• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Indeks Berita2 / Berita Kegiatan3 / Menyelamatkan Bumi dari Dampak Perubahan Iklim
Berita Kegiatan

Menyelamatkan Bumi dari Dampak Perubahan Iklim

Isu lingkungan menjadi agenda dunia dalam upaya penyelamatan manusia dan planet bumi dari dampak perubahan iklim. Salah satu upaya nyata adalah menerapkan konsep pembangunan berkelanjutan seperti digariskan dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Menyikapi hal ini, Lembaga Eksekutif Mahasiswa (LEM) FMIPA Universitas Islam Indonesia menyelenggarakan webinar SDGs dengan mengangkat tema “”Membangkitkan Kesadaran Generasi Muda terhadap Isu Lingkungan Sebagai Perwujudan SDGs 2030″ pada Minggu (21/11).

Iding Achmad Haidir, D. Phil selaku pembicara pertama pada pagi hari itu menjelaskan mengenai skema Sustainable Development Goals (SDGs) pada poin konservasi keanekaragaman hayati. “Pada November kemarin, para pemimpin dunia berjanji, bersumpah bahwa mereka akan mendukung upaya konservasi dan mempercepat upaya restorasi atau pemulihan hutan”, Iding membuka. Konservasi alam memang menjadi bahasan penting bersama dengan poin-poin SDGs lain sebagai upaya mengontrol perubahan iklim.

Manusia, hutan/lingkungan dan satwa liar kemudian menjadi saling bergantungan dalam proses konservasi. Indonesia sebagai negara dengan mega biodiversity terbesar ke dua setelah Brazil tentu menjadi sorotan dunia sebagai aset panjang paru-paru dunia.

“Indonesia ini akan maju karena kekayaan hayatinya asalkan kita tahu apa yang kita punya dan mengerti bagaimana cara mengembangkannya”, tandasnya. Jadi sumber-sumber bioprospecting harus bisa memberikan manfaat sebagai modal Indonesia pada masa depan keanekaragaman hayati dunia.

Lebih lanjut, Dr.-Ing. Muhammad Abdul Kholiq, MSc. selaku Plt. Kepala Pusat Teknologi Lingkungan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (PTL-BRIN) juga menjadi pembicara pada kesempatan itu. Isu lingkungan yang diangkat Kholiq membahas mengenai pengelolaan limbah dan pemanfaatan lahan. Kholiq menyebut pengelolaan limbah sampah yang buruk bisa mencemari lingkungan dan berimplikasi pada perubahan iklim.

“Pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab semua lapisan mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga dunia usaha. Tentu saya juga berharap adik-adik mahasiswa ikut berperan aktif untuk menginisiasi pengelolaan sampah mulai dari rumah”, terangnya. Alternatif pengolahan sampah dari rumah sendiri bisa dilakukan dengan memilah sampah organik dan anorganik. Selain itu, inisiasi bank sampah dan penggunaan lubang resapan biopori bisa menjadi cara efektif dalam menanggulangi permasalahan sampah rumah tangga.

Pada skala yang lebih besar, Kholiq mengenalkan teknologi biogas yang menjadi tanggung jawab PTL BRIN. Biogas sendiri merupakan gas yang dihasilkan dari aktivitas anaerobik atau fermentasi bahan organik seperti limbah domestik, limbah industri, hingga kotoran manusia dan hewan. Pemanfaatan biogas sebagai alternatif bahan bakar rumah tangga tentunya dapat mengurangi emisi rumah kaca karena pada proses biodigester tidak terjadi proses pembakaran yang menimbulkan polusi. (IAA/ESP)

23 November 2021
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/11/Menyelamatkan-Bumi-dari-Dampak-Perubahan-Iklim.png 450 799 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/12/Logo-Web-80-1.png humas2021-11-23 11:27:062021-11-26 11:28:45Menyelamatkan Bumi dari Dampak Perubahan Iklim

Berita Terakhir

  • UII Umumkan Pemenang Sayembara Mural Nasional Milad ke-83
  • UII Perluas Kemitraan dengan Pemkab Temanggung
  • UII Wisuda 31 Peserta Sekolah Lansia EduSia Maharani
  • UII Gelar Bedah Buku Mahfud MD, Angkat Dinamika Hukum dan Politik Nasional
  • UII Bersama BSN Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global Melalui Pemahaman Standarisasi dan Sertifikasi Kompetensi

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Kontroversi Tes PCR: Bisnis atau Krisis Link to: Kontroversi Tes PCR: Bisnis atau Krisis Kontroversi Tes PCR: Bisnis atau Krisiskontroversi tes PCR Link to: RELO Kedutaan Besar Amerika Serikat Perkuat Kerja Sama dengan UII Link to: RELO Kedutaan Besar Amerika Serikat Perkuat Kerja Sama dengan UII RELO Kedutaan Besar Amerika Serikat Perkuat Kerja Sama dengan UII Scroll to top Scroll to top Scroll to top