• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Tantangan dan Peluang Perbankan Syariah
Berita Kegiatan, Pilihan

Tantangan dan Peluang Perbankan Syariah

Di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, Pemerintah mulai memberlakukan kebijakan new normal. Selain kesehatan, isu ekonomi menjadi salah satu hal yang menjadi pertimbangan pemberlakuan new normal di Indonesia. Isu kesehatan dan ekonomi menjadi isu yang saling berkaitan dalam kondisi saat ini. Salah satu yang terdampak dalam pandemi Covid-19 adalah perbankan syariah.

Pembiayaan yang sudah tidak selancar dulu, menjadikan banyak perusahaan yang bermitra dengan perbankan syariah mengalami masalah finansial. Hal ini mendasari kegiatan Bincang Asyik Seputar Ekonomi (BAKSO) yang diselenggarakan oleh Program Studi Ekonomi Islam Universitas Islam Indonesia (UII) pada Sabtu (20/6) secara daring. Anom Garbo, S.E.I., M.E.I., dosen Program Studi Ekonomi Islam UII yang juga pengamat perbankan syariah dihadirkan sebagai pembicara.

Dalam masa pandemi yang masih berlangsung, ekonomi merupakan aspek yang cukup terdampak. Sebagian orang kehilangan pekerjaan sebagai akibat dari sistem perusahaan yang harus terus disesuaikan dengan kondisi saat ini. Pendapatan perekonomian beberapa sektor pun ikut menurun. Tentu tidak ada yang pernah menduga akan datangnya masa ini. Menurut beberapa ahli dan pengamat perbankan syariah, kondisi ini jauh lebih parah dibandingkan dengan krisis moneter yang terjadi di tahun 1998. Krisis moneter saat itu lebih berdampak pada sektor ekonomi, namun kondisi saat ini sudah memberikan dampak multidimensional.

Meskipun demikian, Anom Garbo menyampaikan bahwa new normal bisa memberikan harapan baru bagi perbankan syariah, khususnya di Indonesia. Bila dilihat dari historikal kemunculannya di Indonesia, perbankan syariah lahir dari permintaan masyarakat. Hal ini membuat perbankan syariah berkembang secara natural di Indonesia. Sehingga, muncul banyak optimisme untuk menjaga eksistensi perbankan syariah di era new normal. Optimisme ini semakin diperkuat dengan kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh regulator perbankan syariah seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) yang memberikan stimulus untuk dapat memperkuat perbankan syariah.

Kehadiran new normal menjadikan siapa yang cepat beradaptasi, maka dia yang akan bertahan. Anom Garbo melihat perbankan syariah sudah adaptif dalam menghadapi new normal. Salah satu keunggulan perbankan syariah adalah adanya layanan simpanan emas, hal ini tidak dimiliki oleh perbankan konvensional. Anom Garbo menyampaikan bahwa layanan simpan emas merupakan salah satu layanan yang secara teori adalah layanan zero risk. Hal ini dapat dimanfaatkan untuk menyaingi bank konvensional di masa pandemi.

“Keterpurukan semua sektor ekonomi, khususnya perbankan di momen pandemi seharusnya menjadikan perbankan syariah dapat mencuri start untuk melakukan terobosan baru dalam sistem daring. Momentum ini harus menjadi pushback perbankan syariah untuk memperlihatkan dirinya kepada masyarakat,” ujar Anom Garbo.

Anom Garbo menambahkan, masih banyak potensi perbankan syariah yang dapat digali untuk memaksimalkan perbankan syariah. Sebagai generasi muda, salah satu strategi nyata yang dapat dilakukan untuk memajukan perbankan syariah adalah dengan mencari sebanyak-banyaknya sumber yang dapat dijadikan jawaban untuk tantangan yang akan datang. Agar nantinya ketika ada masalah-masalah yang tidak terduga, perbankan syariah tidak terbata-bata dalam menghadapinya dan bisa lebih cepat untuk bangkit kembali. (VTR/RS)

22 Juni 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/06/FIAI-UII-1.jpg 450 651 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII.png humas2020-06-22 09:05:132020-06-22 09:05:13Tantangan dan Peluang Perbankan Syariah

Berita Terakhir

  • Jawab Kebutuhan Pasien Internasional, CILACS UII dan RS Panti Nugroho Teken MoU Interpreter Bahasa Arab 
  • UII Terima Kunjungan Universitas Pertahanan RI
  • UII dan IKPI Perkuat Kolaborasi untuk Siapkan Konsultan Pajak Adaptif di Era AI dan Coretax
  • UII Hadirkan Light Show di Stasiun Tugu Yogyakarta, Perkenalkan Kampus Melalui Pertunjukan Visual
  • UKM TQFI UII Resmi Buka Grand Final International Quranic Festival 2026

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Bedah Buku Fikih Kebebasan Beragama Link to: Bedah Buku Fikih Kebebasan Beragama Bedah Buku Fikih Kebebasan Beragama Link to: Startup Sebagai Solusi Pengembangan Bakat Diri Link to: Startup Sebagai Solusi Pengembangan Bakat Diri Pentingnya Menjaga Sport PerformanceStartup Sebagai Solusi Pengembangan Bakat Diri Scroll to top Scroll to top Scroll to top