• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Pasar Modal Syariah Jadi Potensi Baru di Indonesia
Berita Kegiatan

Pasar Modal Syariah Jadi Potensi Baru di Indonesia

Menurut IMF, pada tahun 2030 Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi terbesar kelima di dunia mengalahkan Jerman, Jepang, dan Mexico. Pasar dalam negeri diprediksi akan semakin diburu investor asing. Hal inilah yang kemudian direspon oleh Prodi Ekonomi Islam UII untuk mengadakan forum bertajuk “Seminar Pasar Modal Syariah dan Investor Gathering 2017”. Menghadirkan Kepala Bursa Efek Indonesia Yogyakarta Irfan Noor Riza dan Staff Eksekutif Trainer Sekuritas Phintraco Resti Kusumawati. Selain seminar diadakan juga Investor Gathering yang dihadiri oleh Senior Equality Research Analyst Valdy Kurniawan dan Branch Manager Phintraco Sekuritas Solo Setiawan Efendi. Acara ini bertempat di Auditorium lt3 Gedung Fakultas Teknik Industri UII pada hari Kamis (21/12).

“Bursa Indonesia merupakan yang terbesar di dunia namun selama 10 tahun terakhir yang menikamti justru investor asing dibanding lokal dengan perbandingan 70:30, kita belum menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Namun semnejak pemerintah mulai mendorong investor lokal kini membaik dengan perbandingan 51,8:48,2.” Ujar Irfan dalam pembukaan materinya.

Irfan Noor Riza dalam presentasinya lebih menekankan kepada “Literasi Keuangan dan Investasi Syariah”. Indonesia mempunyai potensi ekonomi tinggi saat ini salah satunya didorong dengan program NawaCita Jokowi. Selain itu MEA yang memaksa munculnya persaingan antara investor lokal dengan investor asing. Namun, Indonesia masih mempunyai tantangan besar atas munculnya persaingan antar investor ini yakni sifat konsumtif masyarakat. Pasar modal Indonesia merupakan salah satu yang terbesar namun peran masyarakat begitu minim bahkan kalah dengan Malaysia.

Berdasar fatwa No. 80 tentang penerapan prinsip syariah dalam mekanisme perdagangan efek bersifat ekuitas di pasar reguler efek. Terdapat 3 poin utama yang diatur didalamnya yakni Transaksi saham dianggap sesuai syariah apabila hanya melakukan jual-beli saham Syariah. Saham yang sudah dibeli boleh ditransaksikan kembali meskipun settlement baru dilaksanakan pada T+3 sesuai prinsip Qabdh Hukmi. Terakhir yakni transaksi efek di Bursa Efek menggunakan akad Ba’i Al Musawamah.

Sementara Resti Kusumawati lebih menekankan ke ranah bagaimana cara memulai berinvestasi. “Hal pertama ketika ingin berinvestasi harus mulai melakukan analisis, mekanisme transaski dan paling penting mengetahui risiko ataupun keuntungannya”Ujar.

Terdapat dua hal yang akan terjadi dalam memulai berinvestasi yakni Resiko dan Keuntungan.Terdapat beberapa aspek yang dapat dipertimbangkan yakni Capital Loss/Gain, Devidend/No (Laba bersih perusahaan yang dibagikan kepada para pemilik saham), Likuidasi (Pembubaran perusahaan oleh likuidator dengan penjualan harta perusahaan), Delisting (Penghapusan Perusahaan dari List Bursa). Selain itu juga harus menentukan tujuan investasi baik long term investment atau short term investment (trading). (BKP)

23 Desember 2017
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2017/12/IMG_9990.jpg 330 495 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2017-12-23 16:00:282017-12-25 16:01:07Pasar Modal Syariah Jadi Potensi Baru di Indonesia

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis
  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Mahasiswa STAIMA Banjar Berkunjung ke Pesantren UII Link to: Mahasiswa STAIMA Banjar Berkunjung ke Pesantren UII Mahasiswa STAIMA Banjar Berkunjung ke Pesantren UII Link to: Pentingnya Deteksi Dini Pekembangan Anak Link to: Pentingnya Deteksi Dini Pekembangan Anak Pentingnya Deteksi Dini Pekembangan Anak Scroll to top Scroll to top Scroll to top