• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Tantangan dan Strategi Jasa Konstruksi di Masa Pandemi
Berita Kegiatan, Pilihan

Tantangan dan Strategi Jasa Konstruksi di Masa Pandemi

Program Studi Teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia (UII) bersama Pusat Studi Lingkungan UII kembali mengadakan webinar membahas tantangan dan strategi yang perlu dilakukan sektor jasa kontruksi di masa pandemi Covid-19. Acara yang digelar secara virtual pada Sabtu (4/7) ini didukung oleh Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Teknik Lingkungan UII, Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi DIY, Ikatan Cendekiawan Muda Indonesia DIY, Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan DIY, serta Asosiasi Tenaga Ahli Konstruksi Indonesia DIY.

Wabah virus corona (Covid-19) tidak hanya berdampak kepada kesehatan seseorang saja, melainkan juga bisnis atau usaha yang dijalankan turut terkena dampak tanpa memandang lama tidaknya usaha tersebut telah berjalan. Dr. Andik Yulianto., S.T., M.T., Dosen Teknik Lingkungan UII yang juga tenaga ahli sanitasi dan lingkungan mengatakan jasa konstruksi dan pendidikan teknik lingkungan telah lama berdiri di Indonesia, kurang lebih telah 55 tahun. Dalam perjalanannya muncul banyak masalah atau isu-isu baru yang mengharuskan para pelakunya turut mengupgrade diri guna beradaptasi.

“Terlebih di zaman industri 4.0 sekarang terdapat catatan yang perlu dilaksanakan agar jasa konstruksi tetap berdiri. “Bagian yang perlu dirubah adalah bagian informasi, teknologi baru, adaptasi teknik, komunikasi, dan managemen data,” sebutnya.

Menurut Pasal 12 PP 22/2020 terdapat tiga sektor dalam jasa konstruksi yang dapat menjadi pilihan para sarjana lingkungan untuk bekerja, antara lain usaha jasa konsultasi konstruksi, usaha pekerjaan konstruksi terintegrasi, dan usaha pekerjaan konstruksi. Berkembangnya dunia teknik lingkungan harus diimbangi juga dengan perubahan para ahli lingkungan. Tantangan terbesar yang sering terjadi dalam jasa konstruksi adalah fenomena atau kejadian yang belum pernah terjadi dan hal tersebut sering membuat para ahli lingkungan kaget serta harus segera berinovasi untuk menyelesaikannya.

Andik Yulianto mencontohkan dengan hasil survei 2018 oleh PT Bemaco & Direktorat SPAM bahwa masalah di SPAM terjadi karena 50% perencanaan yang belum matang di unit produksi sebab adanya kualitas air baku. “Terdapat beberapa permasalahan yang terjadi tapi jangan-jangan ada hal-hal yang berubah karena ada sesuatu yang sudah tidak berubah selama ini. Maka kami lebih suka istilah adaptasi,” tambahnya.

Muhamat Selamat., S.T., Ketua IKA Teknik Lingkungan UII yang juga CEO dan Founder Lingkar Nusa Convorasion bercerita mengenai usaha yang dilakukannya selama pandemi ini. Menurutnya, kebijakan pemerintah belum bisa sejalan dengan kepentingan jasa konstruksi. Adanya penerapan di rumah saja, PSBB, dan bekerja dari rumah membuat usahanya tidak berjalan normal seperti biasanya. Untuk mengatasi hal tersebut upaya yang dilakukannya adalah dengan beradaptasi, menunda proyek, memberhentikan sell marketing, berpikir kreatif, menciptakan metode untuk menyelesaikan masalah yang ada. “Jadi kami tidak melakukan PHK karyawan meskipun keuangan sangat kecil dibandingkan dengan sebelum pandemi,” ungkapnya.

Berbeda dengan Muhamat Selamat, Direktur PT. Elmarsindo Khatulistiwa Rizky Putranto, S.T., M.T. selama pandemi ini memilih dengan bekerja di rumah begitupun dengan karyawan-karyawannya. Dengan bantuan jaringan internet dan media baru usahanya tetap dapat berjalan meskipun terdapat wabah virus corona. Menurutnya kemajuan teknologi sangat bermanfaat karena pekerjaan menjadi lebih efektif dan evisien.

Setiap saat bersama timnya, Rizky Putranto melakukan komunikasi atau self-disruption, guna meningkatkan kemampuan. Segala bentuk pekerjaannya diubah menjadi online. Hal tersebut dimulai dengan promosi usahanya di media sosial, lalu calon klien dapat menghubungi kontak person atau email, pembayaran melalui e-banking, sampai hasil dari keinginan klien dikirim secara online. Menurut Rizky Putranto setiap orang harus melek digital sebab dapat dimungkinkan kedepannya segala sesuatu dilakukan secara online.

Pekerjaan secara online atau langsung terjun ke lapangan selalu memiliki resiko yang tidak dapat dihiraukan oleh setiap pekerja. Kecelakaan dapat diterjadi sebelum bekerja seperti dalam perjalanan, saat bekerja, atau setelah pekerjaan selesai. Oleh karena itu perlu diperhatikan keselamatannya. Adam Ikhya Alfarokhi., S.T., sebagai SHE Officer PT Wijaya Karya mengatakan sulit jika ingin membudayakan keselamatan sebab setiap orang memiliki karakter dan pandangan yang berbeda-beda. Oleh karenanya jika ingin membuat keselamatan menjadi sebuah budaya maka harus dengan paksaan agar menjadi kebiasaan, dan kebiasaan itu akan menjadi budaya.

“Setiap orang yang bekerja selalu ditunggu oleh keluarganya dalam keadaan sehat dan selamat. Keselamatan itu penting karena jika gagal mengelola keselamatan maka akan gagal mengelola bisnis,” tutupnya. (SF/RS)

6 Juli 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/FTSP-UII-2.jpg 450 674 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2020-07-06 09:01:032020-07-06 09:01:03Tantangan dan Strategi Jasa Konstruksi di Masa Pandemi

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Prodi Ekonomi Islam UII Tawarkan Beragam Keunggulan Link to: Prodi Ekonomi Islam UII Tawarkan Beragam Keunggulan Prodi Ekonomi Islam UII Tawarkan Beragam Keunggulan Link to: Mendesain Bangunan Tahan Gempa Link to: Mendesain Bangunan Tahan Gempa Mendesain Bangunan Tahan Gempa Scroll to top Scroll to top Scroll to top