• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Tetap Islami di Masa Pandemi
Berita Kegiatan, Pilihan

Tetap Islami di Masa Pandemi

Tetap Islami di Masa Pandemi, menjadi tajuk yang diangkat Program Studi Teknik Elektro Universitas Islam Indonesia (UII) dalam bincang-bincang seputar keislaman pada Kamis petang (2/7). Dikemas secara santai, acara dibersamai oleh Asep Setiawan, S.Th.I., M.Ud., dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang juga kerap menjadi dosen tamu di UII. Acara yang berlangsung hampir satu jam ini disiarkan secara langsung di akun Instagram Teknik Elektro UII.

Sesuai dengan judul, berbagai masalah terkait kehidupan seorang muslim selama pandemi diperbincangkan pada kesempatan. Sebelum berbagai pertanyaan dilontarkan, Asep Setiawan terlebih dahulu memaparkann prolog.

Sebagai muslimin dan muslimat, dalam kondisi apapun harus selalu menjaga istiqomah kita dalam akidah dan ibadah.  Allah berfirman dalam surat Ali Imran ayat 102. Yā ayyuhallażīna āmanu wahai orang-orang yang beriman, ittaqullāha bertakwalah kita sekalian, umat Islam kepada Allah, ḥaqqa tuqātihī dengan sebenar-benarnya takwa.

“Ini para ulama, mba Atika (host) dan pemirsa sekalian, menerangkan yang dimaksud dengan ‘takwa yang sebenar-benarnya takwa’ itu adalah takwa yang tidak dibatasi pada waktu, tempat, ataupun kondisi tertentu. wa lā tamụtunna illā wa antum muslimụn. Kita harus bisa menjaga ibadah kita, keislaman kita, hingga akhir hayat,” ucap Asep Setiawan.

Beragam permasalahan, baik masalah ibadah maupun hati, menjadi hal yang ditanyakan Atika, yang merupakan mahasiswi Teknik Elektro angkatan 2019. Mulai dari hukum salat berjamaah khususnya salat Jumat bagi laki-laki di masjid, mengadakan kegiatan yang menimbulkan keramaian, menjaga semangat ibadah meski di rumah, amalan atau doa khusus, hingga tetap tenang dan meraih hikmah di kala pandemi tak luput dari daftar pertanyaan.

Menjawab pertanyaan cara menjaga semangat ibadah, dirinya menyinggung realita ketika Bulan Ramadan. Ia menyebut, di kala Ramadan banyak orang yang semangat ibadahnya begitu menggeliat dan terjaga karena pengaruh lingkungan.

“Dalam kondisi seperti ini, bagaimana cara kita untuk senantiasa menjaga semangat dalam beribadah? Kita beribadah bukan karena manusia. Saya ulangi, kita beribadah bukan karena manusia, tapi benar-benar yang kita cari adalah ridho dan pahala,” tegasnya.

“Kita beribadah bukan untuk makhluk, tetapi lillahi ta’ala. Jika kita InsyaAllah termasuk pribadi muslim yang mukhlis, yang ikhlas lillahi ta’ala, tentu dalam kondisi apapun, lagi-lagi, kita tetap bersemangat taat kepada Allah. Bahkan, mohon maaf, di kesendirian itulah jati diri kita akan muncul. Hakikat kita itu siapa baru nampak ketika kita sendirian,” sambungnya menjelaskan.

Mengenai ketenangan hati dan hikmah, Asep Setiawan menyitir sebuah hadits, yang atinya “Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya.” (HR. Muslim, no. 2999)

Dari hadits itu, Asep Setiawan menekankan kembali bahwa muslim yang sejati tidak akan berubah kebaikannnya di segala kondisi. Seperti halnya ‘takwa yang sebenar-benarnya takwa’ pada surat Ali Imran.

“Kata Rasulullah, seluruh urusan, seluruh keadaan yang dialami oleh orang Islam, orang yang beriman itu, semuanya menjadi baik. Tidak ada sesuatu yang membuat orang mukmin itu susah, dalam kondisi apapun kata Rasulullah,” terangnya. (HR/RS)

4 Juli 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/Kampus_UII-2.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2020-07-04 06:56:232020-07-04 06:56:23Tetap Islami di Masa Pandemi

Berita Terakhir

  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis
  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah
  • UII Inisiasi CDC Islamic Universities National Gathering, Bahas Masa Depan Karier Generasi Z
  • UII Dukung Penanganan Kenakalan Remaja di DIY
  • BP Inauguration 2026: Momen Selebrasi dan Transformasi Mahasiswa Bridging Program UII

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Hal Yang Perlu Disiapkan Sebelum Studi ke Luar Negeri Link to: Hal Yang Perlu Disiapkan Sebelum Studi ke Luar Negeri Hal Yang Perlu Disiapkan Sebelum Studi ke Luar Negeri Link to: Inovasi Kesehatan untuk Kemaslahatan Link to: Inovasi Kesehatan untuk Kemaslahatan Pentingnya Menjaga Sport PerformanceInovasi Kesehatan untuk Kemaslahatan Scroll to top Scroll to top Scroll to top