Senyum sumringah nampak terpancar di wajah 13 orang pemenang UII Social Media Awards 2019 ketika menerima plakat juara dari Rektor UII, Fathul Wahid, ST, M.Sc., Ph.D. Mereka hadir dalam ajang penganugerahan yang diadakan Bidang Humas, Sekretariat Pimpinan UII pada Sabtu, (12/10), di Gedung Kuliah Umum Prof. Sardjito UII. Kegiatan diadakan untuk memberikan penghargaan kepada pengelola akun instagram di lingkungan UII yang telah memberikan kontribusi aktifnya dalam membesarkan nama UII melalui akun media sosialnya.

Disampaikan Ratna Permata Sari, S.I.Kom., MA selaku Kabid Humas UII, tidak kurang dari 43 perwakilan pengelola akun media sosial turut hadir berpartisipasi dan memeriahkan berlangsungnya acara. Sebelumnya mereka telah mengikuti proses seleksi yang ketat sejak Juli hingga Agustus dari pihak kurator selama masa penjurian awards.

Mereka antara lain berasal dari perwakilan akun sosial media HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) dan program studi, LEM dan DPM, lembaga pers mahasiswa, UKM dan komunitas, marcomm fakultas, dan lembaga dakwah.

“Beberapa parameter yang mendapat penilaian juri, antara lain keaktifan akun, kreativitas mengelola akun, konsistensi, desain konten, kenaikan jumlah pengikut, dan konten dengan jumlah like terbanyak. Sampai jumpa di penghargaan berikutnya tahun depan”, ungkap Ratna.

Menurutnya, mengelola aktivitas sosial media bukanlah suatu hal yang mudah. Butuh kerja keras, yang cukup menguras tenaga. Karena itu, UII melalui Bidang Humas memberikan apresiasi kepada mereka yang telah konsisten mengatur media sosial di bawah nama besar UII, dengan citra positif yang terus dikembangkan.

Para Pemenang UII Social Media Awards 2019

Penghargaan diberikan kepada sebanyak 10 akun sosial media dengan kategori masing-masing. Ketigabelas kategori tersebut di antaranya kategori HMJ dan Program Studi diraih oleh program studi Statistika UII (@statistics.uii), kategori LEM dan DPM diraih oleh LEM FIAI UII (@lem_fiaiuii), kategori lembaga pers mahasiswa oleh LPM Ekonomika FE UII (@ekonomika_uii), kategori UKM dan komunitas oleh Marching Band UII (@mbuiijogja), kategori marcomm fakultas berhasil diraih oleh Fakultas Ekonomi UII (@fe_uii), kategori lembaga dakwah diraih oleh Centris Lembaga dakwah UII (@centrisftiuii), kategori most liked instagram post oleh Masjid Ulil Albab UII (@masjidulilalbabuii), kategori highest followers growth oleh Masjid Ulil Albab UII (@masjidulilalbabuii), dan kategori kategori most aesthetic instagram feed oleh fakultas teknologi industri (fti.uii).

Sementara, empat akun media sosial yang didapuk sebagai pemenang utama yakni Bronze Winner, Silver Winner, Gold Winner, dan Platinum Winner masing-masing diraih oleh LPM Ekonomika FE UII (@ekonomika_uii), Fakultas Ekonomi UII (@fe_uii), Masjid Ulil Albab UII (@masjidulilalbabuii), dan keluar sebagai juara umum (platinum winner) adalah Fakultas teknologi industri uii (fti.uii).

Akun media sosial Masjid Ulil Albab UII termasuk yang memperoleh banyak penghargaan dengan raihan di 3 kategori sekaligus.

Usai memberikan penghargaan kepada 13 juara, Rektor UII mengajak para mahasiswa untuk terus berkontribusi aktif dalam menyebarkan hal-hal positif melalui media sosial. “Penghargaan ini menjadi penting karena media sosial merupakan kanal terbuka, anonim dan karenanya banyak konten yang sering kali tidak seperti yang kita inginkan, banyak hoaks, banyak berita palsu dan lain-lain dan itu tidak mungkin dilawan dengan hanya mengeluarkan fatwa.” Tegas Fathul.

“Cara paling baik dan efisien dalam memerangi penyebaran hoaks adalah dengan konten alternatif. Dengan membuat konten lain dengan pilihan yang lebih sehat. Dan yang anda lakukan di berbagai level dengan memberikan wacana lain, narasi lain, memberikan konten pembanding positif merupakan bagian dari dakwah. Jadi tidak hanya like yang diterima, tidak hanya retweet, mention dan lain-lain tetapi ada pahalanya kalau niatnya lurus.” Imbuh Fathul.

Menanggapi gelaran acara ini, Sekretaris Eksekutif Sekretariat Pimpinan UII, Dr. Raden Bagus Fajriya Hakim, M.Si menyebut pentingnya peran media sosial di lingkungan UII untuk mengimbangi maraknya berita bohong (hoax) dan konten-konten negatif yang beredar. Karena itu penting bagi UII memberikan penghargaan kepada mereka yang telah berkontribusi dalam menyebarkan konten-konten positif.

“Penghargaan ini merupakan apresiasi yang diberikan bagi mereka yg dapat membuat konten secara aktif, kreatif dan konsisten untuk menciptakan hal-hal positif untuk masyarakat, bangsa dan negara lebih khusus untuk UII.”, ujarnya. (DD/ESP)