• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • DAFTAR SEKARANG
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Perspektif Iran dalam Konflik Timur Tengah
Berita Kegiatan, Pilihan

Perspektif Iran dalam Konflik Timur Tengah

Ambassadorial Lecture Duta Besar

Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, H.E. Dr. Mohammad Boroujerdi, menegaskan komitmen negaranya untuk menjaga perdamaian di kawasan Timur Tengah serta membantah tuduhan terkait pengembangan senjata nuklir. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Ambassadorial Lecture bertema “A Vision for a Just, Peaceful, and Prosperous Middle East: An Iranian Perspective” yang diselenggarakan oleh Program Studi Hubungan Internasional Universitas Islam Indonesia (UII) di Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito pada Kamis (26/6).

Dr. Boroujerdi menyampaikan bahwa berdasarkan catatan sejarah selama dua abad terakhir Iran tidak pernah melakukan agresi ataupun invasi ke negara lain. Ia menekankan bahwa Iran hanya melakukan pembelaan diri terhadap negaranya, termasuk saat menghadapi serangan dari rezim Saddam Hussein yang didukung Amerika Serikat (AS) pada tahun 1980-an.

“Berbeda dengan rezim zionis Israel, sejak pendiriannya yang ilegal pada 75 tahun lalu, rezim ini selalu menjadi pencetus utama perang terutama di Kawasan Timur Tengah. Iran selalu mengedepankan perdamaian dan stabilitas. Kami sama seperti bangsa Indonesia yang cinta perdamaian.” ujar Dr. Boroujerdi. Ia juga menyoroti banyaknya korban sipil akibat agresi Israel di Palestina dalam dua tahun terakhir, serta menegaskan bahwa dukungan Iran kepada Palestina didasarkan pada amanat undang-undang Iran untuk membela bangsa yang tertindas.

Terkait dengan tuduhan bahwa Iran memiliki senjata nuklir, Dr. Boroujerdi menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidaklah berdasar. Dari hasil verifikasi International Atomic Energy Agency (IAEA), menyatakan tidak ada pengalihan aktivitas nuklir di Iran. “Hanya IAEA yang berhak melakukan monitoring dan verifikasi aktivitas nuklir suatu negara, bukan AS maupun Israel.” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa Iran merupakan anggota Non-Proliferation Treaty (NPT) dan secara sukarela melaksanakan protokol tambahan. Seluruh aktivitas nuklir Iran ditujukan untuk perdamaian dan berada di bawah pengawasan ketat IAEA.

Lebih lanjut, ia mengkritik pendekatan negara-negara barat yang melarang Iran melakukan pengayaan uranium secara mandiri, sementara rezim zionis Israel yang tidak menandatangani NPT justru memiliki ratusan senjata nuklir tanpa pengawasan internasional. “Ini adalah standar ganda yang berbahaya, terutama bagi negara-negara berkembang yang ingin membangun keamanan energi nasional,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Dubes Iran mengajak para mahasiswa untuk tidak mudah percaya pada narasi sepihak, baik dari Iran sendiri maupun dari Israel dan media mainstream lainnya. Ia mendorong mahasiswa melakukan penelitian mandiri dan menyuarakan kebenaran yang ditemukan dari kesimpulan hasil penelitian tersebut. Ia juga menyatakan siap untuk memberikan asistensi kepada mahasiswa yang ingin melakukan penelitian ilmiah atau tugas akhir mengenai isu dan perkembangan Iran.

“Kita harus speak up dan menyebarkan kebenaran berdasarkan penelitian yang telah dilakukan. Dunia Islam saat ini membutuhkan solidaritas dan persatuan.” pesan Dubes Iran kepada para mahasiswa yang hadir. (MANF/AHR/RS)

27 Juni 2025
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2025/06/Perspektif-Iran-dalam-Konflik-Timur-Tengah-1.jpg 467 700 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2025-06-27 18:06:112025-07-09 11:15:34Perspektif Iran dalam Konflik Timur Tengah

Berita Terakhir

  • UII Gelar IC3PE 2026, Dorong Kimia Hijau dan Proses Sirkular untuk Ketahanan Lingkungan
  • Tim ABIMANYU UII Raih Best Airmanship and Safety pada Debut KRTI 2026
  • Perkuat Sinergi Alumni dan Industri, UII Bangun Kolaborasi Strategis Bersama Pertamina
  • UII Menjadi Tuan Rumah Living Lab Train-the-Trainers Programme untuk Memperkuat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
  • UII Gelar Architectural Blue Ribbon Award XVI, Apresiasi 34 Karya Terbaik Mahasiswa Arsitektur

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Program Studi Kimia UII bersama Wardah Gelar Acara Wardah Mini Skinverse Link to: Program Studi Kimia UII bersama Wardah Gelar Acara Wardah Mini Skinverse Program Studi Kimia UII bersama Wardah Gelar Acara Wardah Mini SkinverseKimia UII bersama Wardah menggelar Wardah Skinverse Link to: Hindari Riba dengan SIPTARI Link to: Hindari Riba dengan SIPTARI UII Launching SIPTARIHindari Riba dengan SIPTARI Scroll to top Scroll to top Scroll to top