-19, bahwa Allah menciptakan segala sesuatu tidak ada yang sia-sia, termasuk Allah menciptakan Covid-19. Seperti menjadikan bumi menjadi lebih baik dari sebelumnya, dimana banyak riset yang mengemukakan bahwa lapisan ozone menjadi lebih tebal dan bumi menjadi lebih bersih. (FNJ/RS)

23 Mei 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/Masjid-Ulil-Albab_UII.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2020-05-23 06:49:522020-05-23 07:07:12Menunaikan Shalat Idulfitri di Kala Pandemi

Berita Terakhir

  • Jawab Kebutuhan Pasien Internasional, CILACS UII dan RS Panti Nugroho Teken MoU Interpreter Bahasa Arab 
  • UII Terima Kunjungan Universitas Pertahanan RI
  • UII dan IKPI Perkuat Kolaborasi untuk Siapkan Konsultan Pajak Adaptif di Era AI dan Coretax
  • UII Hadirkan Light Show di Stasiun Tugu Yogyakarta, Perkenalkan Kampus Melalui Pertunjukan Visual
  • UKM TQFI UII Resmi Buka Grand Final International Quranic Festival 2026

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: RESIST Bantu Arsitek Rencanakan System Struktur Link to: RESIST Bantu Arsitek Rencanakan System Struktur RESIST Bantu Arsitek Rencanakan System Struktur Link to: Idulfitri: Istikamah dalam Suci Link to: Idulfitri: Istikamah dalam Suci Idulfitri: Istikamah dalam Suci Scroll to top Scroll to top Scroll to top