Sebanyak 50 kantong darah terkumpul pada kegiatan donor darah yang digelar oleh Universitas Islam Indonesia (UII) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman, Rabu (13/10). Pelaksanaan donor darah di Auditorium K.H. Abdulkahar Mudzakkir Kampus Terpadu UII ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, serta Satpam di lingkungan UII.

Ginanjar Gailea, M.A. selaku ketua panitia kegiatan donor darah UII menyebut gelaran donor darah ini merupakan salah satu dari rangkaian acara yang akan digelar Direktorat Kemitraan/Kantor Urusan Internasional UII (KUI) dalam rangka memeriahkan perayaan satu dekade berdirinya Nationwide University Network in Indonesia (NUNI). “Setelah acara donor darah ini, selanjutnya kita akan ada acara lain seperti virtual sport competition dan webinar,” terang Ginanjar.

Kegiatan donor darah juga merupakan aksi solidaritas sosial yang kerap kali dilakukan oleh UII guna mendukung pemenuhan kebutuhan darah. Hal ini dikonfirmasi langsung dari petugas Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Sleman, Sutiman. “Di UII sebenarnya kita sudah sering sekali adakan acara-acara donor darah, cuma karena beberapa tahun ini ada pandemi jadi agak berkurang,” ungkap Ginanjar.

Sutiman mengatakan kebutuhan darah untuk PMI Sleman saat ini masih sangat kurang, salah satunya karena Kampus-kampus juga masih belum aktif. Padahal untuk mayoritas pendonor itu biasanya justru datang dari lingkungan kampus,” terangnya.

Lebih lanjut diutarakan Sutiman, tak bisa dipungkiri, kebutuhan darah di masa pandemi justru cenderung meningkat. Sementara instansi dan kampus-kampus di Kabupaten Sleman masih belum menggelar kegiatan normal secara luring. Kondisi ini kemudian berdampak pada kecukupan kantung-kantung darah.

Dengan diselenggarakannya kegiatan donor darah di lingkungan UII ini, Sutiman berharap kebutuhan kuota darah bulanan di kabupaten Sleman dapat tercukupi. Selain itu, PMI Sleman juga terus berupaya menggerakkan PMI ranting tingkat kapanewon (kecamatan) untuk merekrut pendonor di lingkup kelurahan dan organisasi-organisasi seperti karang taruna. (IAA/RS)