• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Sampah Adalah Cerminan Jujur Manusia
Berita Kegiatan

Sampah Adalah Cerminan Jujur Manusia

Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan webinar pada Sabtu (13/8) yang bertemakan “Histori TPA Piyungan dan Pengelolaan Sampah di Indonesia”. Webinar yang digelar secara daring melalui Zoom meeting ini turut disiarkan langsung melalui kanal YouTube Teknik Lingkungan UII. 

Eko Siswoyo ST, M.SC, ES, Ph.D selaku Ketua Prodi Teknik Lingkungan UII menyampaikan bahwa pengelolaan sampah tentunya bukan hanya dari aspek teknis saja, tetapi yang lebih kompleks mengarah ke non-teknis. “Kesadaran masyarakat untuk memilah sampah dari hulu skala rumah tangga, dan ini  menjadi faktor kunci yang sangat penting,” ungkapnya. Proses kesadaran ini dimulai dari hal kecil di sekitar, mulai dari melakukan promosi atau kampanye sampah, mengadakan bank sampah secara kolektif, dan lain sebagainya.

Narasumber pertama, Dr. Ir. Revianto Budi Santoso, M.Arch sebagai Ketua Bidang Kebudayaan dan Pengembangan Pariwisata Daerah, ICMI Orwil D.I. Yogyakarta menegaskan hubungan sampah dengan manusia. “Apapun yang terjadi, sampah adalah cerminan yang paling jujur dari diri kita,” ungkapnya. Perkembangan dan kemajuan negara,  secara nyata memberikan dampak langsung meningkatnya jumlah sampah. Pada tahun 1990-an akhir mengalami masa proses begitu panjang tentang sampah, mulai dari memproduksi sampah, mengelola sampah buangan hingga menjaga lingkungan sekitar. 

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Yogyakarta yang berlokasi di Kelurahan Sitimulyo, Piyungan Bantul bisa mencapai 600 ton sampah per hari. Pertumbuhan volume sampah di Piyungan sebesar 5,13% setiap tahun dengan peningkatan jumlah penduduk 0,68% per tahun.

Ia menilai masyarakat berperan besar terkait problematika sampah. Ada beberapa gap yang cukup menantang untuk bisa meresponnya dengan baik, misalnya: (1) asumsi tentang sampah yang selalu diajarkan sejak kecil yaitu ‘sampah membuat lingkungan tidak indah’, (2) sampah mengganggu keindahan lingkungan, (3) memperindah lingkungan dengan menyingkirkan sampah.

Budi Santoso juga memberikan tiga strategi edukasi lingkungan tentang sampah kepada khalayak umum: (1) sampah merupakan tanggung jawab publik, (2) adanya sampah bukan hanya kesehatan yang terganggu, tetapi mengganggu polusi juga, (3) masalah sampah bisa melibatkan perkara lain. 

Sementara itu, narasumber Ir. Rani Sjamsinarsi, MT di sesi kedua selaku ketua Project Management Unit Tim Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas Pembangunan D.I. Yogyakarta menjelaskan pada tahun 2000-an pengelolaan TPA Piyungan beralih ke sekretariat bersama Kartamantul (Yogyakarta-Sleman-Bantul) melalui kerja sama daerah. Kondisi pada saat diserahkan ke sekber Kartamantul, baru sel 1 yang terisi sampah dengan volume lebih kurang 0,57 juta ton dan volume harian rata-rata 100 ton per hari. Lalu pada tahun 2015, TPA regional Piyungan kondisi sel sampahnya penuh, volume mencapai 470 sampah dari sumber tidak atau belum terpilah.

Hal tersebut tidak diseimbangi dengan peralatan yang mewadahi. Saat itu peralatan operasional tidak mendukung, armada angkutan sampah dari kabupaten kota harus dibantu pihak luar dengan armada non standar.

Pada tahun 2023 rencananya TPA Piyungan akan melakukan upaya mengurangi sampah dari sumber, khususnya sampah anorganik (plastik) agar faktor kompaksi semakin besar. “Memang diperlukan optimalisasi penanganan sampah hulu dan hilir,” tutupnya.

Selanjutnya, pada sesi ketiga dengan narasumber Prof. Dr. Ir. Enri Damanhuri yang merupakan Guru Besar Teknik Lingkungan UII menyampaikan sekilas pengelolaan sampah di Indonesia. “Sampah berserakan karena pelayanannya rendah tanggung jawab bersama peran pemerintah daerah,” ungkap Enri Damanhuri. Kota atau kabupaten di Indonesia dalam mengelola sampah bergantung pada TPA yang ada. Kesulitan dalam mencari lahan untuk TPA juga menjadi problem tersendiri. Sebagian besar TPA di Indonesia belum dioperasikan dengan baik sesuai kaidah teknis dan regulasi. (LMF/ESP)

15 Agustus 2022
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/08/Sampah-Adalah-Cerminan-Jujur-Manusia.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2022-08-15 14:01:272022-08-18 14:05:20Sampah Adalah Cerminan Jujur Manusia

Berita Terakhir

  • UII Sambut 22 Mahasiswa Internasional dalam Program P2A UIISAGE BRIDGE 2026
  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Teliti Kultur Sel Plasmodium Untuk Melawan Malaria Link to: Teliti Kultur Sel Plasmodium Untuk Melawan Malaria Teliti Kultur Sel Plasmodium Untuk Melawan Malaria Link to: Cakap Digital, Siap Mondial Link to: Cakap Digital, Siap Mondial Cakap Digital, Siap Mondial Scroll to top Scroll to top Scroll to top