• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Indeks Berita2 / Berita Kegiatan3 / Penyebab dan Gejala Kanker Payudara
Berita Kegiatan

Penyebab dan Gejala Kanker Payudara

Pernyataan Sikap UII

Bagi siapapun, mendengar kata kanker merupakan hal yang menakutkan. Sebagian banyak orang menganggap penyakit kanker tidak bisa disembuhkan. Namun, apakah benar adanya seperti itu? Topik ini diulas dalam acara Seminar Pengabdian Masyarakat kerjasama Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) dan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (FK UISU) yang diadakan pada Sabtu (18/6) secara daring melalui zoom khusus membahas terkait kanker payudara.

“Kanker payudara terjadi saat sel di jaringan payudara tumbuh abnormal,” jelas dr. Hamzah Sulaiman Lubis Sp.B.Onk(K) klinisi di Rumah Sakit Umum Haji Medan.

dr. Hamzah memaparkan faktor-faktor yang bisa menimbulkan penyakit seperti penggunaan obat KB hormonal, genetik keluarga, obesitas, dan merokok. Tanda paling khas yang dijumpai pada kanker payudara adalah adanya suatu masa atau benjolan di payudara. Benjolan pada awal stadium biasanya tidak nyeri, namun jika tidak ditangani dengan baik dapat berkembang menjadi parah. “Waspada jika ada perubahan seperti kulit jeruk di payudara,”tambahnya.

Lebih lanjut, dr. Hamzah menjelaskan jika pada pasien kanker payudara kulit payudaranya akan memiliki tekstur kasar seperti kulit jeruk. Selain tampak seperti kulit jeruk juga dapat muncul bengkak dan kemerahan. Dapat juga dijumpai cairan abnormal dari payudara, bisa berwarna hijau, merah, maupun hitam. Akan muncul juga kelainan pada puting payudara yang akan tertarik ke dalam.

Ia berpesan kepada masyarakat khususnya perempuan untuk rutin melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Caranya mudah bisa dimulai dengan mengamati payudara sendiri, dilihat apakah kedua sisi simetris. Amati baik-baik bentuk putingnya. Setelahnya bisa diraba untuk melihat adakah benjolan. Benjolan juga bisa muncul di ketiak akibat adanya pembesaran kelenjar getah bening.

Apabila seorang pasien terdiagnosa positif kanker payudara maka harus mendapatkan perawatan yang sesuai. dr. Hamzah menjelaskan salah satu terapi bisa menggunakan radioterapi bagi pasien dengan stadium 3 dan 4. Adanya pembesaran kelenjar getah bening derajat 1-3 dikarenakan derajat kekambuhan yang tinggi. Waktu perawatannya minimal 4-6 minggu selama 4-5 hari sekali. “Jika tumor >5cm dan sudah menyebar maka pilihannya adalah pengambilan seluruh jaringan payudara,” jelasnya.

Untuk itu, dr.Hamzah berpesan pentingnya melakukan SADARI dan juga pemeriksaan dini. Lebih awal dideteksi, maka harapan hidup pasien akan meningkat. Setelah mendapat perawatan nanti pasien juga tetap mendapatkan terapi jangka panjang. Gunanya adalah untuk mengurangi angka kekambuhan di masa mendatang.

Ustadzah Umi Munawiroh S.Sos seorang perempuan yang terdiagnosa kanker payudara juga turut menceritakan pengalamannya saat pertama kali mendapatkan vonis. Awalnya layaknya manusia biasa dia tidak bisa menerima penyakit tersebut. Rasa penolakan akhirnya membuat dirinya marah dan berakhir depresi. Namun, berkat keyakinan diri dan dukungan keluarga akhirnya bisa menerima. Dia mengambil hikmah dari penyakitnya tersebut lewat sabar dan syukur. (UAH/RS)

20 Juni 2022
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Kampus-UII-1.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/12/Logo-Web-80-1.png humas2022-06-20 14:22:242022-06-24 10:00:28Penyebab dan Gejala Kanker Payudara

Berita Terakhir

  • Hadirkan Teknologi LC-MS/MS Mutakhir, UII Gelar Workshop dan Resmikan Kolaborasi Industri
  • Seameo Biotrop Perkuat Kolaborasi Regional Untuk Mendorong Implementasi Circular Economy Melalui Pendidikan Dan Inovasi
  • UII Lantik Dekan dan Wakil Dekan Periode 2026–2030, Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Adaptasi Zaman
  • Torehkan Sejarah, PSPPI UII Lantik 84 Insinyur pada Prosesi Pengambilan Sumpah Perdana
  • Temu Alumni Nasional FIAI UII: Ajang Merajut Kenangan dan Membangun Sinergi Strategis 

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Siapkan Peneliti Unggul, SMART Perkuat Leadership Link to: Siapkan Peneliti Unggul, SMART Perkuat Leadership Siapkan Peneliti Unggul, SMART Perkuat LeadershipJiwa mukmin - UII - berita kontrol kehamilan Link to: Kiat-Kiat Merancang Karier Masa Depan Link to: Kiat-Kiat Merancang Karier Masa Depan Pernyataan Sikap UIIKiat-Kiat Merancang Karier Masa Depan Scroll to top Scroll to top Scroll to top