PMB UII Tawarkan Pola Seleksi Baru

Akreditasi Unggul Prodi UII

Adanya pandemi Covid-19 tentu memberikan kekhawatiran tersendiri bagi lulusan SMA/SMK sederajat. Salah satunya, bagaimana cara mereka mendaftar ke perguruan tinggi. Merespon hal ini Universitas Islam Indonesia (UII) mengadakan Instagram Live dengan’ tema Covid-19 Bikin Susah Masuk Kuliah? Kata Siapa? pada Minggu (10/5) bersama Kepala Bidang Humas UII, Ratna Permata Sari, S.I.Kom., M.A. yang juga Koordinator Departemen Informasi & Pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB UII).

Dalam sesi instagram live ini Ratna menjelaskan bahwa PMB UII kini memiliki 4 jalur test masuk kuliah yakni SIBER (Seleksi Berbasis Rapor), Penelusuran Siswa Berprestasi, Penelusuran Hafiz Al-Qur’an, dan Penelusuran Pemimpin Muda. Untuk CBT (Computer Based Test) dan PBT (Paper Based Test) belum memungkinkan untuk dilaksanakan dikarenakan adanya pandemi Covid-19.

Ratna menjelaskan bahwa Penelusuran Pemimpin Muda (PPM) merupakan program test yang baru saja diadakan pada tahun ini. “Skema penerimaanya hampir sama dengan SIBER hanya saja untuk PPM sendiri harus melampirkan sertifikat organisasi seperti OSIS, marching band atau yang lain,” paparnya.

Sejauh ini, UII memiliki banyak jalur beasiswa yang disediakan, yang dibedakan menjadi dua kategori yakni beasiswa sebelum menjadi mahasiswa dan sesudah menjadi mahasiswa. Contohnya seperti beasiswa PSB kategori pondok pesantren, atlet & juara seni, serta beasiswa duafa. Beasiswa jenis ini sudah harus dipilih oleh pendaftar sejak awal saat hendak mendaftar sebagai mahasiswa UII.

Beasiswa setelah menjadi mahasiwa yakni terdapat beasiswa Hafiz Al-Qur’an untuk 15 dan 30 juz. Banyak juga beasiswa eksternal seperti beasiswa dari pemerintah, bank, BUMN dan masih banyak lagi. Ratna juga mengingatkan mengenai banyaknya kesalahan pendaftar mengenai konversi nilai saat memasukkan kedalam formulir.

Biasanya setiap sekolah itu mempunyai versi penilaiannya masing-masing, ada yang seperti IPK menggunakan skala 1-4, 1-10, 10-100. Nah di formulir UII sendiri menggunakan 1-100 dan banyak pendaftar yang salah memasukkan nilainya karena salah konversi nilai.

“Misalnya nilai di rapor itu mendapatkan 8 dengan skala penilaian di sekolah 1-10. Kemudian menuliskan angka 8 di formulir UII, itukan nilai nya jadi kecil sekali seperti mendapatkan 0,8 harusnya di tulis 80.” paparnya.

Terakhir, Ratna juga mengatakan bahwa setiap perkembangan terkait pendaftaran PMB UII akan selalu di update di website resmi penerimaan mahasiswa UII, yakni di pmbuii.ac.id. (DRD/RS)

Website PMB UII: https://pmb.uii.ac.id/